Gubsu Ingatkan Masyarakat Tidak Perlu Latah-latahan Gaya Makanan Barat

Standard

Gubsu H Syamsul Arifin SE mengingatkan masyarakat tidak perlu latah-latahan ikut gaya makanan barat yang belum tentu pas dengan selera dan pencernaan lokal, sebab sesungguhnya makanan khas Indonesia termasuk kuliner spesifik Sumut cukup banyak variasi maupun kelezatan cita rasanya.

“Kita harus memperkuat daya tahan potensi lokal di seluruh sektor, termasuk di bidang kuliner. Kita memiliki hampir semua keunggulan komparatif lokal, yang jika dikelola dan didayagunakan secara konprehensif, bukan hanya digemari bangsa kita, bahkan diminati kalangan mancanegara,” ujar Gubsu saat meresmikan Restoran Jimbaran II Medan, Kamis (19/3).

Didampingi Assisten Perekonomian Setdaprovsu Drs Djaeli Azwar, Kadis Perindag Sumut Drs HM Hasby Nasution, Kadis Koperasi dan UKM Jhony Pasaribu, Kepala Biro Umum Rajali dan Kadis Pariwisata Medan Syaifuddin, Gubsu mendukung semakin banyaknya dibuka rumah makan khas Indonesia di Sumut.

“Ini mendukung fasilitas kuliner metropolitan, sekaligus menyemarakkan kepariwisataan, khususnya wisata kuliner. Lagipula, cita rasa makanan khas Indonesia cukup lezat. Buktinya, semua tamu luar negeri yang datang kepada saya mengatakan makanan di Medan enak dan lezat. Orang luar aja bilang enak, lalu kenapa kita mesti latah-latahan gaya makanan yang belum tentu pas dengan selera kita,” ujarnya.

Meski begitu, kata Gubsu, restoran bergaya luar negeri dan bercitarasa internasional tetap diperlukan tumbuh banyak di daerah ini, sebab mereka yang memiliki cita rasa tertentu, apalagi orang luar, tidak sulit mencari makanan yang sesuai dengan seleranya. Hal ini akan mendukung kegiatan kepariwisataan.

“Hanya saja, kita hendaklah lebih fokus memasyarakatkan potensi kuliner kita sendiri, tanpa mengabaikan jika ada yang butuh dengan citarasa atau selera lain,” ujarnya dihadapan para pengelola Restoran Jimbaran II di Jalan T Amir Hamzah Medan tersebut diantaranya General Manager Erwin.

Gubsu mengemukakan kehadiran rumah makan merupakan bukti nyata Sumut, khususnya kota Medan sangat kondusif bagi investasi dan cukup prospektif terhadap pengembangan dunia usaha.

Dengan bertambahnya rumah makan representatif diharapkan dapat menjadi salah satu prioritas bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk berkunjung ke daerah ini, apalagi kepariwisataan kota Medan selama ini juga dikenal dengan mengandalkan kelezatan cita rasa makanan dan jajanannya.

Gubsu berharap dengan kehadiran rumah makan kota Medan semakin representatif sebagai kota metropolitan yang akan dapat mendorong berbagai sektor dunia usaha yang diharapkan dapat meningkatkan devisa negara, menambah pendapatan asli daerah dan pendapatan masyarakat serta terbukanya kesempatan lapangan kerja.

Khusus mengenai makanan, lanjutnya selain memiliki cita rasa tinggi dan khas diharapkan juga mempunyai aneka ragam pengemasan serta higienisnya hendaklah tetap diperhatikan.

Gubsu juga mengharapkan kepada manajemen rumah makan tetap mempertahankan aspek-aspek sosial, khususnya penerapan ‘community development’ yang baik agar masyarakat sekitar dapat merasakan bahwa kehadiran sarana ini merupakan bagian dari milik mereka, sehingga masyarakat dapat menjaga dan mengamankan keberadaan fasilitas ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s