Bentrokan di Afghanistan Timur Meningkat 20 Persen

Standard

Kabul, 26/2 – Bentrokan antara tentara yang sebagian besar tentara AS dan gerilyawan di Afghanistan timur meningkat 20 persen musim dingin ini dibandingkan dengan pada musim dingin tahun lalu, seorang jurubicara pasukan pimpinan-NATO mengatakan, Rabu.

Presiden AS Barack Obama telah memerintahkan 17.000 lagi tentara AS ke Afghanistan selatan sebagai bagian dari strategi baru untuk memecahkan jalan buntu perang terhadap gerilyawan Taliban, tapi pertempuran di Afghanistan timur di sepanjang perbatasan dengan Pakistan, yang terjal, masih jauh dari selesai.

Bentrokan di bagian timur Afghanistan, tempat sebagian besar tentara AS dikerahkan, meningkat sekitar 20 persen dari November hingga Januari dibandingkan dengan periode tiga bulan yang sama tahun lalu, kata Kapten Mark Durkin, jurubicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasioal (ISAF) pimpinan-NATO.

Namun, ia mengatakan, ada banyak lagi insiden lebih kecil dan peningkatan keseluruhan mungkin juga terjadi sebelum musim dingin mendekati akhir, dan kehadiran tentara yang lebih besar di sepanjang perbatasan itu.

Perhitungan itu masih mencerminkan peningkatan kekerasan secara mencolok pada tahun lalu, ketika militer AS mengatakan bentrokan di Afghanistan timur meningkat 40 persen dalam lima bulan pertama 2007, dibandingkan pada 2006.

Gerilyawan Taliban dan sekutu mereka beroperasi di dua sisi perbatasan yang panjang, bergunung-gunung dan keropos dengan menggunakan daerah suku yang mereka kuasai di wilayah Pakistan untuk melatih dan memperlengkapi diri mereka.

Pejuang dari Afghanistan secara tradisional menyelinap melewati perbatasan itu ke Pakistan untuk istirahat pada selama musim dingin yang keras dan biasanya menimbulkan ketenangan dalam pertempuran.

Afghanistan menghadapi tingkat kekerasan terburuknya tahun lalu sejak pasukan pimpinan-AS dan Afghanistan menggulingkan Taliban pada 2001 karena melindungi pemimpin al Qaida yang dituduh sebagai dalang serangan 11 September.

Para pejabat AS mengakui mereka sekarang ini tidak menang dalam perang yang membuat militer Barat yang besar dengan teknologi tinggi memerangi kelompok-kelompok kecil gerilyawan bersenjata ringan yang mengandalkan serangan bunuh diri dan serangan bom di tepi jalan untuk untuk mengganggu keamanan.

Para komandan memprediksikan kekerasan akan meningkat lagi tahun ini, ketika tentara, yang didukung balabantuan, bergerak ke daerah-daerah yang jarang mereka patroli sebelumnya.

Afghanistan timur, tempat tentara Kanada dikerahkan, belakangan makin mendapat perhatian setelah tewasnya 10 tentara Prancis dalam pertempuran hebat dengan gerilyawan.

Keadaan makin panas setelah pesawat AS berkali-kali melancarkan serangan udara lintas perbatasan ke Pakistan yang menimbulkan banyak kematian.

Pakistan telah menyampaikan protes terhadap serangan itu, tapi komandan pasukan AS menegaskan bahwa serangan di wilayah suku tersebut akan diteruskan.

(sumber ANTARA/Reuters)Kirim Pesan YM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s