Hamas dan Israel Memulai Lagi Pembicaraan Pertukaran Tawanan

Standard

Kairo, 27/3 – Penengah Mesir berada di Israel untuk membicarakan pertukaran seorang prajurit Israel yang tertangkap di Gaza dengan sejumlah tawanan Palestina, seorang pejabat yang dekat dengan pembicaraan itu mengatakan, Kamis.

Seorang pembantu kepala intelijen Mesir Omar Suleiman telah bertemu dengan kepala keamanan dalam negeri Israel Yuval Diskin Selasa malam, kata sumber itu.

Suleiman telah menengahi pembicaraan antara Hamas dan Israel untuk menukarkan tentara Israel Gilad Shalit dengan ratusan tawanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Hamas, yang memerintah Jalur Gaza sejak Juni 2007, menahan Shalit menyusul penangkapannya dalam serangan lintas-perbatasan dari Gaza lebih dari dua tahun lalu.

Kantor berita negara MENA mengutip seorang pejabat Mesir yang mengatakan bahwa “upaya Mesir untuk pertukaran tawanan itu berlanjut dan makin intensif dalam beberapa hari terakhir”.

Ali Barakeh, seorang pejabat Hamas yang bermarkas di Suriah, memastikan bahwa pejabat Mesir itu telah mengadakan pertemuan di Israel.

“Kami mengharapkan bahwa pihak Zionis akan menanggapi dengan menyetujui permintaan perlawanan,” katanya seperti dikutip oleh situs Internet Hamas.

Seorang pejabat Palestina di kota Ramllah di Tepi Barat yang diduduki-Israel mengatakan bahwa “kemajuan penting” telah dibuat dalam pembicaraan terakhir.

Pembicaraan yang diadakan di Kairo pada pertengahan Maret yang ditujukan untuk menjamin pertukaran tawanan itu telah gagal, dengan Hamas dan Israel saling menyalahkan pihak lainnya karena kegagalan tersebut.

Gerakan Islam itu minta pembebasan 450 tawanan yang telah menjalani hukuman lama di penjara-penjara Israel dan yang terlibat dalam serangan terhadap Israel.

Pembicaraan itu macet karena sejumlah tawanan yang Hamas ingin bebaskan termasuk beberapa tawanan yang mendalangi pemboman bunuh diri yang menewaskan puluhan warga Israel.

Israel juga minta agar sejumlah tawanan yang ditahan di Tepi Barat diasingkan ke Gaza atau negara lain, syarat yang Hamas tak dapat terima.

Israel, yang melancarkan perang 22 hari yang menghancurkan dengan Hamas di Gaza pada tahun baru lalu, mensyaratkan gencatan senjata yang kekal dan berakhirnya blokadenya atas Gaza pada pembebasan Shalit.

(sumber ANTARA/AFP)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s