Daily Archives: April 22, 2009

Perunding Penting Israel Bagi Pembebasan Shalit Mundur

Standard

Jerusalem, 22/4 – Perunding senior Israel dalam pembicaraan yang ditengahi-Mesir dengan kelompok HAMAS mengenai pembebasan tentara Israel yang ditangkap mengundurkan diri Selasa, kata kantor PM Benyamin Netanyahu.

Perunding Ofer Dekel menjadi orang penting dalam upaya untuk membebaskan Gilad Shalit, tentara Israel yang ditangkap oleh gerilyawan Palestina yang menggunakan terorongan masuk ke Israel dari Jalur Gaza pada 2006.

HAMAS meminta pembebasan ratusan tawanan Palestina sebagai pertukaran bagi Shalit.

“Belum lama berselang, PM Benyamin Netanyahu bertemu dengan utusan khusus Ofer Dekel. Dekel telah meminta perdana menteri untuk membebaskannya dari jabatan itu,” kantor PM tersebut mengatakan dalam satu pernyataan.

Dekel telah minta mundur sebelumnya, tapi diminta oleh perdana menteri ketika itu Ehud Olmert untuk bertahan hingga setelah pemerintah Netanyahu dilantik pada akhir bulan lalu, kata pernyataan tersebut.

Kantor Netanyahu tidak mengatakan siapa yang akan menggantikan Dekel.

Dekel juga memelopori pertukaran tawanan tahun lalu dengan gerilyawan Lebanon, Hizbullah, untuk menemukan mayat dua tentara Israel.

Read the rest of this entry

Swiss Cela Reaksi Berlebihan Israel Terhadap Pembicaraan dengan Iran

Standard

Jenewa, 22/4 – Departemen Luar Negeri Swiss telah memanggil utusan Israel di Bern sebagai reaksi atas kecaman yang berlebihan para pejabat Israel terhadap pertemuan presiden Swiss-Iran, demikian laporan jaringan berita resmi Swissinfo Selasa.

Tindakan tersebut dilakukan menyusul keputusan Israel pada Senin guna memanggil duta besarnya di Bern untuk “berkonsultasi” menyusul pertemuan kepala negara Swiss dan Iran sebelum konferensi anti-rasisme PBB di Jenewa.

Departemen Luar Negeri Swiss mengatakan dalam satu pernyataan bahwa kementerian itu “mencela bahasa yang berlebihan yang digunakan dalam konteks ini oleh wakil Israel”.

Departemen tersebut menyatakan pemerintah Israel telah diberi tahu sebelumnya mengenai pertemuan antara Presiden Swiss Hans-Rudolf Merz dan timpalannya dari Iran Mahmoud Ahmadinejad. Oleh karena itu, kementerian tersebut terkejut dengan reaksi “dahsyat” dari para pejabat Israel.

Kedua kepala negara itu bertemu Ahad malam guna membahas hubungan bilateral, sebelum pembukaan UN Durban Review Conference di kota di Swiss barat, tempat Ahmadinejad berpidato pada Senin.

Sementara itu di ibukota Iran, Teheran, seorang anggota Majlis Iran, Selasa, memuji pidato Ahmadinejad di konferensi anti-rasisme yang ditaja PBB di Jenewa.

“Liputan langsung pidato Ahmadinejad dalam konferensi Durban II oleh media dunia Senin termasuk prestasi sangat besar Republik Islam Iran dalam memperlihatkan sikap anti-rasisme,” kata Wakil II Ketua Majlis Mohammad Reza Bahonar.

Ia menambahkan, “Reaksi marah rezim Zionis terhadap pernyataan Ahmadinejad adalah bukti nyata mengenai fakta ini”.

Bahonar menilai sebagai “tak diplomatis” tindakan oleh duta besar negara Eropa yang meninggalkan ruang konferensi.

Ia mengatakan, “Tindakan ini tidak penting. Malah, yang penting ialah ratusan pejabat tetap berada di ruang konferensi dan mendengarkan pidato Presiden(Iran Ahmadinejad, red) .”

Read the rest of this entry

Top Israeli Negotiator for Captured Soldier Resigns

Standard

JERUSALEM, April 22 – Israel’s senior negotiator in Egyptian-mediated talks with the Islamist group Hamas over the release of a captured Israeli soldier resigned on Tuesday, Prime Minister Benjamin Netanyahu’s office said.

Negotiator Ofer Dekel has been the point man in Israel’s efforts to free soldier Gilad Shalit, who was captured by Palestinian militants who tunnelled into Israel from the Gaza Strip in 2006.

Hamas has demanded the release of hundreds of Palestinian prisoners in exchange for Shalit.

“A short while ago, Prime Minister Benjamin Netanyahu met with special envoy Ofer Dekel. Dekel asked the prime minister to release him from the position,” the prime minister’s office said in a statement.

Dekel had asked to step down earlier, but was told by then-Prime Minister Ehud Olmert to stay on until after Netanyahu’s government was sworn in late last month, the statement said.

Netanyahu’s office did not say who would replace Dekel.

Dekel also spearheaded a prisoner swap last year with Lebanese Hezbollah guerrillas to recover the bodies of two Israeli soldiers.

Read the rest of this entry

Switzerland Deplores Israel’s Excessive Reaction to Iran Talks

Standard

Geneva, April 22 – The Swiss foreign ministry has summoned the Israeli representative to Bern in response to “excessive” criticism by Israeli officials of a Swiss-Iranian presidential meeting, the official Swissinfo news website reported Tuesday.

The move follows Israel’s decision on Monday to recall its ambassador to Bern for “consultations” following a meeting of the Swiss and Iranian heads of state ahead of the United Nations anti-racism conference in Geneva.

The Swiss foreign ministry said in a statement that it “deplores the excessive language used in this context by different Israeli representatives.”

The ministry said Israeli authorities had been informed in advance of the meeting between Swiss President Hans-Rudolf Merz and his Iranian counterpart Mahmoud Ahmadinejad. It was therefore surprised at the “virulent” reaction from Israeli officials.

The two heads of state met Sunday night to discuss bilateral ties, ahead of the opening of the UN Durban Review Conference in the western Swiss city where Ahmadinejad gave a speech on Monday. Enditem Meanwhile, an Iranian Majlis deputy here Tuesday hailed President Mahmoud Ahmadinejad’s speech at the UN-sponsored anti-racism conference in Geneva.

“The live coverage of Ahmadinejad’s speech at the Durban II conference by world media on Monday was among great achievements of the Islamic Republic of Iran in demonstrating anti-racism stance,” Second Vice-Speaker of Majlis Mohammad-Reza Bahonar said on Tuesday.

He added, “Angry reaction of the Zionist regime to Ahmadinejad’s remarks was a clear proof of this fact.”

Bahonar assessed as “undiplomatic” the move by ambassadors of European countries in walking out of the conference hall, saying, “This move was not important. Rather, it was important that hundreds of officials remained in the conference hall and heard the president’s speech.”

Read the rest of this entry