Polda Sumut Awasi Tersangka JEL yang Sakit

Standard

Medan, 13/3 – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara sampai saat ini terus melakukan pengawasan terhadap tersangka kasus anarkis pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) JEL anggota DPRD Sumut yang sedang sakit dan mendapat perawatan di RS Elisabet Medan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar di Medan, Kamis, mengatakan, JEL yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka itu terus dipantau petugas.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, Selasa, (10/3) mengatakan, anggota DPRD Sumut, JEL telah ditetapkan sebagai tersangka kasus anarkis pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) yang mengakibatkan tewasnya Ketua DPRD Sumut, H. Abdul Azis Angkat 3 Februari lalu.

Menurut dia, tersangka itu salah satu aktor intelektual dalam aksi unjuk rasa itu. Sampai saat ini sudah 69 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Baharudin menambahkan, pengawalan terhadap tersangka, JEL untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini terhadap dirinya.

Untuk itulah, katanya, petugas kepolisian terus berjaga-jaga di lokasi rumah sakit swasta tersebut. “Ini merupakan tanggungjawab kepolisian untuk memberikan pengamanan. Apalagi JEL dalam pengawasan Polda Sumut,” ujar Baharudin.

Ketika ditanyakan apa sudah dilayangkan pemanggilan terhadap tersangka, JEL, Baharudin mengatakan, belum, karena tersangka itu dalam keadaan sakit. Tidak mungkin orang yang sedang sakit diminta keterangan.

Selain itu, katanya, terhadap 15 anggota DPRD Sumut lainnya, akan dilakukan pemanggilan secara bertahap.

“Polda Sumut akan memeriksa 15 anggota DPRD Sumut itu sebagai saksi. Pemeriksaan itu guna melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap 10 tersangka utama kasus Protap,” kata Baharudin.

Tersangka, JEL anggota DPRD Sumut masuk RS Elisabeth Medan, Rabu (11/3) karena mengalami struk ringan (salah satu tangan dan kaki tidak bisa digerakkan)

Sementara itu, Polda Sumut sampai saat ini telah melimpahkan 42 BAP untuk 59 tersangka kasus Protap ke Kejaksaan Tinggi Sumut. Para tersangka itu ada yang dijerat pasal 146 dan pasal 170 KUH Pidana.

Aksi unjuk rasa anarkis para pendukung Provinsi Tapanuli (Protap) yang digelar di gedung DPRD Sumut, 3 Februari lalu itu berujung tewasnya Ketua DPRD Sumut, H. Abdul Azis Angkat.

(sumber ANTARA)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s