Sambutan Gubernur Sumut Kurang “Menggigit” di DPRD

Standard

Medan, 15/4 – Kalangan anggota DPRD Sumatera Utara, menilai sambutan yang disampaikan Gubernur H. Syamsul Arifin, SE kurang “menggigit”, pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Sumut, Rabu.

Seperti disampaikan anggota Fraksi PAN DPRD Sumut, Rafriandi Nasution, usai rapat paripurna istimewa itu mengatakan pidato gubernur kurang “menggigit” dan tidak menyentuh program kerjanya yang telah dicapai.

Menurut dia, gubernur seharusnya juga menjelaskan pencapaian-pencapaian visi-misinya sekaligus target-target realistisnya.

“Tidak dijelaskan apa harapan gubernur untuk masa depan Sumut karena semua yang disampaikan hanya bersifat normatif,” katanya.

Rafriandi Nasution berpendapat, gubernur semestinya juga mengetengahkan pencapaian visi-misinya (rakyat tidak sakit, tidak bodoh, tidak lapar dan rakyat punya masa depan) dan tidak sekadar menyampaikan ajakan.

“Sebenarnya itu yang kita tunggu, yakni pencapaian visi-misi dan apa-apa saja yang sudah dicapai selama kepemimpinan gubernur dalam hampir setahun terakhir,” katanya.

Sebelumnya Syamsul Arifin mengajak masyarakat di daerah itu terus meningkatkan kematangan emosional dan spritual, sehingga sensitifitas emosional yang akhir-akhir ini cukup tinggi karena pemilu dapat diredam.

Ajakan itu disampaikan gubernur pada rapat paripurna istimewa DPRD Sumut dengan agenda peringatan hari jadi Provinsi Sumut ke-61 dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut, H. Hasbullah Hadi.

Pada kesempatan itu gubernur juga mengajak warganya mempertahankan situasi kondusif sekaligus menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat.

“Mari kita kembangkan kebersamaan, harmonisasi dan toleransi sebagai modal sosial masyarakat bersama pemerintah,” katanya.

Kepada jajaran birokrasi di daerah itu Syamsul Arifin meminta untuk terus bekerja keras, proaktif, menguasai bidang masing-masing dan melakukan terobosan-terobosan baru yang progresif.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Sumut mengadakan renungan sekaligus penilaian terhadap perkembangan dan kemajuan Sumut hingga kini.

“Melalui renungan terhadap sejarah pembentukan dan pendewasaannya, kita akan dapat memahami betapa gigihnya para pendahulu dan penggagas terbentuknya Provinsi Sumut dalam memperjuangkan dan memajukan daerah ini,” ujarnya.

(sumber ANTARA)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s