Prajurit NATO Termasuk 27 Korban Tewas Di Afghanistan

Standard

Kabul, 17/2 – Seorang prajurit NATO dan sembilan warga sipil Afghanistan tewas dalam serangan-serangan di negara yang dilanda kekerasan itu, sementara ofensif militer menewaskan sedikitnya 17 orang yang diduga militan, kata beberapa pejabat, Senin.

Prajurit NATO itu, yang kewarnegaraannya tidak diungkapkan, tewas akibat luka-luka “yang disebabkan tembakan tidak langsung di Afghanistan timur”, kata aliansi itu.

Pernyatan itu tidak memberikan penjelasan terinci, namun gerilyawan Taliban yang memerangi pasukan asing dan pemerintah Afghanistan beroperasi aktif di wilayah timur.

Di tempat lain lagi, lima warga sipil tewas ketika sebuah bom pinggir jalan meledakkan kendaraan mereka di jalan antara provinsi-provinsi selatan, Uruzgan dan Kandahar, kata polisi dan seorang pejabat kesehatan.

Kedua wilayah itu dikenal sebagai ajang panas Taliban.

“Sebuah mobil sipil terkena bom pinggir jalan di jalan raya Uruzgan-Kandahar. Bom itu menewaskan lima warga sipil dan mencederai seorang keenam,” kata wakil kepala kepolisian Uruzgan Mohammad Gulab kepada AFP.

Khan Agha Miakhail, kepala kesehatan maysrakat di provinsi itu, mengkonfirmasi insiden tersebut dan mengatakan, korban-korban itu adalah pegawai perusahaan swasta Afghan Wireless Communication Company.

“Lima mayat dan satu orang yang cedera telah dibawa ke rumah sakit kami. Mereka pegawai teknik perusahaan Afghan Wireless,” katanya.

Tiga warga sipil lain tewas dan tiga lagi cedera dalam ledakan bom serupa di provinsi Kunar, Afghanistan timur, kata kementerian dalam negeri.

Kementerian itu menuduh serangan tersebut dilakukan oleh “musuh-musuh Afghanistan” — istilah yang biasa digunakan untuk gerilyawan Taliban.

Seorang warga sipil juga tewas ketika sebuah bom yang disembunyikan di sepeda-motor yang ditinggalkan meledak di Kandahar, Minggu, kata kementerian pertahanan

Pada tengah malam, sejumlah jet tempur menyerbu tempat persembunyian militan, menewaskan 10 gerilyawan, termasuk dua komandan penting, di provinsi Badghis, Afghanistan baratlaut, dekat perbatasan dengan Turkmenistan, kata militer yang dipimpin AS dan pihak berwenang Afghanistan.

Tujuh orang lagi yang memiliki kaitan dengan Taliban tewas dalam operasi yang dilakukan pasukan Afghanistan di provinsi wilayah selatan, Helmand, pada Minggu, kata kementerian itu.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden, yang bertanggung jawab atas serangan-serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Gerilyawan Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom-bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut.

Dalam salah satu serangan paling berani, gerilyawan tersebut menggunakan penyerang-penyerang bom bunuh diri untuk menjebol penjara Kandahar pada pertengahan Juni, membuat lebih dari 1.000 tahanan yang separuh diantaranya militan berhasil kabur.

Puluhan ribu prajurit koalisi pimpinan AS dan pasukan ISAF pimpinan NATO berada di Afghanistan untuk membantu pemerintah Presiden Hamid Karzai memerangi Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda sekutu mereka.

Tahun lalu Taliban meningkatkan serangan-serangannya di Afghanistan. Hampir 1.500 warga sipil termasuk diantara lebih dari 4.000 orang yang tewas dalam konflik di Afghanistan sepanjang tahun itu.

Peningkatan jumlah korban akibat kekerasan yang dilakukan Taliban di Afghanistan telah membuat sejumlah negara berencana melakukan pengurangan atau penarikan pasukan yang tergabung dalam ISAF pimpinan NATO.

Belasan prajurit internasional tewas di Afghanistan sepanjang tahun ini, sebagian besar akibat serangan-serangan gerilya, menurut situs berita icasualties.org yang mencatat korban tewas di pihak pasukan asing di Afghanistan dan Irak.

Lebih dari 295 prajurit internasional tewas di Afghanistan tahun lalu dan tahun sebelumnya 230.

(sumber ANTARA/AFP) Kirim Pesan YM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s