Obama Bertemu Peres ditengah Perbedaan AS-Israel

Standard

Washington, 6/5 – Presiden AS Barack Obama bertemu dengan timpalannya dari Israel Presiden Shimon Peres di Gedung Puti, Selasa, dan kedua pihak memusatkan perhatian pada kerja sama bilateral serta proses perdamaian Timur Tengah, yang macet, demikian pernyataan Gedung Putih.

“Kedua presiden bertukar pandangan mengenai peluang dan tantangan, termasuk kelanjutan perdamaian menyeluruh di Timur Tengah dan program nuklir Iran,” kata Gedung Putih dalam pernyataan yang sangat singkat setelah pertemuan tertutup tersebut.

Obama sangat menantikan pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhir bulan ini, kata pernyataan itu.

Selain Netanyahu, maka Obama telah mengundang para pemimpin Palestina dan Mesir untuk mengunjungi Gedung Putih dalam beberapa pekan ke depan guna membahas proses perdamaian Timur Tengah.

Selama berada di Washington, Peres menghadiri konvensi tahunan American-Israel Public Arrairs Committee, lobi pro-Israel.

Peres, yang jabatannya lerbih bersifat seremonial dan merupakan pejabat tinggi Israel yang bertemu Obama sejak pelantikannya pada Januari, mengunjungi Gedung Putih beberapa pekan sebelum Netanyahu dijadwal berkunjung ke Washington.

Ia mengatakan Netanyahu telah menandatangani komitmen “peta jalan”, dukungan AS, ketika ditanya oleh wartawan mengenai kegagalan pemerintah baru Israel sejauh ini guna mensahkan penyelesaian dua negara dengan Palestina.

Politikus kawakan Israel tersebut juga mengatakan “yang paling baik” ialah jika upaya Obama guna melibatkan Iran membuahkan hasil, kendati ada kecurigaan di dalam pemerintah baru Israel mengenai pendekatan itu.

“Netanyahu mengatakan ia akan mematuhi semua komitmen pemerintah terdahulu,” kata Peres kepada wartawan setelah ia keluar dari pertemuan tertutup dengan Obama.

“Pemerintah terdahulu menerima baik peta jalan tersebut –di dalam peta jalan anda akan menemukan sikap ke arah penyelesaian dua negara”.

Peres menyatakan Netanyahu telah mengatakan ia siap “berunding segera, kemudian ia mengatakan ia tak bermaksud memerintah rakyat Palestina”.

Mengenai Iran, Peres mengatakan, “jika salah satu pilihan presiden ialah berusaha terlibat, kami akan menjadi pendukung. Jika itu berhasil, itu dapat menjadi yang terbaik”.

Netanyahu sejauh ini telah menolak untuk secara terbuka mensahkan pembentukan negara Palestina, dan telah berkeras untuk memusatkan upaya dalam memperkokoh ekonomi Bang Dunia sebelum terlibat dalam perundingan status akhir.

Namun pemerintah Obama tetap memusatkan perhatian pada penyelesaian dua negara dan dilanjutkannya pembicaraan perdamaian.

(sumber ANTARA/Xinhua-OANA/AFP)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s