Pemantau Asing Tidak Terakreditasi Akan Ditindak

Standard

Medan, 5/3 – Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan menindak tegas setiap organisasi pemantau asing yang melakukan aktivitas pematauan pemilu tanpa terlebih dahulu memperoleh akreditasi dari KPU.

“Kita pasti akan tindak pemantau asing yang tidak terakreditasi. Mereka tidak bisa seenaknya,” ujar Kapolda Sumut, Brigjen Pol Badrodin Haiti pada jumpa pers usai rapat kerja gubernur dengan bupati/walikota bersama muspida plus, KPUD serta Panwaslu provinsi dan kabupaten/kota se Sumut di Medan, Kamis.

Pada kesempatan itu turut hadir jajaran muspida plus Sumut, diantaranya Gubernur Sumut H Syamsul Arifin, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Burhanudin Amin, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Gortap Marbun serta Ketua KPUD Sumut Irham Buana Nasution.

Kapolda memastikan pihaknya akan mewaspadai keberadaan organisasi pemantau asing di daerahnya, karena ada kemungkinan diantara mereka hanya memiliki izin masuk sebagai turis tapi justru melakukan aktivitas pemantauan pemilu.

“Untuk yang begini pasti akan ditindak karena itu pelanggaran, juga pelanggaran imigrasi. Masyarakat dan kalangan media massa juga kami harapkan menginformasikan jika mendapati yang seperti ini,” kata Badrodin Haiti.

Sementara itu, Ketua KPUD Sumut Irham Buana Nasution mengaku belum mendapatkan informasi tentang keberadaan pemantau pemilu asing di daerahnya. “Kita belum dapat laporan soal itu. Kalau memang ada, kita juga belum dapat laporan apakah mereka sudah terakreditasi atau belum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para pemantau asing harus mendapat izin dari pusat, baik dari KPU maupun dari Departemen Hukum dan HAM. “Izinnya dari pusat karena ini menyangkut lintas negara,” katanya.

Pada kesempatan itu Irham juga mengaku belum mendapat laporan soal kebaradaan pemantau asing yang membuka sekretariat di Medan untuk pemilu di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

“Kita belum dapat informasi yang seperti itu. Tapi jika memantau pemilu di Aceh, seharusnya sekretariat mereka juga harus di sana. Kita akan tanyakan hal ini ke KPU pusat,” katanya.


(sumber ANTARA)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s