Korban Terakhir Gaza, 960 Warga Sipil Tewas

Standard

Kota Gaza, 13/3 – Serangan 22 hari Israel di Jalur Gaza, yang diperintah HAMAS menewaskan 1.434 orang, termasuk 960 warga sipil, 239 pejabat polisi dan 235 pejuang, kelompok hak asasi manusia Palestina mengatakan, Kamis.

Israel telah melakukan serangan melalui udara, daratan dan laut dari 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009 dalam upaya, katanya, untuk memaksa HAMAS dan gerilyawan garis keras lain berhenti menembakkan roket dan mortir ke kota di Israel selatan dengan melintasi perbatasan mereka.

“Pusat Palestina untuk Penyelidikan Hak Asasi Manusia mengungkapkan bahwa selama perang itu, Pasukan Pendudukan Israel telah menggunakan kekuatan yang berlebihan, tidak pandang bulu, yang merupakan pelanggaran atas prinsip-prinsip bermartabat,” kata kelompok tersebut dalam satu laporan.

Prinsip-prinsip bermartabat “mewajibkan semua pihak dalam konflik untuk membedakan antara petempur dan bukan-petempur”.

Kelompok itu mengatakan pihaknya akan mempublikasikan daftar identitas orang yang tewas itu pekan depan dan akan menyiarkan daftar itu dalam situs Internetnya dalam bahasa Arab, dan versi bahasa Inggrisnya akan menyusul.

Mereka menyatakan “angka kematian tinggi yang tak seimbang di antara penduduk sipil, ketika dibandingkan dengan korban pejuang perlawanan” adalah bukti bahwa pasukan Israel tidak menghormati semua prinsip tersebut.

Kelompok itu mengatakan 288 anak dan 121 wanita termasuk di antara warga sipil yang tewas dalam pemboman dan penembakan.

“Kementerian kesehatan juga telah memastikan bahwa seluruhnya 5.303 warga Palestina terluka dalam serangan itu, termasuk 1.606 anak dan 828 wanita,” katanya.

Mereka meminta penyelidikan internasional terhadap “kejahatan yang dilakukan oleh pasukan Israel dan tingkah-laku bermusuhan Israel” serta “penuntutan terhadap semua pejabat politik dan militer” yang dituduh.

Israel mengatakan pasukannya “tidak pernah menggunakan sengaja guna menyerang warga sipil di Jalur Gaza dan berusaha semampu mereka untuk menghindari korban warga sipil”. Mereka mengatakan gerilyawan HAMAS telah menggunakan warga Palestina biasa sebagai perisai manusia.

Dalam perang itu, 13 warga Israel tewas, termasuk tiga akibat serangan roket ke Israel.

Para pejabat Israel, seperti dikutip pers negara itu, mengatakan ada perlawanan yang tidak sehebat yang mereka perkirakan. Jajak pendapat Palestina pekan ini menunjukkan HAMAS telah memperoleh popularitas mencolok sejak perang itu.

Sebelumnya, awal bulan ini, Iran mengatakan bahwa negara itu telah menyusun tuduhan terhadap 34 komandan dan 115 orang Israel yang mereka anggap terlibat dalam agresi di Jalur Gaza.

Iran juga telah membentuk pengadilan untuk mengadili para penjahat perang Israel itu, dan sebagai awal negara tersebut telah minta pada Interpol untuk menangkap 15 dari mereka.

(sumber ANTARA/Reuters)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s