Israel Bom Terowongan Gaza-Mesir Setelah Serangan Roket

Standard

Yerusalem, 26/2 – Pesawat Israel membom sejumlah terowongan penyelundup di daerah perbatasan Gaza-Mesir, Rabu, setelah dua roket menghantam Israel selatan, kata seorang jurubicara militer Israel.

Tidak ada laporan mengenai korban dalam serangan-serangan tersebut.

“Kami menyerang tujuh terowongan di dekat (kota perbatasan Gaza selatan) Rafah. Terjadi ledakan-ledakan kedua, yang menunjukkan bahwa terowongan itu berisikan bahan senjata,” kata jurubicara itu.

“Itu merupakan jawaban atas serangan dua roket Qassam hari ini dan penembakan roket yang terus berlangsung,” tambah jurubicara tersebut.

Mesir telah berusaha menengahi gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan Hamas yang menguasai Jalur Gaza setelah ofesif 22 hari negara Yahudi tersebut ke wilayah itu.

Sejak akhir operasi itu, orang-orang Palestina membangun lagi jaringan terowongan di bawah perbatasan Gaza-Mesir yang digunakan untuk menyelundupkan barang dan senjata.

Sementara itu, Rabu, Menteri Luar Negeri Tzipi Livni memperingatkan bahwa Israel akan melancarkan “operasi” lain militer di Gaza jika penyelundupan senjata dari Iran ke wilayah Hamas itu masih terus dilakukan.

“Iran harus dibuat sadar bahwa penyelundupan senjata ke Suriah, Lebanon dan Hamas merupakan pelanggaran berat atas perjanjian internasional, dan harus berhenti,” kata Livni.

“Jika penyelundupan senjata ke Gaza berlanjut, Israel tidak akan memiliki pilihan lain kecuali memulai lagi operasi defensif,” tambahnya.

Pasukan Israel berulang kali membom daerah perbatasan Gaza dengan Mesir sejak mereka memulai ofensif pada 27 Desember, dalam upaya menghancurkan terowongan-terowongan penyelundup yang menghubungkan wilayah miskin Palestina itu dengan Mesir.

Angkatan udara Israel membom lebih dari 40 terowongan yang menghubungkan wilayah Jalur Gaza yang diblokade dengan gurun Sinai di Mesir pada saat ofensif itu dimulai.

“Angkatan udara baru saja menyerang lebih dari 40 terowongan yang ditemukan di sisi perbatasan Gaza. Terowongan-terowongan itu, kami yakin, digunakan untuk penyelundupan senjata, peledak dan kadang orang-orang yang akan berlatih untuk misi teror di negara-negara lain di kawasan itu,” kata jurubicara militer Avital Leibovitch kepada wartawan, Minggu (28/12).

Terowongan-terowongan yang melintasi perbatasan itu digunakan untuk menyelundupkan barang dan senjata ke wilayah Jalur Gaza yang terputus dari dunia luar karena blokade Israel sejak Hamas menguasainya tahun lalu.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari dan sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel meluncurkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Pasukan Israel meninggalkan Jalur Gaza setelah daerah pesisir itu hancur akibat ofensif 22 hari. Mereka menyelesaikan penarikan pasukan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu pada 21 Januari.

(sumber ANTARA/Reuters/AFP)Kirim Pesan YM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s