Daily Archives: April 15, 2009

Pemprovsu Akan Melaksanakan Jambore TTG IX Provsu dan Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong VI

Standard

Dalam rangka menanggulangi kemiskinan dan semakin meningkatnya permasalahan dalam pembangunan, walaupun telah diupayakan pembangunan di seluruh Provinsi Sumatera Utara untuk mencapai suatu kehidupan yang lebih baik, namun masih belum dapat menstabilisir rakyat secara normal.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Utara akan melaksanakan Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) Perdesaan Tingkat Provinsi Sumatera Utara IX Tahun 2009. Pelaksanaan Jambore ini direncanakan berlangsung 13-16 Mei 2009 di Alun-alun Kantor Bupati Langkat.

Untuk memantapkan kegiatan tersebut, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengadakan rapat koordinasi persiapan dengan Instansi Pemkab/Ko yang terkait unsur pemberdayaan masyarakat dan perencanaan pembangunan daerah. Rapat dilaksanakan Rabu (15/4) di Aula Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Sumatera Utara.

Maksud dan Tujuan dari dilaksanakannya Jambore TTG ini adalah untuk mengenali kreatifitas dan temuan-temuan masyarakat atau instansi yang dapat dimasyarakatkan hasilnya. Adapun tema dari Jambore TTG kali ini adalah ”Melalui Jambore Teknologi Tepat Guna, Kita Tingkatkan Sinergitas Pemanfaatan Energi, Pangan dan Air untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bapemmas dan Pemdes Provsu Drs. H. Rusli Abdullah mengucapkan terima kasih kepada Sekdakab. Langkat yang Kabupatennya telah bersedia untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Jambore TTG. Mengevaluasi Jambore TTG yang lalu di Kabupaten Samosir yang telah berlangsung dengan sukses.

Gubernur juga berharap supaya kegiatan Jambore TTG ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Harapan lain yang disampaikan Gubsu adalah agar kegiatan ini dapat dihadiri oleh Menkokesra dan Mendagri.

Selain Gubernur Sumut, turut juga memberikan paparan Sekdakab. Langkat yang menyatakan kesiapan dari Pemkab Langkat untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini. Dalam pelaksanaan kegiatannya nanti akan ditampilkan kesenian dari etnis yang ada di Sumut dan Langkat pada khususnya, hal ini untuk semakin menegaskan citra Gubsu sebagai ”sahabat semua suku”.

Kegiatan Jambore TTG ini merupakan primadona dalam pencapaian pelaksanaan program-program kemasyarakatan di Provinsi Sumatera Utara yang telah dilaksanakan setiap tahunnya sejak tahun 2001 sampai sekarang.

DPRD Sumut Akhirnya Punya Ketua Perempuan

Standard

Medan, 15/4- Hj. Darmataksyiah YWR. terpilih menjadi Ketua DPRD Sumatera Utara sisa masa bakti 2004-2009, mengisi posisi yang ditinggal Abdul Aziz Angkat yang tewas dalam aksi unjuk rasa massa pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli pada 3 Februari lalu.

Proses pemilihan berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut, H. Hasbullah Hadi dan dihadiri Gubernur Sumut H Syamsul Arifin, Wagub H Gatot Pujo Nugroho dan Sekdaprov Sumut, RE Nainggolan di Medan, Rabu.

Dari sebanyak 58 anggota dewan yang hadir secara fisik pada rapat paripurna itu, Darmataksyiah tercatat meraih 33 suara. H Amas Muda Siregar yang semula diunggulkan hanya kebagian 24 suara, sementara satu suara dinyatakan tidak sah.

Terpilihnya Wakil Ketua DPD Partai Golkar itu diluar perkiraan semua pihak termasuk kalangan anggota dewan sendiri.

Darmataksyiah semula digadang-gadang hanya sebagai calon pendamping atau “calon penggembira” untuk Amas Muda Siregar yang Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut. DPD Partai Golkar sendiri disebut-sebut menjagokan Amas Muda Siregar.

Proses pemilihan yang berlangsung pada Rabu itu dilakukan setelah proses pemilihan pada 16 Maret lalu gagal terlaksana karena kehadiran anggota dewan pada rapat paripurna istimewa tidak memenuhi kuorum.

Amas Muda Siregar sendiri akhirnya terpaksa harus mengakui keunggulan kader partainya itu. Kemenangan Darmataksyiah sekaligus mencatatkan sejarah karena untuk pertama kalinya parlemen di Sumut dipimpin seorang perempuan.

Darmatasyiah kepada ANTARA mengaku sangat tidak menduga sebagian besar anggota dewan akan memilih dirinya dan bukan memilih Amas Muda Siregar. Ia bahkan sangat terharu dan sampai meneteskan air mata.

“Saya jelas tidak menyangka bakal terpilih. Ini adalah amanah yang sangat-sangat besar sekaligus berat bagi saya,” kata ketua KPPG Sumut itu.

Read the rest of this entry

Sambutan Gubernur Sumut Kurang “Menggigit” di DPRD

Standard

Medan, 15/4 – Kalangan anggota DPRD Sumatera Utara, menilai sambutan yang disampaikan Gubernur H. Syamsul Arifin, SE kurang “menggigit”, pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Sumut, Rabu.

Seperti disampaikan anggota Fraksi PAN DPRD Sumut, Rafriandi Nasution, usai rapat paripurna istimewa itu mengatakan pidato gubernur kurang “menggigit” dan tidak menyentuh program kerjanya yang telah dicapai.

Menurut dia, gubernur seharusnya juga menjelaskan pencapaian-pencapaian visi-misinya sekaligus target-target realistisnya.

“Tidak dijelaskan apa harapan gubernur untuk masa depan Sumut karena semua yang disampaikan hanya bersifat normatif,” katanya.

Rafriandi Nasution berpendapat, gubernur semestinya juga mengetengahkan pencapaian visi-misinya (rakyat tidak sakit, tidak bodoh, tidak lapar dan rakyat punya masa depan) dan tidak sekadar menyampaikan ajakan.

“Sebenarnya itu yang kita tunggu, yakni pencapaian visi-misi dan apa-apa saja yang sudah dicapai selama kepemimpinan gubernur dalam hampir setahun terakhir,” katanya.

Sebelumnya Syamsul Arifin mengajak masyarakat di daerah itu terus meningkatkan kematangan emosional dan spritual, sehingga sensitifitas emosional yang akhir-akhir ini cukup tinggi karena pemilu dapat diredam.

Ajakan itu disampaikan gubernur pada rapat paripurna istimewa DPRD Sumut dengan agenda peringatan hari jadi Provinsi Sumut ke-61 dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut, H. Hasbullah Hadi.

Pada kesempatan itu gubernur juga mengajak warganya mempertahankan situasi kondusif sekaligus menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat.

“Mari kita kembangkan kebersamaan, harmonisasi dan toleransi sebagai modal sosial masyarakat bersama pemerintah,” katanya.

Kepada jajaran birokrasi di daerah itu Syamsul Arifin meminta untuk terus bekerja keras, proaktif, menguasai bidang masing-masing dan melakukan terobosan-terobosan baru yang progresif.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Sumut mengadakan renungan sekaligus penilaian terhadap perkembangan dan kemajuan Sumut hingga kini.

“Melalui renungan terhadap sejarah pembentukan dan pendewasaannya, kita akan dapat memahami betapa gigihnya para pendahulu dan penggagas terbentuknya Provinsi Sumut dalam memperjuangkan dan memajukan daerah ini,” ujarnya.

Read the rest of this entry