Tag Archives: as

Presiden Bashar Minta AS Bicara dengan Hamas, Hizbullah

Standard

Paris, 4/5 – Presiden Suriah Bashar al-Assad meminta AS, Ahad, mengulurkan tangan kepada kelompok garis keras HAMAS dan Hizbullah sebagai bagian dari pencarian akan perdamaian Timur Tengah, dalam wawancara dengan televisi Prancis.

Ketika berbicara pada Prancis, Bashar menyambut baik apa yang ia katakan sebagai keinginan baru di Washington untuk mendengarkan pendapat Suriah sejak Presiden Barack Obama berkuasa, dan mengatakan Damaskus siap untuk membantu memerantarai kontak dengan kelompok-kelompok itu.

AS menganggap Hizbullah di Lebanon dan kelompok Palestina HAMAS sebagai gerakan teroris, dan tidak mengakui mereka, sikap yang dikatakan Bashar bertolak-belakang jika Washington ingin mengusahakan perdamian regional.

“Saya pikir masalah itu ada pada pemerintah sebelumnya,” kata Bashar, yang mengeritik bekas presiden AS George W. Bush dan menyambut baik keputusan Obama untuk mengirim utusan guna membuka pembicaraan percobaan dengan Suriah.

“Saya pikir jika anda ingin memecahkan masalah, anda tidak dapat mengatakan, ‘Ini baik dan ini buruk, ini kejahatan dan ini demokratis, ini hak asasi manusia dan ini bukan politik’,” katanya.

“Politik adalah ketika anda menghadapi realitas. Ketika anda menghadapi pihak-pihak yang berpengaruh untuk mempengaruhi dengan cara yang positif atau negatif,” katanya. Ia meminta AS untuk berbicara dengan Iran dan kelompok garis keras lain.

“HAMAS memiliki pengaruh dan anda tidak dapat mengabaikan mereka. Anda tidak dapat mencapai perdamaian sementara HAMAS berada di luar perdamaian atau menentang perdamaian,” katanya. Ditambahkannya bahwa hal yang sama pantas untuk Hizbullah.

Bashar menyerukan pembicaraan “langsung atau tidak langsung” antara Washington dan HAMAS dan menambahkan, “Ketika mereka ingin mendapat bantuan dengan pihak-pihak itu, hubungan langsung atau tidak langsung dengan Suriah, dan mungkin langsung, kami siap untuk membantu.”

Pekan lalu, Menlu AS Hillary Clinton mengatakan ia telah mengirim dua diplomat ke Suriah, tapi Washington masih berhati-hati dalam hubungannya dengan pemerintah yang memiliki hubungan dekat dengan Iran dan kelompok-kelompok garis keras bersenjata.

Read the rest of this entry

Utusan AS Mitchell di Saudi Temui Raja

Standard

Riyadh, 20/4 – Utusan khusus AS George Mitchell terbang ke Arab Saudi Minggu untuk membicarakan upaya damai Timur Tengah dengan Raja Abdullah, beberapa pejabat AS mengatakan.

Mitchell dijadwalkan untuk bertemu dengan Abdullah, Menteri Luar Negeri Pangeran Saud al-Faisal dan kemungkinan beberapa pejabat penting yang lain, seorang jurubicara kedutaan besar AS mengatakan.

Ia tiba di Riyadh setelah berhenti di Israel, wilayah Palestina dan Mesir, tempat ia menekankan dukungan AS pada solusi dua-negara bagi konflik Israel-Palestina yang telah berusia beberapa dasawarsa.

Riyadh juga menyokong solusi dua-negara dengan Prakarsa Perdamaian Arabnya 2002, yang menawari Israel pengakuan Arab sebagai pertukaran bagi pembentukan negara Palestina berdasarkan pada penarikan Israel dari tanah yang didudukinya.

Memulai upaya Presiden AS Barack Obama untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai, Mitchell mengatakan di Kairo, Sabtu, bahwa Washington akan mendesakkan “energi besar” untuk mengejar penyelesaian dua negara.

“Telah menjadi kebijakan AS selama banyak tahun bahwa penyelesaian bagi konflik Israel-Palestina terletak pada solusi dua-negara,” ia mengatakan pada wartawan setelah pertemuan dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

Awal pekan ini, Mitchell bertemu dengan PM Israel Benyamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas. Namun pesannya disambut dengan skeptisisme oleh sejumlah pejabat dalam kabinet Netanyahu.

“Dalam keadaan sekarang ini, orang harus bekerja bukan untuk dua negara bagi dua rakyat, tapi untuk dua ekonomi bagi dua rakyat,” kata Menteri dalam Negeri Israel Eli Yishai.

PM Netanyahu sendiri belum pernah menyatakan dukungannya pada solusi dua-negara, yang mana AS membayangkan Israel akan hidup dengan aman di samping negara Palestina.

Di Ramallah, Tepi Barat, Jumat, Mitchell mengatakan AS ingin prakarsa perdamaian Arab akan menjadi bagian dari upaya untuk mencapai solusi dua-negara tersebut. Prakarsa itu selain menawarkan hubungan normal dengan Israel, juga minta tiga hal sebagai pertukarannya, yakni penarikan penuh dari tanah yang Israel rebut dalam perang Timur Tengah 1967 (Tepi Barat termasuk Jerusalem Timur, Dataran Tinggi Golan Suriah dan Jalur Gaza), pembentukan negara Palestina dan “solusi yang adil” bagi pengungsi Palestina.

Pendahulu Netanyahu, Ehud Olmert, mengatakan ia melihat hal-hal positif dalam prakarsa perdamaian Arab itu. Namun Israel menentang kembalinya pengungsi Palestina ke rumah mereka, yang telah jadi negara Yahudi, dan ingin mempertahankan blok-blok permukiman besar Yahudi di Tepi Barat.

Read the rest of this entry

Sersan AS Dihukum Seumur Hidup Karena Pembunuhan di Irak

Standard

Berlin, 31/3 – Seorang sersan militer AS telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena bagiannya dalam pembunuhan empat tahanan Irak di Baghdad, militer mengatakan, Senin.

Sersan Satu Joseph Mayo, 27, mengaku bersalah atas tuduhan “berkonspirasi untuk melakukan pembunuhan yang direncanakan” di sebuah pengadilan perang di Vilseck, Jerman, dan juga telah dipecat dengan tidak hormat, militer mengatakan dalam satu pernyataan.

Pengadilan perang itu berlangsung di Jerman, tempat unitnya bermarkas dan tempat AS memiliki salah satu pusat logistik dan angkutan militer terbesarnya.

Dalam pembelaannya, Mayo setuju untuk memberikan kesaksian pada pengadilan yang akan datang dari Sersan Kepala John Hatley, tentara AS lainnya yang dikenali oleh sejumlah saksi sebagai telah mengambil bagian dalam pembunuhan para tawanan yang tak bersenjata itu, yang ditemukan terikat tanggannya, ditutup matanya dan ditembak mati dekat sebuah terusan di Baghdad pada 2007.

Tiga tentara telah dihukum karena kejahatan terkait dengan insiden itu.

Read the rest of this entry

Utusan Mesir di AS Untuk Perlunak Sikap Terhadap Hamas

Standard

Kairo, 18/3 – Mesir telah mengirim seorang pejabat senior ke Washington guna mengusahakan pengendoran syarat-syarat AS pada Hamas untuk bergabung dengan pemerintah Palestina yang diakui secara internasional.

Kepala intelijen Omar Suleiman, orang yang ditunjuk Mesir untuk urusan Israel-Palestina, berada di Washington, Selasa, di tengah pembicaraan rekonsiliasi Palestina yang goyah di Kairo.

Para utusan senior dari gerakan Islam Hamas, kelompok Fatah pimpinan presiden Palestina Mahmud Abbas yang didukung Barat dan kelompok lainnya telah mulai bekerja delapan hari lalu dalam beberapa komisi yang dibentuk untuk memecahkan masalah mereka.

Fatah dan Hamas telah terbagi dengan sengit sejak Hamas, yang menang dengan suara mayoritas dalam pemilihan parlemen 2006, merebut Jalur Gaza dalam sepekan pertempuran mematikan pada Juni 2007, sehingga wewenang Abbas terbatas di Tepi Barat.

“Mesir sedang melakukan upaya dengan sejumlah pihak asing, khususnya pemerintah AS, untuk memperoleh perjanjian guna mencapai formula kompromis yang akan diterima Hamas dan masyarakat internasional,” utusan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina Kayed al-Ghoul mengatakan.

Menlu Mesir Ahmed Abul Gheit sekarang ini juga di Brussels untuk berbicara dengan para pejabat termasuk kepala kebijakan Uni Eropa Javier Solana.

Kuartet Timur Tengah — yang terdiri atas AS, Uni Eropa dan juga PBB dan Rusia — mensyaratkan hubungan dengan Hamas berdasar pada pengakuannya atas Israel dan komitmenya pada perjanjian Palestina-Israel pada masa lalu.

Hamas, dan beberapa kelompok Palestina yang lebih kecil, mengatakan syarat-syarat kuartet itu tak dapat diterima.

Read the rest of this entry

AS Akan Undang Iran Pada Konferensi Afghanistan

Standard

Brussel, 6/3 – Dalam sebuah perubahan besar kebijakan Amerika, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengumumkan, Kamis, AS akan mengundang Iran untuk menghadiri sebuah konferensi internasional mengenai Afghanistan yang direncanakan berlangsung akhir bulan ini.

“Jika kami mengadakan pertemuan semacam itu, diharapkan Iran akan diundang sebagai negara tetangga Afghanistan,” kata Hillary pada jumpa pers di Brussel setelah pertemuan tingkat menteri luar negeri NATO.

Hillary mengusulkan agar konferensi itu, yang akan melibatkan negara-negara tetangga Afghanistan yang mencakup Pakistan dan pemain utama lain, berlangung pada 31 Maret.

Menurut menteri AS itu, pertemuan tersebut merupakan sebuah cara untuk membawa semua pihak yang berkepentingan melakukan pembicaraan bersama.

Read the rest of this entry

Jalili: AS, Barat Tak Sadari Kenyataan Regional

Standard

Teheran, 6/3 – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Saeed Jalili menyelenggarakan pembicaraan terpisah dengan ketua parlemen Lebanon dan Senat Afghanistan mengenai masalah Palestina dan perkembangan regional.

Pertemuan itu diselenggarakan di sisi Konferensi Internasional Ke-4 untuk Mendukung Palestina, Contoh Perlawanan, dan Gaza Korban Kejahatan Perang, yang dimulai di ibukota Iran, Teheran, 4 Maret.

Dalam pertemuannya dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, Jalili mengatakan, “Perlawanan Islam di Lebanon dipandang sebagai tunas pohon yang menguntungkan yang tumbuh dan menyebarkan akarnya di bawah kondisi sulit. Tunas itu sekarang telah berubah jadi pohon kuat di seluruh wilayah ini dan mengganggu semua perhitungan politik serta militer rezim Zionis dan sekutu Barat-nya”.

“Karena Presiden baru AS (Barack Obama, red) memangku jabatan dengan motto perubahan, kita mesti menunggu dan melihat perkembangan politik masa depan di wilayah ini guna menilai pernyataannya,” kata Jalili.

Dalam pertemuan lain denan Ketua Senat (Majelis Tetua) Afghanistan Sibghatullah Mojaddedi, Jalili mengatakan AS dan negara Barat tak mengetahui cara menangani masalah Afghanistan akibat kekurangan mereka akan pengetahuan dan pemahaman mengenai kenyataan di wilayah itu.

Afghanistan adalah negara dengan rakyat yang pemberani dan ulet, yang tak pernah menyerah pada kolonialisme, katanya.

“Seandainya saja mereka telah mengirim traktor dan bukan tank ke Afghanistan, situasi di negeri itu pasti telah membaik,” ia menegaskan.

Sementara itu, Mojaddedi menyampaikan terima kasih kepada Republik Islam Iran atas dukungannya bagi rakyat Afghanistan selama perang dan masa perang dan mengatakan hubungan yang ada antara kedua negara sangat dalam dan bersahabat.

Sementara itu pejabat Palestina yang bertanggung-jawab atas Hubungan Luar Negeri di Departemen Politik Front Rakyat bagi Pembebasan Palestina berterima kasih kepada Iran karena menyelenggarakan Konferensi untuk Mendukung Palestina.

“Kami jelas memerlukan konferensi seperti ini guna mendukung rakyat Palestina,” kata Abu Khalil di sisi konferensi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Iran atas dukungan luar biasanya bagi masalah Palestina,” katanya.

Ketika diminta mengomentari pernyataan seorang pemimpin Arab yang menyeru Iran agar menyingkir dari masalah Palestina, ia mengatakan para pemimpin Arab telah berdiam diri selama 60 tahun terakhir dan sekarang Iran mendukung Palestina, lalu mereka mengatakan Palestina adalah masalah Arab.

Ia mengatakan para pemimpin Arab tak memiliki keberanian untuk mengatakan “tidak” kepada Israel.

Read the rest of this entry

Iran Kecam AS Soal Program Nuklirnya

Standard

PBB, New York, 27/2- Iran, Kamis, mengecam pernyataan AS mengenai program nuklirnya dan dugaan keterlibatan Iran dalam aksi teror, dan menyebut tuduhan semacam itu sebagai tak berdasar dan tak masuk akal.

Dalam surat yang diserahkan kepada Presiden Dewan Keamanan PBB, wakil tetap Iran untuk PBB Mohammad Khazaee mengatakan, “Sayangnya Dewan Keamanan kembali mendengar tuduhan tanpa dasar terhadap Republik Islam Iran dari utusan Amerika Serikat dalam pertemuan Dewan hari ini mengenai Irak.”

Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice mengatakan pemerintah baru AS akan berusaha mengakhiri ambisi nuklir Iran dan dukungannya bagi terorisme. Komentar pada akhir pertemuan pembukaan Dewan Keamanan PBB itu mengenai Irak segera mengundang kecaman Kamis dari Duta Besar Iran di PBB.

“Kendati ada tuduhan yang disampaikan oleh utusan AS, program nuklir Iran telah, sedang dan akan tetap mutlak bertujuan damai dan Iran tak pernah berusaha atau takkan berusaha memiliki senjata nuklir,” demikian antara lain isi surat tersebut.

“Sayangnya, sekali lagi, kita mendengar tuduhan tanpa dasar, tidak benar, dan tak dapat disahkan dan sia-sia yang diulangi oleh pemerintah terdahulu AS,” kata surat itu.

Iran meminta Duta Besar Jepang di PBB Yukio Takasu, yang memangku jabatan Presiden Dewan Keamanan untuk bulan Februari, agar membagikan surat tersebut sebagai dokumen Dewan Keamanan “karena format apa pertemuan (dewan) tersebut tak memungkinkan delegasi saya membuat pernyataan dalam pertemuan dewan”, katanya.

“Tuduhan yang diajukan terhadap Iran mengenai terorisme juga sama tak berdasar dan tak masuk akalnya,” kata surat itu. “Sebagai korban terorisme, kami sejak dulu selalu mengutuk terorisme dalam segala aspek dan perwujudannya.”

“Daripada mengajukan tuduhan terhadap yang lain, Amerika Serikat sebaiknya melakukan tindakan nyata dan berarti dalam memperbaiki kebijakan keliru masa lalu dan praktek yang bertentangan dengan negara lain, termasuk Republik Islam Iran,” katanya.

Rice mengeluarkan pernyataan mengenai Iran dalam pertemuan terbuka Dewan Keamanan soal Irak, dan mengatakan komitmen lama AS bagi Irak dan pengurangi kehadiran militer AS di sana harus difahami “dalam konteks regional yang lebih luas”, yang meliputi Afghanistan, Timur Tengah dan Iran.

Amerika Serikat “akan berusaha mengakhiri ambisi Iran untuk memperoleh kemampun nuklir gelap dan dukungannya bagi terorisme”, kata Rice. Ia menyatakan Amerika Serikat akan bertujuan mendorong Iran dan Suriah agar menjadi “pelaku regional yang konstruktif”.

Komentar wakil AS tersebut dikeluarkan saat pemerintah Presiden Barack Obama sedang mengkaji kebijakan AS ke arah Iran.

Read the rest of this entry

Kedubes AS Bakal Didemo Massa HTI

Standard

Jakarta, 16/2 – Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, akan disambangi pengunjuk rasa dari ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Senin pagi, kelompok massa yang berunjuk rasa di depan Kedubes AS itu akan memulai aksinya pada sekitar pukul 13.00 WIB.

HTI sendiri pada akhir Januari 2009 juga pernah berdemo di depan Kedubes AS untuk mengecam kebijakan Amerika Serikat dibawah Presiden Barack Obama yang masih melakukan operasi militer di Afghanistan.

Kali ini, ormas tersebut akan menggelar aksi untuk memprotes rencana kedatangan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton ke Indonesia.

Aksi protes itu dilakukan karena HTI menganggap bahwa kedatangan Menlu AS adalah salah satu upaya untuk mendesakkan sejumlah kebijakan luar negeri AS untuk kepentingan hegemoni negara adidaya tersebut di tingkat internasional.

Ratusan anggota dan simpatisan HTI diperkirakan akan mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.

Untuk itu, para pengguna jalan raya diimbau agar bisa menggunakan jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan yang timbul akibat demo tersebut.

Selain aksi demo di depan Kedubes AS, unjuk rasa lainnya tercatat akan dilakukan di depan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, terdapat pula kelompok massa yang akan melaksanakan aksi demonstrasi di depan Komplek Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada sekitar pukul 12.00 WIB.

Read the rest of this entry

Iran Ingin Berunding Dengan AS Atas Dasar Saling Menghormati

Standard

Teheran, 11/2 – Iran, Rabu menegaskan kembali keinginannya untuk berunding dengan pemerintah baru AS pimpinan Presiden Barack Obama atas dasar saling menghormati dan jujur.

“Untuk mencegah satu prakeputusan, kami rasa Tuan Obama harus diberikan kesempatan ini. Kami tidak ingin Obama melepaskan kesempatan ini,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Hassan Ghashghavi kepada wartawan.

Akan tetapi Ghasghavi menegaskan bahwa setiap dialog harus didasarkan pada kondisi “saling menghormati dan jujur.”

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Selasa mengatakan bahwa Teheran siap berunding dengan Washington jika ada saling menghormati dan persamaan hak antara dua negara yang bermusuhan itu, yang tidak memiliki hubungan diplomatik hampir tiga dasawarsa itu.

Ahmadinejad mengeluarkan pernyataannya dalam pidato yang memperingati ulangtahun ke30 revolusi Islam,sehari setelah Obama mengatakan pemerintah AS siap berunding “tatap muka” dengan Iran pada bulan-bulan mendatang.

Hubungan antara Iran dan AS tegang menyangkut program nuklir Iran yang kontroversial yang Barat duga adalah menyembunyikan satu program senjata nuklir rahasia. Teheran membantah tuduhan itu.

Read the rest of this entry