Iran Kecam AS Soal Program Nuklirnya

Standard

PBB, New York, 27/2- Iran, Kamis, mengecam pernyataan AS mengenai program nuklirnya dan dugaan keterlibatan Iran dalam aksi teror, dan menyebut tuduhan semacam itu sebagai tak berdasar dan tak masuk akal.

Dalam surat yang diserahkan kepada Presiden Dewan Keamanan PBB, wakil tetap Iran untuk PBB Mohammad Khazaee mengatakan, “Sayangnya Dewan Keamanan kembali mendengar tuduhan tanpa dasar terhadap Republik Islam Iran dari utusan Amerika Serikat dalam pertemuan Dewan hari ini mengenai Irak.”

Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice mengatakan pemerintah baru AS akan berusaha mengakhiri ambisi nuklir Iran dan dukungannya bagi terorisme. Komentar pada akhir pertemuan pembukaan Dewan Keamanan PBB itu mengenai Irak segera mengundang kecaman Kamis dari Duta Besar Iran di PBB.

“Kendati ada tuduhan yang disampaikan oleh utusan AS, program nuklir Iran telah, sedang dan akan tetap mutlak bertujuan damai dan Iran tak pernah berusaha atau takkan berusaha memiliki senjata nuklir,” demikian antara lain isi surat tersebut.

“Sayangnya, sekali lagi, kita mendengar tuduhan tanpa dasar, tidak benar, dan tak dapat disahkan dan sia-sia yang diulangi oleh pemerintah terdahulu AS,” kata surat itu.

Iran meminta Duta Besar Jepang di PBB Yukio Takasu, yang memangku jabatan Presiden Dewan Keamanan untuk bulan Februari, agar membagikan surat tersebut sebagai dokumen Dewan Keamanan “karena format apa pertemuan (dewan) tersebut tak memungkinkan delegasi saya membuat pernyataan dalam pertemuan dewan”, katanya.

“Tuduhan yang diajukan terhadap Iran mengenai terorisme juga sama tak berdasar dan tak masuk akalnya,” kata surat itu. “Sebagai korban terorisme, kami sejak dulu selalu mengutuk terorisme dalam segala aspek dan perwujudannya.”

“Daripada mengajukan tuduhan terhadap yang lain, Amerika Serikat sebaiknya melakukan tindakan nyata dan berarti dalam memperbaiki kebijakan keliru masa lalu dan praktek yang bertentangan dengan negara lain, termasuk Republik Islam Iran,” katanya.

Rice mengeluarkan pernyataan mengenai Iran dalam pertemuan terbuka Dewan Keamanan soal Irak, dan mengatakan komitmen lama AS bagi Irak dan pengurangi kehadiran militer AS di sana harus difahami “dalam konteks regional yang lebih luas”, yang meliputi Afghanistan, Timur Tengah dan Iran.

Amerika Serikat “akan berusaha mengakhiri ambisi Iran untuk memperoleh kemampun nuklir gelap dan dukungannya bagi terorisme”, kata Rice. Ia menyatakan Amerika Serikat akan bertujuan mendorong Iran dan Suriah agar menjadi “pelaku regional yang konstruktif”.

Komentar wakil AS tersebut dikeluarkan saat pemerintah Presiden Barack Obama sedang mengkaji kebijakan AS ke arah Iran.

(sumber ANTARA/Xinhua-OANA)Kirim Pesan YM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s