Untuk pLettonic

Standard

ku teringat hati yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta?
perjalanan sunyi engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta

Special Thanks for Letto untuk lagu Sebelum Cahaya. Lagu dengan lirik sederhana namun syahdu.

Dalam Blog seorang teman, saya pernah membaca postingan tentang Tafsir Lagu Sebelum Cahaya. Dikutip dari milis ikamni_smada@yahoogroups.com disebutkan bahwa lagu Sebelum Cahaya ini mengajak kita untuk menegakkan Sholat Malam. Benarkah demikian?

Saat Cinta ditanya, kemana kau pergi? Ternyata Cinta mengambil Air Wudhu. Perjalanan Sunyi untuk menegakkan Sholat Malam memang tidaklah mudah. Cinta harus menguatkan hati untuk menempuhnya sendirian. Hanya sendiri tatkala hati-hati yang lain masih bertabur mimpi. Terlelap. Terlena oleh dinginnya malam.

Hanya embun pagi yang sudi menemani Cinta katkala menegakkan Sholat Malam. Menemani di sepertiga malam akhir hingga sebelum terbit Cahaya Mentari. Barisan akhir lirik lagu ini semakin menegaskan bahwa siapa yang punya tekad kuat untuk menegakkan Sholat Malam merupakan orang-orang yang selalu memegang teguh janjinya terhadap Allah. Janji bahwa dia akan selalu menjadikan Allah sebagai Ilah dalam hidupnya.

Apakah benar demikian Tafsir liriknya? Silakan tanyakan langsung ke yang bikin lagu ya. Namun sebagai seorang pLettonic, saya sangat bangga lantaran Mas Sabrang Mowo Damar Panuluh dan Mas Cornel serta Mas-mas Letto lainnya sudah sangat apik membuat lagu ini. Lagu yang sangat indah untuk diresapi liriknya apalagi jikalau diamalkan Sholat Malamnya.

Temans and Sedulurs jangan takut, walaupun saya mengaku sebagai pLettonic, dari lubuk hati yang paling dalam saya tetaplah Turunan ABRI (Anak Buah Rhoma Irama). Hidup Bang Haji! Hidup Soneta! Mirasantika No Way!

DMMS - Letto

Quod Erat Demonstrandum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s