Mesir Perkirakan Perjanjian Gencatan Senjata Gaza Beberapa Hari Lagi

Standard

Kairo, 9/2 – Mesir berharap perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan pejuang Palestina Hamas bisa tercapai beberapa hari lagi, kata seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki kepada AFP, Ahad.

“Ada tanda-tanda positif bahwa dalam beberapa hari mendatang kami akan mencapai sebuah pemahaman mengenai gencatan senjata dan pembukaan sebagian titik-titik penyeberangan (ke Jalur Gaza),” kata Zaki.

Mesir menengahi perundingan tidak langsung bagi gencatan senjata yang bisa bertahan sejak berakhirnya serangan tiga pekan Israel yang mematikan terhadap Jalur Gaza.

Pertempuran berakhir ketika baik Israel maupun pejuang Hamas mengumumkan gencatan senjata secara terpisah pada 18 Januari.

Namun, gencatan senjata yang rapuh itu teruji dengan penembakan roket Palestina ke wilayah Israel dan serangan udara balasan dari negara Yahudi tersebut ke Gaza.

Sabtu, seorang jurubicara Hamas menyatakan, pihaknya memperkirakan tercapainya sebuah perjanjian dengan Israel mengenai pembukaan kembali titik penyeberangan perbatasan ke Jalur Gaza “dalam beberapa hari mendatang”.

Para pejabat Palestina dan Israel melakukan perjalanan bolak-balik ke Kairo untuk berunding dengan kepala intelijen Mesir dan penengah perdamaian Timur Tengah Omar Suleiman, dengan harapan mencapai sebuah perjanjian gencatan senjata, menjelang pemilihan umum Israel yang hanya tinggal dua hari.

Delegasi Hamas dari Jalur Gaza yang dipimpin Mahmud Zahar berada di Suriah pada Minggu untuk membahas masalah gencatan senjata dengan anggota-anggota Politbiro Hamas yang bermarkas di Damaskus, kata pejabat Hamas Mohammed Nasr kepada AFP.


Mohammad Nazzal, seorang pejabat senior Hamas yang berkantor di Damaskus, mengatakan kepada televisi Al-Jazeera yang berpusat di Qatar bahwa masih ada “rintangan-rintangan” dalam perundingan gencatan senjata.

Israel dikecam masyarakat internasional atas kematian-kematian yang ditimbulkannya dalam perang di Gaza.

Pasukan Israel meninggalkan Jalur Gaza setelah daerah pesisir itu hancur akibat ofensif 22 hari. Mereka menyelesaikan penarikan pasukan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu pada 21 Januari.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel meluncurkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Selama perang 22 hari itu, sekolah, rumah sakit, bangunan PBB dan ribuan rumah hancur terkena gempuran Israel, dan Pemerintah Palestina menyatakan jumlah kerugian prasarana saja mencapai 476 juta dolar.

Penghentian serangan Israel dilakukan setelah negara Yahudi tersebut memperoleh janji dari Washington dan Kairo untuk membantu mencegah penyelundupan senjata ke Gaza, hal utama yang dituntut Israel bagi penghentian perang.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina, Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut diblokade oleh Israel. Palestina pun menjadi dua wilayah kesatuan terpisah — Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan Tepi Barat yang berada di bawah pemerintahan Abbas.

Uni Eropa, Israel dan AS memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi teroris.

Ehud Olmert yang akan mengakhiri tugas sebagai PM Israel telah memperingatkan mengenai konfrontasi yang akan segera terjadi dengan Hamas meski gencatan senjata yang ditengahi Mesir diberlakukan pada 19 Juni.
(sumber ANTARA/AFP)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s