Sekjen PBB Akan Buka Konferensi Afghanistan di Den Haag

Standard

PBB, 13/3 – Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon menyatakan, Kamis, ia akan membuka konferensi tingkat tinggi mengenai masa depan Afghanistan yang dituanrumahi pemerintah Belanda di Den Haag pada 31 Maret.

“Situasi keamanan terus memburuk. Pemilihan umum akan digelar,” kata Ban pada jumpa pers di markas PBB sehari setelah mengadakan pembicaraan di Gedung Putih dengan Presiden AS Barack Obama.

“Afghanistan berada di sebuah persimpangan jalan lain,” lanjutnya. “Konferensi ini menawarkan sebuah peluang untuk menetapkan sebuah jalan bersama ke depan.”

Pertemuan di Belanda itu akan dihadiri oleh para menteri luar negeri dan wakil-wakil badan internasional yang terlibat dalam pengamanan dan pembangunan kembali di Afghanistan.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyerukan penyelenggaraan sebuah konferensi tingkat tinggi mengenai Afghanistan “dan tantangan regional yang lebih luas”.

Ia mengatakan, para pejabat Afghanistan dan Pakistan akan diundang, demikian juga wakil-wakil NATO, negara donor, organisasi internasional dan negara-negara “strategis dan regional utama”.

Dalam sebuah isyarat mengenai peralihan kebijakan yang dilakukan pemerintah baru AS terhadap Iran, Hillary mengatakan bahwa Teheran akan menerima undangan untuk mengikuti konferensi di Den Haag itu.

Ban juga memuji apa yang disebutnya pemikiran baru dan fokus terhadap Afghanistan oleh pemerintah Obama.

Rabu, Obama mengumumkan pencalonan pejabat militer karir Letjen Karl Eikenberry sebagai duta besar baru AS untuk Afghanistan.

Pengumuman itu disampaikan ketika pemimpin Amerika tersebut sedang menunggu hasil peninjauan kembali kebijakan Washington mengenai Pakistan dan Afghanistan, yang diperkirakan selesai ketika ia menghadiri pertemuan puncak NATO pada awal bulan depan.

Hampir 70.000 prajurit asing yang berada di bawah komando NATO dan AS memerangi pemberontak Taliban di Afghanistan sejak akhir 2001.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden, yang bertanggung jawab atas serangan-serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Gerilyawan Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom-bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut.

Dalam salah satu serangan paling berani, gerilyawan tersebut menggunakan penyerang-penyerang bom bunuh diri untuk menjebol penjara Kandahar pada pertengahan Juni, membuat lebih dari 1.000 tahanan yang separuh diantaranya militan berhasil kabur.

Puluhan ribu prajurit koalisi pimpinan AS dan pasukan ISAF pimpinan NATO berada di Afghanistan untuk membantu pemerintah Presiden Hamid Karzai memerangi Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda sekutu mereka.

Tahun lalu Taliban meningkatkan serangan-serangannya di Afghanistan. Hampir 1.500 warga sipil termasuk diantara lebih dari 4.000 orang yang tewas dalam konflik di Afghanistan sepanjang tahun itu.

Peningkatan jumlah korban akibat kekerasan yang dilakukan Taliban di Afghanistan telah membuat sejumlah negara berencana melakukan pengurangan atau penarikan pasukan yang tergabung dalam ISAF pimpinan NATO.

Sudah lebih dari 50 prajurit internasional tewas di Afghanistan sepanjang tahun ini, sebagian besar akibat serangan-serangan, menurut situs berita icasualties.org yang mencatat korban-korban di Afghanistan dan Irak.

Lebih dari 295 prajurit internasional tewas di Afghanistan tahun lalu dan tahun sebelumnya 230.

(Sumber Antara/AFP)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s