Daily Archives: April 11, 2009

Saksi PKS Dianiaya Ketua KPPS

Standard

Pekanbaru, 10/4 – Akibat melakukan protes saat perhitungan suara pemilu, seorang saksi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Alminuddin, dianiaya oleh Ketua Kelompok Panitia Pemilihan Suara (KPPS) Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Riau.

Menurut Al Alminuddin kepada wartawan di Pekanbaru, Jumat, penganiayaan itu dilakukan oleh Ketua KPPS Kelurahan Pesisir yang bernama A. Bakar Rahman.

Kejadian itu berlokasi di TPS 19, dimana korban menjadi saksi penghitungan suara untuk PKS pada pemilu 9 April lalu.
Akibat penganiyaan tersebut, sejumlah bagian tubuh korban mengalami memar dan lebam.

“Saya dipukul di bagian dada dan ditendang di bagian paha oleh pelaku,” katanya.

Menurut Alminuddin, kejadian berawal dari protes yang dilakukannya karena panitia TPS salah prosedur dalam menghitung hasil pemilu.

Menurut dia, panitia melakukan kesalahan karena menghitung dua suara untuk satu lembar kertas suara yang dicentang pada lambang partai dan nama caleg partai itu. Namun, panitia menghitung dua suara yang masing-masing satu suara untuk partai dan calegnya.

“Padahal sesuai ketentuannya, cukup dihitung satu suara untuk calegnya saja dan tidak perlu lagi untuk partainya,” katanya.

Menurut dia, pelaku tidak menerima protes tersebut dan berang. Ia mengatakan A. Bakar sambil memegang kerah baju korban dan mengucapkan kalimat tersebut, Bakar melayangkan bogem mentah ke bagian dada dan menendang bagian paha korban.

Alminuddin mengatakan sudah melaporkan kasus penganiyaan itu ke polisi.

Read the rest of this entry

Koalisi Demokrat Dengan PKS Bisa Terwujud

Standard

Yogyakarta, 11/4 – Koalisi antara Partai Demokrat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mungkin bisa diwujudkan melihat hasil hitung cepat perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2009.

“Saya melihat skenario awal koalisi Demokrat dengan PKS akan terwujud setelah pemilu legislatif karena perolehan suara partai Presiden Yudhoyono sudah di atas 20 persen,” kata Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof Dr Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Sabtu.

Selain dengan PKS, menurut dia, koalisi yang juga mungkin bisa diwujudkan adalah antara Partai Demokrat dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dengan perolehan suara Demokrat yang signifikan, koalisi itu tinggal menunggu direalisasikan.

“Koalisi antara Demokrat dengan PKS dan PKB tampaknya akan segera direalisasikan untuk menghadapi pemilihan presiden (pilpres) yang rencananya digelar Juni 2009,” kata Edy yang juga Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Ia mengatakan, perolehan suara Demokrat pada pemilu tahun ini yang signifikan menunjukkan rakyat mempunyai selera terhadap pemimpin seperti Susilo Bambang Yudhoyono.

“Rakyat ternyata suka dengan sosok pemimpin yang tidak meledak-ledak, tidak emosional, dan terkesan kebapakan sehingga mereka memilih Demokrat sebagai representasi dari Yudhoyono yang dianggap memiliki sifat tersebut,” katanya.

Dengan demikian, menurut dia, Susilo Bambang Yudhoyono yang maju menjadi capres dari Demokrat diperkirakan akan memenangi Pilpres 2009, karena capres lain dianggap tidak memiliki sifat seperti yang diinginkan rakyat.

Ia mengatakan, dengan perolehan suara Demokrat hasil hitung cepat di atas 20 persen sudah memenuhi lebih dari 220 kursi dari 550 kursi di DPR, yang akan memperkuat posisi Yudhoyono jika nanti terpilih kembali menjadi presiden.

“Dengan perolehan kursi DPR sebanyak itu posisi Yudhoyono jika nanti terpilih kembali menjadi presiden akan lebih kuat, karena elektabilitasnya tinggi. Berbeda dengan pemilu sebelumnya di mana Demokrat hanya memperoleh suara 7,5 persen,” katanya.

Read the rest of this entry

PKS Pertahankan Kejayaan di PPLN Mesir

Standard

Jakarta, 11/4 – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil mempertahankan kejayaannya di daerah pemilihan legislatif Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Mesir, yang dipusatkan di KBRI Kairo.

Dalam penghitungan suara yang berakhir Jumat (10/11), PPLN menetapkan PKS di urutan pertama dengan meraih 1.658 suara dari total 2.953 suara sah.

Pada pemilu 2004, PKS juga menduduki urutan puncak dengan menyabet 1.126 suara atau 63,9 persen, disusul PKB.

Namun, PKB dalam pemilihan legislatif kali ini bernasib sial alias tidak mendapat simpati dari pemilih di negeri Seribu Menara itu.

PKNU — partai pendatang baru prakarsa para Kiyai Langitan — dinilai “mencuri” posisi PKB, yakni menduduki urutan kedua setelah PKS dengan perolehan 513 suara, disusul Demokrat 254 suara, Golkar 131 suara, PDIP 26 suara, dan selebihnya terbagi untuk beberapa partai lainnya.

Anggota PPLN Mesir yang juga Staf Fungsi Penerangan KBRI Kairo Danang Waskito, yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta menjelaskan, DPT PPLN Mesir tercatat 5.084 pemilih, namun pengguna hak pilih hanya 3.067, 119 suara di antaranya dinyatakan tidak sah, dan golput 2.017.

Menurut Danang, suasana pemilu yang dibuka oleh Duta Besar RI untuk Mesir Abdurrahman M. Fachir tersebut berlangsung semarak, aman dan tertib.

“Untuk mahasiswa, KBRI menyediakan 12 bus wisata untuk menjemput dan mengantar mereka ke tempat penginapan pada hari pemilihan,” katanya.

KBRI juga memfasilitasi transportasi pemilih dari daerah luar kota Kiro, yang umumnya mahasiswa, seperti provinsi-provinsi Taffahna, Zagazig, Tanta, Iskandariyah, Damanhur, dan Manshoura.

Di samping itu, KBRI juga menyediakan hidangan makan siang bagi semua pemilih, yang sebagian besar adalah mahasiswa, kata Danang.

Read the rest of this entry

Zulkieflimansyah: PKS Berkoalisi dengan Demokrat Baru Keinginan Kader

Standard

Serang, 10/4 – Wasekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zulkieflimansyah mengatakan, koalisi dengan Partai Demokrat (PD) baru pada tahap keinginan para kader dan simpatisan, belum pada keputusan pimpinan partai.

“Kalau mengacu pada survei internal kepada kader-kader PKS dan simpatisan yang memilih PKS mereka lebih setuju PKS berkoalisi dengan PD ketimbang dg PDIP dan Golkar,” kata Zulkieflimansyah melalui layanan singkat (SMS) di Serang, Jumat.

Zulkieflimansyah belum menyebutkan secara pasti dengan partai mana PKS melakukan koalisi termasuk dengan PD, dan penetapannya akan dibahas dalam rapat dewan syuro PKS.

Mengenai keberhasilan PD yang mampu menempatkan urutan teratas dari hasil sementara penghitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei, Zulkieflimansyah atas nama partai mengucapkan selamat kepada PD, dan atas kemenangan itu merupakan modal awal untuk membangun pemerintahan yang kuat.

PKS yang selama pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono termasuk salah satu yang berkoalisi dengan PD, selain Partai Golkar, PAN, PPP dan PKB, pada Pemilihan Presiden Tahun 2009 ini para kader dan simpatisan PKS menyatakan kembali ingin berkoalisi dengan demokrat yang disampaikan pada kegiatan kampanye PKS.

Sementara itu, pengamat politik dari Kota Serang Gandung Ismanto mengatakan, koalisi PD dengan PKS bisa terjadi, namun kemungkinan pilihan cawapres dari Partai Golkar masih lebih kuat jika partai berlambang beringin ini juga berkoalisi dengan PD.

“Kalau Partai Golkar juga berkoalisi dengan PD, maka kemungkinan besar SBY memilih Cawapres dari Golkar, kecuali Golkar tidak ikut koalisi, maka bargaining (posisi tawar) yang kuat adalah dari PKS,” kata Gandung yang juga Wakil Dekan Fisip Universitas Tirtayasa (Untirta) itu.

Read the rest of this entry

PKS Menang di TPS Tifatul dan Nur

Standard

Depok, 10/4 – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menang di TPS tempat Presiden PKS Tifatul Sembiring dan mantan Presiden Partai keadilan, Nur Mahmudi Ismail menyalurkan hak suaranya di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Ketua Panitia Pemungutan Suara Cimanggis, Zulkifli Aris mengatakan, penghitungan suara untuk DPR di TPS 161 tempat Tifatul, PKS menempati urutan teratas dengan perolehan 110 suara, disusul Demokrat 81 suara, dan Gerindra 34.

Sedangkan untuk TPS 165 tempat Nur Mahmudi memberikan suaranya. untuk penghitungan suara DPR, PKS unggul dengan jumlah suara 106, Demokrat (44), dan PDIP (15). Jumlah pemilih mencapi 331 orang dengan suara sah 223.

Usai memberikan suara, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring mengharapkan tidak ada kecurangan dalam pemilu legislatif 2009 ini.

“Semoga tidak ada kecurangan yang berarti dalam Pemilu kali ini,” katanya.

Menurut dia, Pemilu harus bersih dari intimidasi, premanisme dan politik uang.

Ia juga menegaskan bahwa masalah Daftar Pemilh Tetap (DPT) yang menjadi masalah di berbagai daerah seharusnya bisa diselesaikan.

“Seharusnya KPU bisa mengakomodasi, warga yang belum terdaftar dalam DPT bisa memilih dengan menunjukkan KTP,” katanya.

Tifatul Sembiring melakukan pencentangan ditemani dengan istrinya Sri Rahayu dan tiga orang anaknya, Sabrina, Farhan, dan Ibrahim, serta mertuanya Astuti (63).

Read the rest of this entry

PKS Dan PDI-P Indikasikan Penggelembungan Suara di Batam

Standard

Batam, 10/4 – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengindikasikan penggelembungan suara pada perhitungan suara Pemilu Legislatif 2009 di Batam.

“Saksi kami tidak ada yang mendapat salinan form C1. Ini indikasi penggelembungan suara, seperti yang terjadi dalam Pemilu 2004,” kata anggota Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pengurus Daerah PKS Batam Prijanto Rabbani di Batam, Jumat.

Prijanto mengatakan seluruh saksi PKS yang tersebar di semua tempat Pemungutan Suara (TPS) di Batam tidak diberikan salinan formulir C1, yang berisi rekapitulasi hasil penghitungan suara calon legislator tiap partai, oleh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Menurut dia, manipulasi suara bisa terjadi pada saat rekapitulasi suara, karena formulir C1 tidak dibagikan.

“Akan mudah bagi pihak tertentu untuk memanipulasi, Seperti yang terjadi pada Pemilu 2004,” kata dia melanjutkan.

PKS juga menyayangkan sikap KPU Batam yang melegalkan penundaan penyerahan formulir C2. Bahkan KPU Batam memberikan surat edaran yang membolehkan penundaan penerahan formulir c1.

“Kami sudah mencoba menghubungi KPU, api mereka seakan menghindar. Ketuanya, tiba-tiba juga tidak dapat dihubungi,” kata dia melanjutkan.

PKS, melaporkan kejadian itu ke KPU Provinsi kepulauan Riau, dan menurut Prijanto, KPU Kepri menyalahkan kebijakan yang diambil KPU Batam.

Selain itu, dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009, PKS menemukan pihak-pihak yang memaksa ikut Pemilu, meski tidak ada dalam Daftar pemilih Tetap, dengan memalsukan surat undangan.

“Saksi kita banyak mencurigai orang tertentu. Ada yang surat undangan tidak sama dengan identitas pribadinya, ada jua yang ternyata bukan penduduk sekitar TPS itu,” kata dia.

Senada dengan Prijanto, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Ruslan Kasbulatov mengatakan menduga ada upaya penggelembungan suara.

“Ada indikasi ke arah sana. pemilu kali ini yang terburuk di seluruh dunia,” kata dia.

Saksi PDIP, kata dia, juga menemukan beberapa orang yang dimobilisasi pihak tertentu untuk memilih di sebuah TPS, meski namanya tidak terdapat dalam DPT.

Ia menduga ada permainan suara dalam partisipasi masyarakat.

PDIP juga mensinyalir” serangan fajar”, dengan memberikan uang menjelang pemilihan berlangsung di beberapa daerah.

“Ada yang mengaku sama kita diberi Rp50.000-Rp100.000, tapi ia tidak mau dijadikan saksi, takut,” kata dia.

Read the rest of this entry

PKS Superior in Vote Tally in Tokyo

Standard

Tokyo, Apr 9 – Welfare and Justice Party (PKS) for the time being managed to collect most of the votesin the vote counting at the polling station in Tokyo with 41 percent of the total number of 200 ballots.

ANTARA in Tokyo reported here Thursday night that PKS was followed by the Demokrats Party (27 percent, Gerindra (7.2 percent), Golkar party (7.2 percent), and the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP) with 5.5 percent, while PDS and PAN collected 2.2 percent of the votes each.

To make it easier for Indonesians in Japan to monitor the voting process at the polling stations, the vote counting is also carried out online.

Right now Indonesians in Tokyo and environs could easily monitor and follow the vote counting although they are so far away from the polling stations.

The counting of the ballots online could be easily followd by access to http://www.pplntokyo.org/ci/hasil.

As Japanese business companies and universities remained open on Thursday while Indonesia is impleneting its legislative general election worldwide, many Indonesians could not exercise their voting right.

Read the rest of this entry