Men and Women of the Week (27 Pebruari 2009)

Standard

Kekurangan atawa cacat bukan merupakan aib dalam diri seseorang. Mengapa? Karena hal tersebut datang langsung dari Allah. Dan jikalau kita mengejek atawa menghina makhluk yang memiliki cacat maka sama dengan kita turut menghina sang penciptanya.

Nah, dalam tayangan Kick Andy tadi malam ditampilkan sosok-sosok orang yang memiliki berbagai keterbatasan dalam dirinya baik fisik maupun mental. Namun sungguh sesuatu yang luar biasa dimana dengan segala kekuarangan yang mereka miliki tetap dapat melejitkan potensi diri. Hingga mereka tidak pernah merasa kekurangan pada dirinya sebagai kelemahan atawa aib. Justru mereka bersyukur dan menganggap ini sebagai karunia dari Allah untuk mereka.

Untuk itu kita ketahui saja siapa-siapa mereka dan juga dalang dibalik kesuksesan mereka.

Yang pertama yaitu seorang yang masih relatif berusia muda sekitar dua puluh tahun bernama Muchtar Abas. Abas memiliki kekurangan dalam pendengaran dan berbicara dengan kata lain tuna rungu dan wicara. Saat ini Abas sedang bersekolah di Sekolah Luar Biasa Negeri Semarang. Abas memiliki talenta dalam dunia pantomim. Dunia ini sangat cocok baginya dan sesuai dengan keterbatasan berbicara yang ia miliki. Namun ia bisa memukau penonton dengan ekspresi wajah dan gerakan lucunya.

Selain pengembangan diri dengan pantomim–di SLB Negeri Semarang Abas-juga banyak diajarkan dengan keterampilan-keterampilan yang siap pakai jikalau nanti Ia lulus dari sekolah ini. Keterampilan lain yang turut ditekuni Abas yaitu dunia otomotif yang mana Ia kini sudah mampu menguasai teknik dasar dalam merawat motor.

Manusia luar biasa lainnya yang juga dihadirkan dalam Kick Andy edisi yang lalu adalah Delly Meladi. Delly memiliki kekurangan dalam penglihatan yang biasa disebut dengan tuna netra. Namun Ia tak patah arang. Toh telinga yang Ia miliki berfungsi dengan baik. Maka dari itu Ia memanfaatkan dengan sungguh-sungguh karunia tersebut, yakni dengan bernyanyi.

Saat ini Delly telah mampu menghapal lebih dari 650 lagu yang senantiasa Ia dengarkan melalui kaset dan radio. Selain itu juga Ia kerap kali memainkan kibor atawa organ tunggal dalam bernyanyi. Ia sudah mampu mencari nafkah dengan kemerduan suaranya yang dijajakan di café-café dan rumah makan. Lagu yang dihafal bukan cuma lagu Indonesia saja, melainkan juga lagu dari berbagai etnik mancanegara seperti Jepang, India, Perancis, Latin dan sebagainya. Dan juga pernah meraih penghargaan dari MURI belum lama ini atas prestasinya itu.

Selanjutnya ada Andi Wibowo yang mengalami keterbelakangan mental yang lazim disebut dengan tuna grahita. Walau memiliki kekurangan, namun Andi sangat mahir dalam dunia melukis terutama dengan hewan sebagai objek lukisnya. Kelebihan lainnya yakni dalam melukis Ia mampu menggunakan kedua tangannya untuk melukis dengan hampir secara bersamaan.

Ditampilkan juga dalam tayangan edisi lalu anak kecil penderita autis bernama Kharisma Riski. Walau menderita autis, namun Riski yang masih berusia sepuluh tahun ini memiliki daya ingat yang sangat tinggi. Sehingga saat ini Ia mampu menghapal lebih dari 250 lagu. Selain itu Ia juga senang menghapal pidato dari tokoh-tokoh terkenal bahkan hingga tepat titik dan komanya.

Selanjutnya yang tak kalah penting untuk kita ketahui yaitu siapa sich orang dibalik sukses para cacat ini. Adalah Ciptono yang merupakan otak dibalik sukses SLB Negeri Semarang. Beliau merupakan pelatih yang sudah sangat mahir dalam membina murid-murid yang memiliki karunia lain dari Allah yakni mereka yang cacat. Menurutnya bahwa setiap manusia itu sama derajatnya dihadapan sang Pencipta hanya saja setiap kita pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam diri.

Sekian dulu ya Sahabat! Sekedar meningatkan, kalo di Kota Medan sendiri ada yang namanya YPAC atawa Yayasan Pendidikan Anak Cacat. Siapa tahu ada saudara kita di Medan yang memiliki cacat dapat berkonsultasi disini. Alamatnya kebetulan dekat dengan kantor saya tepatnya di Jalan Adinegoro No. 2 Medan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s