Daily Archives: April 28, 2009

Indonesia Targetkan 61 Emas Sea Games 2009

Standard

Semarang, 28/4 – Indonesia menargetkan meraih 61 medali emas, 24 perak, dan lima perunggu pada SEA Games yang berlangsung di Laos, Desember 2009, kata Ketua Program Atlet Andalan (PAL), Ahmad Sutjipto.

Ahmad Sutjipto pada Sosialisasi Keolahragaan Nasional (UU No,3/2005, Peraturan Pemerintah, dan Rancangan Perpres) yang diselenggarakan Kemenegpora dengan Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Selasa, mengatakan, dari target perolehan emas tersebut dengan kemungkinan gagal atau “margin error” sebesar 10 persen maka Indonesia mungkin mendapat 55 medali emas.

Padahal, kata dia, untuk bisa mencapai posisi yang aman diperingkat ketiga adalah harus mencapai 56 medali emas atau 15 persen dari total medali emas yang diperbutkan sekitar 377 keping. Maka kekurangan satu medali emas diharapkan dari 24 medali perak yang menjadi target Indonesia bisa berubah menjadi emas.

“Kalau kita bisa mendapatkan 56 medali emas maka posisi ketiga pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara sudah aman,” katanya menegaskan.

Ia menambahkan, pada SEA Games di Laos mendatang, Indonesia memang memasang target masuk peringkat tiga besar, sedangkan untuk Asian Games 2010 memasang target bisa masuk urutan ke-18.

Pada SEA Games 2007 ini, Indonesia berada pada urutan keempat di bawah Thailand sebagai juara umum, Malaysia, dan Vietnam dengan 56 medali emas, 58 perak, san 82 perunggu. Peringkat ini lebih baik dibandingkan SEA Games 2005 yang berada pada urutan kelima.

Ia menambahkan, PAL dibentuk oleh Kemengpora dalam rangka melaksanakan tugas, kewajiban, dan wewenangnya sesuai yang diatur dalam UU No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional terutama pasal 12, 13, 21, 22, dan 32.

Kedudukan PAL dalam sistem bangunan olahraga berada pada posisi puncak. PAL merupakan program yang khusus menanganti atlet andalan, yaitu atlet yang telah membuktikan diri dalam prestasi di berbagai ajang internasional.

Total atlet PAL 2008-2009 ini sebanyak 229 atlet yang terdiri dari 52 atlet utama (23 putra dan 29 putri), 94 atlet madya (65 atlet putra dan 29 atlet putri), serta 82 atlet pratama (36 atlet putra dan 46 atlet putri).

Rencana PAL sampai 2010 adalah skuad atlet utama 75 orang, atlet madya 100 orang, pratama 125 atlet dengan atlet cadangan 300 orang sehingga jumlah keseluruhan 600atlet. Pada tahun 2011, atlet cadangan ini harus sudah mencapai kualifikasi skuad sehingga untuk mengawaki 445 nomor yang dipertandingkan pada SEA Games 2011 tersedia 600 atlet.

Read the rest of this entry

Produksi Minyak 2009 Sudah Dekati Target

Standard

Medan, 27/4 – Realisasi produksi dan lifting minyak nasional sudah 958 ribu barel per hari atau mendekati target sebanyak 960 ribu barel per hari.

“Peningkatan produksi dan lifiting itu menggembirakan karena itu berarti penerimaan negara dari minyak semakin besar,” kata Kadiv Humas, Sekuriti, Formalitas dan Perwakilan BP Migas, Amir Hamzah, di sela-sela kegiatan Edukasi Industri Hulu Migas Bagi Wartawan Sumut dan NAD di Medan, Senin.

Menurut dia, realisasi lifting minyak tahun lalu juga sudah di atas target yaitu mencapai 936 ribu barel per hari dari target 927 ribu barel per hari.

Kenaikan produksi, katanya dipicu oleh terusnya diberlakukan eksplorasi dan eksploitasi di berbagai lokasi yang diperkirakan memiliki kandungan minyak.

Dia menjelaskan, pada akhir 2008 terdapat 64 wilayah kerja produksi dan 139 wilayah kerja eksplorasi setelah tahun itu jumlah kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) bertambah 41 kontrak dimana terdiri dari 34 kontrak production sharing control (PSC) dan tujuh kontrak gas, metan dan batubara (GMB).

Menjawab pertanyaan tentang kenapa Indonesia masih terus mengimpor bahan bakar minyak (BBM), Amir Hamzah menyebutkan itu terjadi karena kebutuhan yang masih lebih tinggi daripada produksi itu sendiri.

Deputi Umum BP Migas, Hardiono menambahkan, kebutuhan BBM mencapai 1,3 juta barel per hari, sementara dari produksi yang sebanyak 960 ribu barel per hari itu juga tidak bisa diolah seluruhnya di dalam negeri sehingga minyak mentah itu terpaksa dijual ke luar negeri.

Minyak yang bisa diolah di dalam negri, katanya, hanya 800 ribu barel per hari sehingga untuk menutupi kebutuhan dalam negeri itu, pemerintah harus mengimpor 500 ribu barel per hari.

Read the rest of this entry