Sekretaris Jenderal PBB Kutuk Pidato Presiden Iran

Standard

Jenewa, 21/4 – Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Senin, mengutuk pidato Presiden Iran Mahmoud Ahamdinejad di “Durban Review Conference on Racism.

“Saya mencela penggunaan landasan ini oleh presiden Iran guna menuduh, memecah, dan bahkan menghasut,” kata Ban dalam satu pernyataan.

“Ini bertentangan dengan apa yang akan dicapai Konferensi ini. Ini membuat keadaan jadi tambah sulit guna menciptakan penyelesaian konstruktif bagi masalah rasisme yang sangat nyata,” kata Ban.

“Kita semua harus berpaling dari pesan semacam itu baik dalam bentuk maupun isi. Kita harus bergandeng tangan dan bekerja sama guna mewujudkan agenda yang konstruktif dan substantif guna memerangi rasisme, dikstriminasi rasial, orang yang benci pada orang lain dan tak-adanya toleransi,” katanya.

“Durban Review Conference”, yang dibuak Senin di Jenewa, adalah pertemuan lanjutan dari “World Conference agains Racism”, yang diselenggarakan pada 2001 di Durban, Afrika Selatan.

Dalam pidatonya pada konferensi itu, Presiden Iran tersebut merujuk kepada Israel sebagai rejim rasis yang paling kejam dan penuh penindasan di Palestina.

Ia juga mengatakan negara Yahudi diciptakan dengan dalih penderitaan orang Yahudi dalam Perang Dunia II.

Puluhan diplomat Eropa meninggalkan ruang pertemuan untuk memperlihatkan protes mereka saat Ahmadinejad menyampaikan pidatonya.

Amerika Serikat, Israel, Kanada, Australia dan beberapa negara lain Eropa sudah memilih untuk memboikot pertemuan itu bahkan sebelum koferensi tersebut dimulai akibat keprihatinan bahwa acara itu dapat digunakan sebagai forum guna mengecam Isarel.

Dalam pernyataan terpisah Senin, komisaris tinggi PBB urusan hak asasi manusia juga mengutuk pidato Ahmadinejad.

“Saya dengan tegas mencela pidato presiden Iran yang disampaikan sore ini di ‘Durban Review Conference against Racism’,” kata Navi Pillay.

“Saya mengutuk penggunaan forum PBB sebagai tribun politik. Saya sangat keberatan dengan ini,” katanya.

Namun ia kembali menyampaikan keberatan atas boikot beberapa negara terhadap konferensi itu.

(sumber ANTARA/Xinhua-OANA)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s