Mesir Kecam Pernyataan Menlu Israel Soal Upaya Perdamaian Annapolis

Standard

Kairo, 3/4 – Mesir, Kamis mengecam pedas Menlu baru Israel Avigdor Lieberman karena pernyataannya bahwa ia menolak mengakui upaya perdamaian yang digagas pada 2007 di kota Annapolis, AS, guna memulihkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.

Pernyataan Lieberman itu sangat disayangkan, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Mesir Hossam Zaki sebagamiana dikutip.

Hossam Zaki menambahkan, “Pernyataan Lieberman adalah pukulan pertama terhadap upaya perdamaian yang datang dari pemerintah baru Israel”.

Pada Rabu, Lieberman mengatakan Israel tak terikat oleh konferensi Annapolis, dan menegaskan bahwa “satu-satunya dokumen yang mengikat kami” ialah rencana perdamaian peta jalan, cetak biru yang digagas pada 2003 dan menyerukan penyelesaian dua negara bagi konflik berlarut-larut di Timur Tengah.

“Setiap orang yang mengira bahwa membuat konsesi akan membuat kami meraih pujian dan perdamaian keliru. Sebaliknya, itu akan membawa perang lebih lanjut,” kata Lieberman pada upacara serah-terima jabatan di Departemen Luar Negeri Israel, sebagaimana dikutip oleh kantor berita Israel, Ynet.

Pada hari yang sama, seorang pejabat Mesir berikrar bahwa Mesir akan meboikot Lieberman kecuali ia meminta maaf karena mengeluarkan pernyataan yang menghina mengenai Mesir, demikian laporan harian Israel, The Jerusalem Post.

Lieberman, Oktober lalu, mengatakan Presiden Mesir Hosni Mubarak boleh pergi ke neraka, jika ia tak ingin mengunjungi Israel.

Tetapi Lieberman mengatakan pada acara serah-terima jabatan, Rabu, Mesir adalah “satu negara penting bagi kestabilan wilayah tersebut”, yang digambarkan oleh Zaki sebagai aneh bagi Lieberman untuk mengeluarkan pernyataan yang memuji Mesir.

Pada Kamis, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Abul Gheit juga mengecam timpalannya dari Israel itu karena pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai Mesir.

“Jika pendiriannya tetap tak berubah, saya bahkan akan menolak untuk berjabat tangan dengan dia,” kata Abul Gheit dalam satu wawancara dengan TV Mesir, sebagaimana dikutip MENA.

(sumber ANTARA/XInhua-OANA)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s