Gubsu Ajak Umat Gerakkan Aksi Masuk Masjid

Standard

Gubsu H Syamsul Arifin SE mengajak umat Islam melancarkan gerakan aksi masuk Masjid secara lebih signifikan sehingga upaya pembangunan Masjid, Mushalla, Surau dan sejenisnya yang cukup gencar dekade ini seimbang dan selaras dengan komitmen umat memakmurkan dan meramaikan Masjid.

“Kita bersyukur dan bahagia gerakan pembangunan Masjid dan sejenisnya dekade terakhir ini cukup gencar. Di mana-mana berdiri Masjid-masjid baru yang indah dan megah. Namun, setelah kita amati, perlu menjadi renungan, apakah pada setiap Masjid-masjid tersebut shaf-nya selalu penuh, terutama pada waktu-waktu Shalat wajib, khususnya lagi saat Shalat Shubuh ? Mari kita introspeksi secara jujur,” katanya.

Berbicara pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serba Guna Masjid Al-Ma’aruf di Jalan Sidorukun Kompleks Wartawan Medan, Gubsu mengemukakan keyakinannya apabila seluruh Masjid di daerah ini penuh dengan jamaah dan umat berbondong-bondong spontan masuk dan memakmurkan Masjid, kehidupan sosial kemasyarakatan jauh lebih baik, termasuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat dicapai.

“Yakinlah, jika seluruh Masjid penuh jamaah, Allah SWT akan mencurahkan rahmat dan hidayah-Nya lebih besar bagi kemakmuran dan kemaslahatan kita. Oleh sebab itu, mari kita lebih gencar melakukan gerakan aksi masuk Masjid,” ujarnya pada acara yang dihadiri Al-Ustadz KH Zulfikar Hajar Lc, Walikota Medan Drs H Afiffuddin Lubis MM, Assisten Hukkesos Setdaprovsu Drs H Kasim Siyo MSi, Kepala Biro Bina Sosial Drs H Hasbullah, Kepala Biro Umum Rajali dan Camat Medan Timur Azwarlin.

Gubsu memaparkan apapun profesi umat, mulai dari pemimpin, pelaksana, pekerja dan lainnya, semua yang diusahakan atau diperjuangkan tersebut pada akhirnya tentu mengharapkan memperoleh ketenangan dan kenyamanan hidup. Ini yang perlu benar-benar disadari, sebab semua hasil tersebut akan bermuara kepada harapan memperoleh berkah dari Allah SWT. Berkah dan hidayah ini diperoleh apabila mendapat hidayah-Nya.

“Berkah dan hidayah itulah pada akhirnya yang kita dambakan. Upaya untuk memperoleh itu adalah dengan berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam hal ini, Masjid merupakan tempat yang paling ampuh untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan bermohon meraih hidayah, hati yang bersih, qalbu yang penuh iman dan rahmat Allah SWT,” tuturnya.

Dengan kekayaan iman, hati bersih dan qlbu yang selalu tawakkal, lanjutnya, umat akan senantiasa dekat dan takut kepada Allah SWT, sehingga terhindar dari berbagai penyakit hati seperti syirik, dengki, khianat dan lainnya. Semua panyakit hati inilah yang selalu menjadi penyebab timbulnya penyakit sosial dan permasalahan kemasyarakatan.

“Apabila hati kita tidak bersih dan ikhlas, inilah yang selalu membuat orang saling fitnah, saling hujat, saling tuding, salah menyalahkan, sehingga memunculkan permasalahan sosial yang dapat menganggu kehidupan kemasyarakatan. Oleh sebab itu, mari kita kikis dan hapuskan semua penyakit hati tersebut. Mari kita membiasakan diri senang dan gemar masuk Masjid,” tuturnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Pembangunan Gedung Srba Guna Masjid Al-Ma’aruf Zulfikar Siregar menjelaskan gedung ini rencananya selesai tahun 2010 dengan biaya sekitar Rp 1,2 milyar dari sumbangan dan swadaya masyarakat. Lahan gedung tersebut berada di sebelah bangunan Masjid yang juga diperoleh dari swadaya masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s