Tag Archives: baghdad

Ahmadinejad: Tak Ada Batas Bagi Perluasan Kerja Sama Teheran-Baghdad

Standard

Teheran, 28/2 – Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan di Teheran, Jumat, Iran memandang tak ada batas bagi kerja sama dengan Baghdad.

Ketika memberi sambutan dalam pertemuan konsultasi pejabat senior Irak dan Iran, yang dimulai segera setelah penyambutan resmi Presiden Irak Jalal Talabani, Presiden Ahmadinejad berkata, “Hari ini, bangsa Irak melakukan tindakan penting, satu langkah lagi untuk mewujudkan keamanan dan kemajuan.”

Ia mengatakan perluasan kerja sama di kalangan negara regional dalam berbagai sektor, khususnya ekonomi, menjadi kepentingan utama mengingat kondisi global yang sedang terjadi saat ini.

“Kerja sama segi empat antara Iran, Irak, Turki dan Suriah sangat penting dan merupakan pilar dasar bagi peningkatan persaudaraan dan keamanan yang berkelanjutan,” kata Ahmadinejad.

Presiden Iran dan Irak itu, dalam pertemuan tersebut, menggaris-bawahi perluasan besar hubungan dan kerja sama timbal-balik, dan mengatakan ada dasar yang cocok bagi kerja sama di bidang politik, budaya, militer, keamanan, pendidikan tinggi, energi, komersial, perumahan dan angkutan.

Talabani mengatakan hubungan politik, keamanan, militer dan budaya dan kerjasama antara Iran dan Irak mesti didorong ke tingkat paling tinggi yang mungkin dicapai.

“Tak ada penghalang di jalan perluasan hubungan bilateral,” kata Talabani. Ia menambahkan ada kemudahan dan potensi bagi perluasan maksimal hubungan Teheran-Baghdad sejalan dengan kepentingan bangsa mereka.

Read the rest of this entry

Ahmadinejad: No Limit for Tehran-Bagdhad Cooperation Expansion

Standard

Tehran, Feb 28 President Mahmoud Ahmadinejad said here Friday that Tehran considers no limit for expansion of cooperation with Baghdad.

Addressing Iranian and Iraqi senior officials? consultation meeting, which started immediately after official welcoming of Iraqi President Jalal Talabani, President Ahmadinejad said, “Today, Iraqi nation takes important steps one after another for guaranteeing security and progress.”

He said expansion of cooperation among regional states in different sectors, economic domain in particular, is of prime importance regarding ongoing global conditions.

“Quadrilateral cooperation among Iran, Iraq, Turkey and Syria is of extreme significance and basic pillar of sustainable security and promotion of fraternity,” added Ahmadinejad.

The Iranian and Iraqi presidents in the meeting underlined all-out expansion of mutual cooperation and relations, saying there are proper grounds available for cooperation in the fields of politics, culture, military, security, higher education, energy, commerce, housing and transportation.

Talabani said political, security, military and cultural relations and cooperation between Iran and Iraq should be upgraded to the highest possible level.

“There is no impediment on the way of expansion of bilateral ties,” said Talabani, adding that there are facilities and potential for maximum expansion of Tehran-Baghdad relations in line with interests of their nations.

Read the rest of this entry

British Foreign Minister Visits Iraq

Standard

Baghdad, February 27 – Britain’s Foreign Secretary David Miliband flew in to Baghdad on Thursday on a previously unannounced visit ahead of a July pullout of British troops from Iraq, a British embassy official said.

The official told AFP that Miliband was to meet Prime Minister Nuri al-Maliki, Foreign Minister Hoshyar Zebari and Iraq’s two vice presidents as President Jalal Talabani is abroad.

Amid a flurry of diplomacy in Baghdad at a time of improved security in the war-battered country, Miliband’s comes a week after his German counterpart Frank-Walter Steinmeier travelled to Iraq.

Iraqi leaders, since a historic visit by French President Nicolas Sarkozy earlier this month, have issued an open invitation for foreign companies to return and invest in the oil-rich state.

Miliband, who last visited Iraq in April 2008, was to meet British troops in the southern province of Basra and also the newly-elected provincial council members on Friday, the embassy official said.

Read the rest of this entry

Menlu Inggris Kunjungi Irak

Standard

Baghdad, 27/2 – Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband tiba dengan pesawat terbang di Baghdad, Kamis, dalam kunjungan yang tidak diumumkan sebelumnya, menjelang penarikan pasukan Inggris dari Irak pada Juli, kata seorang pejabat kedutaan besar Inggris.

Pejabat itu mengatakan kepada AFP, Miliband akan bertemu dengan Perdana Menteri Nuri al-Maliki, Menteri Luar Negeri Hoshyar Zebari dan dua wakil presiden Irak, sementara Presiden Irak Jalal Talabani sedang melakukan kunjungan ke luar negeri.

Miliband datang sepekan setelah Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier mengunjungi Irak. Kunjungan-kunjungan itu dilakukan di tengah gencarnya diplomasi di Baghdad ketika keamanan meningkat di negara yang dilanda perang itu.

Para pemimpin Irak, sejak kunjungan bersejarah Presiden Perancis Nicolas Sarkozy sebelumnya bulan ini, telah mengeluarkan undangan terbuka bagi perusahaan-perusahaan asing agar kembali dan berinvestasi di negara yang kaya minyak itu.

Miliband, yang terakhir kali mengujungi Irak pada April 2008, dijadwalkan menemui pasukan Inggris di provinsi Basra, Irak selatan, dan juga anggota-anggota dewan provoinsi yang baru terpilih, pada Jumat, kata pejabat kedutaan besar itu.

Read the rest of this entry

Parlemen Irak Pilih Ketua Baru, Setelah Mashhadani Mundur

Standard

Baghdad, 19/2 – Para anggota parlemen Irak memberikan suara mereka dalam pemilihan rahasia, Rabu, untuk menetapkan ketua parlemen yang baru, dengan lima calon Arab Sunni dalam pertarungan itu karena persaingan politik.

Jabatan itu telah kosong selama hampir dua bulan sejak Mahmud Mashhadani, seorang Arab Sunni yang senang berbicara terus-terang dalam sistim politik yang didominasi-Syiah di Irak, mundur sebagai ketua parlemen pada 23 Desember tahun lalu.

Iyas al-Samarrai, seorang lawan Perdana Menteri Nuri al-Maliki yang berasal dari Muslim Syiah, merupakan calon terkuat dalam pemilihan itu, kata beberapa sumber parlemen setelah pemilihan yang dipercepat tersebut.

“Kami mengharapkan untuk mencapai perjanjian di antara kelompok-kelompok di parlemen mengenai calon tunggal, tapi Front Kerukunan Nasional (kelompok Sunni penting) kesulitan memilih satu calon,” Wakil Ketua Parlemen Khalid al-Attiya mengatakan.

“Jadi kami memutuskan untuk membiarkan mereka yang ingin mencalonkan diri untuk melakukannya.”

Read the rest of this entry

Iraq Votes for New Speaker

Standard

BAGHDAD, Feb 19, 2009 – Iraqi lawmakers were voting in a secret ballot on Wednesday to choose a new parliamentary speaker, with five Sunni Arab candidates in the race because of political rivalries.

The post has been vacant for nearly two months since Mahmud Mashhadani, an outspoken Sunni Arab in Iraq’s Shiite-dominated political system, quit as speaker on December 23.

Iyad al-Samarrai, an opponent of Shiite Prime Minister Nuri al-Maliki, was the front-runner, parliamentary sources said after early voting.

“We had hoped to reach an accord between the parliamentary factions on a single candidate but the National Concord Front (the main Sunni grouping) had difficulty choosing one,” deputy speaker Khalid al-Attiya said.

“So we decided to let those who wanted to stand to do so.”

The winner must secure an absolute majority of 138 votes. If there is no outright winner, a run-off will be held on Thursday betweeen the two top candidates.

A total of 225 MPs were present in the 275-member chamber for the vote.

Under Iraq’s complex political rules, Sunnis have the right to nominate the speaker but bitter infighting within the National Concord Front has seen them unable to agree on the best candidate.

The impasse has been a blow to Iraq’s fledgling democracy, which without a speaker can not debate or approve a new budget and oil laws seen as key to rebuilding the war-battered country.

Mashhadani resigned after Kurdish and Shiite MPs clamoured for him to go because he had insulted some deputies as “sons of dogs” in fierce debates about the Iraqi journalist who threw his shoes at former US president George W. Bush.

Read the rest of this entry

Bombs and Bullets Kill 11 in Iraq

Standard

BAGHDAD, Feb 17, 2009 – Eleven people including Shiite pilgrims returning to Baghdad were killed and dozens wounded in roadside bombings and shootings in Iraq on Monday, medical and police sources said.

They said four people were killed and 13 hurt, including two women, in Al-Obeidi district of east Baghdad when a bomb blast hit a bus returning from the pilgrimage in the Shiite shrine city of Karbala, south of the capital.

Another four people died and 11 were wounded when a second roadside explosion ripped through a bus in the slum district of Sadr City on the final day of a mourning period for Shiite Muslims, police said.

It was the second deadly bombing in as many days in Sadr City.

The attacks came as pilgrims in the holy city of Karbala marked the 40th day after Ashura, the commemoration of the martyrdom in AD 680 of the revered Imam Hussein, under tight security.

Three people including an Iraqi soldier were also killed on Monday in separate incidents in the northern city of Mosul, considered by the US military to be the last urban stronghold of Al-Qaeda in Iraq.

Mosul police officer Yasser Musaab said a Sunni man was shot dead in a car in the centre of the city, an incident in which another person was injured. Another Sunni was gunned down in western Mosul while walking along a street.

The soldier was killed in the west of the city by an explosion targeting an army patrol.

Read the rest of this entry

Bom dan Peluru Tewaskan 11 Orang di Irak

Standard

Baghdad, 17/2 – Sebelas orang termasuk beberapa peziarah Syiah yang baru kembali ke Baghdad tewas dan puluhan orang yang lain luka-luka dalam pemboman di tepi jalan dan penembakan di Irak, Senin, sumber medis dan polisi mengatakan.

Mereka mengatakan empat orang tewas dan 13 orang terluka, termasuk dua wanita, di distrik Al-Obeidi di timur Baghdad, ketika ledakan bom menghantam sebuah bus yang baru kembali dari ziarah di kota suci Syiah, Karbala, di selatan ibu kota.

Empat orang yang lain tewas dan 11 orang terluka ketika ledakan bom di tepi jalan kedua menghantam sebuah bus di distrik kumuh Kota Sadr pada hari terakhir masa duka-cita bagi Muslim Syiah (arba’in), kata polisi.

Itu adalah pengeboman mematikan kedua dalam banyak hari di Kota Sadr.

Serangan itu terjadi ketika peziarah di kota suci Karbala menandai hari keempat puluh Asyura, peringatan kematian Iman Hussein –yang dihormati– pada tahun 680 M, di bawah keamanan ketat.

Tiga orang termasuk satu tentara Irak juga tewas Senin dalam beberapa insiden terpisah di kota Mosul di Irak utara, yang dianggap oleh militer AS akan menjadi benteng kekuatan kota terakhir al Qaida di Irak.

Pejabat polisi Mosul Yasser Musaab mengatakan seorang pria Sunni telah ditembak mati di sebuah mobil di pusat kota, insiden yang membuat satu orang lagi terluka. Satu lagi orang Sunni tewas tertembak di Mosul barat ketika sedang berjalan di sepanjang sebuah jalan.

Tentara tersebut tewas di bagian barat kota akibat ledakan yang ditujukan kepada patroli tentara.

Pada Ahad, seorang prajurit Amerika tewas dalam ledakan bom rakitan di Irak selatan, kata militer AS.

Pernyataan militer AS tersebut tidak menyebutkan lokasi serangan itu atau memberikan penjelasan terperinci lebih lanjut tapi mengatakan prajurit tersebut adalah anggota divisi koalisi pimpinan AS di bagian tengah Irak.

Sebanyak 4.245 prajurit AS tewas di Irak sejak serbuan pimpinan Amerika ke Irak 2003.

Read the rest of this entry

Bom Pinggir Jalan di Baghdad Tewaskan Empat Orang

Standard

Baghdad, 16/2 – Sebuah bom yang diletakkan di tepi jalan di daerah Sadr City, Baghdad, meledak dan menewaskan empat penumpang sebuah bus serta mencederai 10 lainnya Senin, kata polisi Irak.

Daerah yang merupakan pangkalan pendukung ulama Syiah yang anti AS, Moqtada al Sadr, itu relatif sepi pada Senin karena banyak warga Syiah Irak pergi kota suci Kerbala, 80 km sebelah selatan Baghdad, untuk menghadiri salah satu dari ritual-ritual paling suci kaum Syiah, Arbain.

Arbain merupakan tanda berakhirnya masa berkabung atas wafatnya Husein, cucu Nabi Muhammad dalam pertempuran pada abad ketujuh.

Polisi mengatakan mereka tidak yakin para korban yang jadi sasaran ledakan bom itu adalah para peziarah yang pulang dari Kerbala.

Aksi kekerasan menurun tajam di seluruh Irak setelah bertahun-tahun bentrokan sektarian dan aksi perlawanan terhadap invasi AS tahun 2003. Tetapi serangan-serangan bunuh diri dan bom mobil tetap saja terjadi.

Read the rest of this entry

AS Bebaskan 100 Tahanan dari Penjara Baghdad

Standard

Lihat versi English

Baghdad, 13/2 – Pasukan Amerika membebaskan lebih dari 100 tahanan di sebuah kamp yang berdekatan dengan bandara Baghdad, kata militer AS, Kamis.

Tahanan-tahanan itu, yang dibebaskan di Kamp Cropper pada Rabu, berasal dari kamp tersebut dan dari Kamp Bucca, di dekat kota pelabuhan selatan Basra, kata Kapten William Powell kepada AFP.

Sebelumnya seorang pejabat di Kementerian Hak Asasi Manusia Irak mengatakan, 107 tahanan Irak dibebaskan dari penjara Abu Ghraib, yang dinamai lagi menjadi Penjara Pusat Baghdad.

Namun, Powell mengatakan, militer AS tidak lagi bertanggung jawab atas Abu Ghraib, yang terkenal akan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan baik selama pemerintahan mantan Presiden Saddam Husein maupun setelah berada dalam kekuasan militer Amerika setelah invasi 2003.

Kini, “fasilitas itu dikelola sepenuhnya oleh pemerintah Irak,” katanya.

Pembebasan itu dilakukan sesuai dengan pakta keamanan AS-Irak yang menetapkan penarikan pasukan Amerika dari Irak pada akhir 2011 dan penyerahan tanggung jawab keamanan.

Serangkaian pembebasan yang dimulai pada 3 Pebruari sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani pada November yang menetapkan pengembalian bertahap kedaulatan Irak. Menurut perjanjian itu, para tahanan harus dibebaskan atau diserahkan kepada pihak berwenang Irak.

Tahanan yang dibebaskan adalah mereka yang menurut AS dan pemerintah Irak tidak menimhulkan ancaman bagi keamanan atau kestabilan Irak, kata Brigjen AS David Quantock, yang bertanggung jawab atas para tahanan, pekan lalu.

Koalisi pimpinan AS saat ini memiliki sekitar 15.000 tahanan setelah pemberontakan enam tahun dan perang sektarian sejak invasi Maret 2003 yang menggulingkan Saddam.

Read the rest of this entry

US Releases Scores from Baghdad Prison

Standard

View Bahasa Indonesia version

Baghdad, Feb 13 – The US military has released more than 100 prisoners at a camp adjoining the Iraqi capital’s airport, the US military said on Thursday.

The prisoners, who were released at Camp Cropper on Wednesday, came from there and from Camp Bucca, near the southern port city of Basra, Captain William Powell told AFP.

Earlier an official at Iraq’s human rights ministry had said 107 Iraqi detainees were released from Abu Ghraib jail, which has been renamed Baghdad Central Prison.

But Powell said the US military was no longer in charge of Abu Ghraib, infamous for abuses committed both during ousted dictator Saddam Hussein’s rule and under the American military after the 2003 invasion.

Now, “that facility is run entirely by the government of Iraq,” he said.

The releases were carried out under the US-Iraqi security pact which calls for American soldiers to withdraw from Iraq by the end of 2011 and for the handover of security responsibilities.

A series of releases started on February 3 as a key part of the deal signed in November that provides for a gradual return of Iraqi sovereignty. Under the accord, prisoners must either be set free or handed over to Iraqi authorities.

Detainees are being released “who the US and the government of Iraq think no longer pose a threat to the security or stability of Iraq,” US Brigadier General David Quantock, who is charge of the prisoners, said last week.

The US-led coalition currently has about 15,000 prisoners in custody after six years of insurgency and sectarian warfare since the March 2003 invasion which toppled Saddam.

Read the rest of this entry

Peziarah Syiah Tewas Dalam Pemboman di Baghdad

Standard

Baghdad, 11/2 – Seorang peziarah Syiah tewas dan delapan lainnya cedera dalam ledakan bom pinggir jalan di Baghdad selatan, Rabu, kata petugas medis Irak dan sumber-sumber keamanan di negara itu.

“Sebuah bom meledak di jalan raya di distrik Zaafaraniya, menewaskan seorang peziarah Syiah dan melukai delapan orang lainnya,” kata seorang pejabat keamanan. Sedangkan seorang tenaga medis di rumahsakit Zaafaraniya mengatakan, semua korban tewas adalah pria.

Para peziarah Muslim Syiah melakukan kunjungan dengan jalan kaki setiap tahun ke kota suci Karbala, di selatan ibukota. Mereka menghadiri perayaan Ashura untuk memperingati wafat syahid Hussein, cucu Nabi Muhammad SAW pada tahun 680.

Read the rest of this entry

Iran Foreign Minister Headed to Iraq for Visit

Standard

View Bahasa Indonesia version

Baghdad, Febuary 11, 2009 – Iranian Foreign Minister Manouchehr Mottaki was headed to Baghdad on Tuesday for a visit aimed at boosting economic and political ties, his Iraqi counterpart told AFP.

The two neighbours agreed in January to establish a high-ranking joint committee to improve cooperation, and the trip is part of the process, Iraqi Foreign Minister Hoshyar Zebari said.

“He is on his way to Iraq but has not arrived yet,” Zebari said.

“This is a routine visit following the recent signing of an agreement to boost economic and bilateral relations. He will be here for a couple of days.”

Iran and Shiite-majority Iraq fought a war between 1980 and 1988 in which around one million people died. Relations have warmed considerably since the overthrow of Saddam Hussein’s Sunni-dominated regime by US-led forces in 2003.

Read the rest of this entry

Menlu Iran Ke Irak Untuk Tingkatkan Hubungan

Standard

Lihat versi English

Baghdad, 11/2 – Menlu Iran Manouchehr Mottaki menuju Baghdad, Selasa, untuk kunjungan yang ditujukan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan politik, timpalannya dari Irak mengatakan.

Kedua tetangga itu telah setuju pada Januari untuk membentuk komite bersama tingkat tinggi guna meningkatkan kerjasama, dan lawatan itu merupakan bagian dari proses tersebut, Menlu Irak Hoshyar Zebari mengatakan.

“Ia sedang dalam perjalanannya ke Irak tapi belum tiba,” kata Zebari.

“Itu kunjungan rutin menyusul ditandatanganinya belum lama ini perjanjian untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan bilateral. Ia akan berada di sini selama beberapa hari.”

Iran dan Irak yang mayoritas-Syiah melakukan perang antara 1980 dan 1988, yang mana sekitar satu juta orang telah tewas. Hubungan sungguh-sungguh menghangat sejak digulingkannya rezim yang didominasi-Sunni pimpinan-presiden Saddam Hussein oleh pasukan pimpinan-AS pada 2003.

Read the rest of this entry

Iraqi Women’s Affairs Minister Resigns In Protest

Standard

View Bahasa Indonesia Version

BAGHDAD, Feb 6 – Iraq’s minister of women’s
affairs resigned on Thursday in protest at a lack of resources to cope with “an army of widows, unemployed, oppressed and detained women” after years of sectarian warfare.

Nawal al-Samarai said her status as a secretary of state and not a full minister reflected the low emphasis given by the government to the plight of women in Iraq, once one of the most progressive countries in the Middle East for women’s rights.

“This ministry with its current title cannot cope with the needs of Iraqi women,” said Samarai, who was appointed in July.

“We have many problems related to Iraqi women. We have an army of widows, unemployed, oppressed and detained women. I feel like I am sitting in a minister’s chair enjoying the privileges of a minister but I cannot act as one,” she told Reuters.

Read the rest of this entry