Obama Mendukung Keanggotaan Turki Dalam UE, Sarkozy Menentangnya

Standard

Praha, 6/4 – Presiden AS Barack Obama memberikan dukungannya Ahad pada upaya Turki untuk masuk Uni Eropa (UE) sebelum ditampik oleh timpalannya dari Prancis Nicolas Sarkozy karena campur tangan dalam urusan blok itu.

Obama, yang terbang ke Turki Ahad malam –setelah menghadiri pertemuan puncak UE-AS di Praha, mengatakan bahwa keanggotaan Turki dalam organisasi 27 negara itu akan dengan tegas membungkus negara mayoritas Muslim itu ke dalam lipatan Barat.

“AS dan Eropa harus mendekati Muslim sebagai teman, tetangga dan mitra kita dalam memerangi ketidak-adilan, ketidak-toleranan dan kekerasan,” kata Obama dalam pidatonya pada para pemimpin Eropa pada pertemuan puncak di Praha itu.

“Bergerak maju ke arah keanggotan Turki dalam UE akan menjadi sinyal penting komitmen anda pada agenda ini dan menjamin bahwa kami akan terus melabuhkan Turki dengan tegas di Eropa,” ia menambahkan.

AS telah lama mendukung upaya Turki untuk menjadi anggota UE yang berjalan lamban dalam empat tahun terakir.

Turki telah lama dianggap sebagai sekutu penting AS dan telah menjadi anggota NATO, meskipun hubungan mendingin pada masa presiden George W. Bush, ketika AS menyerang tetangganya Irak.

Lawatan Obama ke Turki, lawatan pertamanya ke negara yang sebagian besar penduduknya beragama Islam tapi berfaham sekuler, dianggap sebagai bagian dari upaya untuk mencegah Turki menggantung harapan di kamp Barat, setelah khawatir negara itu mungkin lambat laun akan pergi.

Namun sejumlah negara UE, terutama sekali Prancis, telah menyuarakan penentangan mereka terhadap keanggotaan Turki dalam organisasi mereka, karena menkhawatirkan biaya yang harus disangga negara besar dan relatif miskin itu.

“Ketika itu mengenai Uni Eropa, terserah pada anggota Uni Eropa untuk memutuskan” mengenai keanggotaan itu, kata Sarkozy dalam satu wawancara televisi Prancis dari Praha.

“Saya telah senantiasa menentang upaya masuk itu dan saya masih menentang,” katanya.

Meskipun tidak menyebut Obama secara khusus, komentar Sarkozy itu telah memukul sedikit masalah dalam hubungan kedua pemimpin tersebut. Obama telah memuji Sarkozy atas kepemimpinannya “yang mengagumkan” ketika ia menjadi tuan rumah pertemuan puncak NATO pekan lalu.

Turki memulai pembicaraan penerimaan keanggotaan pada 2005, tapi kurang dari sepertiga dari 35 bidang kebijakan yang harus dirundingkan calon dan telah terbuka di tengah perselisihan mengenai Siprus, yang tidak akui negara itu.

PM Turki Recep Tayyip Erdogan telah berkunjung ke Brussels pada Januari, tempat ia menegaskan kembali keinginan negaranya untuk masuk blok itu.

ketika berbicara pekan lalu, Komisaris Perluasan Uni Eropa Olli Rehn meminta Turki untuk memperbarui pusat perhatiannya pada pembaruan yang berkaitan dengan aspirasi UE-nya.

“Penting untuk menekankan bahwa bahan bakar utama proses penerimaan keanggotaan itu tetap pada pembaruan di Turki. Langkah pembicaraan itu tergantung atas intensitas pembaruan di negara anda,” ia menekankan, terutama perlunya mengadopsi undang-undang baru mengenai perlindungan pekerja.

“Itu pembaruan yang meningkatkan kebebasan fundamental, pertama-tama memperkuat pemerintahan berdasar hukum dan mengangkat sekularisme demokratik dan terutama untuk kepentingan rakyat Turki,” kata komisaris tersebut.

(sumber ANTARA/AFP)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s