Tag Archives: israel

Palestinians Mark The “Catastrophe” of Israel

Standard

RAMALLAH, West Bank, May 15, 2009 – Thousands of Palestinians on Thursday marked the 61st anniversary of the Naqba, the “catastrophe” that sparked an exodus of hundreds of thousands of refugees after Israel was created in 1948.

Holding Palestinian flags and photos of Arab villages razed by Israeli forces six decades ago, demonstrators marched in the centre of Ramallah in the Israeli-occupied West Bank.

“The right of return is sacred”, “No peace without the right of return”, read the banners held by the marchers.

The ceremonies took place a day early because the May 15 anniversary of the Naqba falls this year on a Friday, a day off in the mostly Muslim Palestinian territories.

The demonstration was headed by political figures and religious leaders and began at the tomb of legendary Palestinian chief Yasser Arafat at the headquarters of the Palestinian Authority, today run by his successor, president Mahmud Abbas.

In the northern West Bank town of Nablus, about 2,000 people participated in a march, holding Palestinian flags tied with black ribbons as a sign of mourning.

In Aqabet Jaber refugee camp, in the oasis town of Jericho, participants unveiled a statue featuring a six-metre (20-foot) metallic key, symbolising the refugees’ attachment to the houses from which they fled or were forced out in 1948.

Around 700,000 people were exiled in this way in 1948, with the United Nations estimating that today they and their decendants number 4.6 million.

In the Gaza Strip, its Hamas rulers prevented the Palestine Liberation Organisation (PLO) from holding a ceremony to mark Naqba in the tiny territory that today is home to one million refugees.

A PLO committee said that Hamas police had prevented the group from holding any events to mark the Naqba, slamming the decision as “a violation of political and democratic rights.”

Witnesses said Hamas police were deployed in force in the centre of Gaza City, preventing any public gathering. No comment was immediately available from the Islamists.

The commemoration committee is part of the PLO which is headed by Palestinian president Abbas.

Hamas is not a member of the PLO, which the international community considers the sole legitimate representative of the Palestinian people.

The Islamists and their secular Fatah rivals have been at loggerheads ever since June 2007, when Hamas forced pro-Abbas forces out of Gaza, splitting the Palestinian territories into two entities.

Since then, Abbas’s writ has been reduced to the West Bank, while Hamas has ruled the Gaza Strip.

The Israeli army said in a statement that it was sealing off the occupied West Bank from midnight on Thursday until Saturday evening for the Naqba.

This year’s Naqba fell during the first official visit to the region by Pope Benedict XVI, who during a visit to the West Bank on Thursday expressed deep sympathy with the refugees.

“In these days (the longing for peace) takes on a particular poignancy as you recall the events of May 1948 and the years of conflict, as yet unresolved, that followed from those events,” he said at Aida refugee camp outside Bethlehem.

“With anguish, I have witnessed the situation of refugees who, like the Holy Family, have had to flee their homes,” he said.

Read the rest of this entry

Israel Serahkan Peta Bom Tandan Lebanon Kepada UNIFIL

Standard

Beirut, 13/5 – Israel telah menyerahkan kepada penjaga perdamaian PBB, Selasa, peta tempat negara itu menjatuhkan bom tandan di Lebanon dalam perang 2006 dengan gerilyawan Hizbullah, pasukan penjaga perdamaian UNIFIL mengatakan.

PBB dan pemerintah Lebanon telah acapkali meminta Israel menyerahkan peta tempat negara itu menjatuhkan amunisi tersebut, sebagian besar dari yang telah ditembakkan dalam 72 jam terakhir dalam perang 34 hari itu.

“UNIFIL telah menerima dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Selasa data serangan teknis dan peta yang berkaitan dengan amunisi tandan yang ditembakkan oleh IDF di atas Lebanon dalam konflik 2006,” UNIFIL mengatakan dalam satu pernyataan. “Beberapa pakar teknik dari UNIFIL sekarang ini sedang menguji dan menilai data yang telah diterima,” badan itu mengatakan.

Seorang jurubicara militer Israel mengatakan peta itu menunjukkan lokasi bom tandan, yang telah diberikan kepada UNIFIL tahun lalu. Ia tidak dapat memastikan dengan segera peta baru itu telah diserahkan Selasa.

Puluhan orang telah tewas dan beberapa ratus orang terluka, sebagian besar di desa di Lebanon selatan akibat amunisi yang ditinggalkan oleh perang 2006 itu.

Satu resolusi Dewan Keamanan PBB yang menghentikan perang itu meminta Israel memberikan kepada PBB semua peta yang tersisa yang menunjukkan tempat-tempat ranjau darat di Lebanon.

“Peta dan lokasi itu seharusnya diserahkan dengan segera setelah keluarnya resolusi internasional tersebut,” Perdana Menteri Lebanon Fouad Siniora mengatakan dalam satu pernyataan.

Perang itu dipicu ketika Hizbullah, gerakan politik dan militer yang didukung-Iran, menangkap dua tentara Israel dalam satu serangan ke Israel, dan mengatakan kelompok tersebut ingin membicarakan pertukaran tawanan.

Dalam perang Israel-Hizbullah itu, sekitar 3.000 orang tewas, sebagian besar warga sipil yang menjadi korban dari serangan udara militer Israel di desa-desa di pinggiran Lebanon selatan. Bom tandan yang tidak meledak justru dapat menimbukan bahwa besar, terutama bagi anak-anak yang mengira bom itu adalah mainan.

Read the rest of this entry

Israel Hands Over Lebanon Cluster Bomb Maps – United Nation

Standard

BEIRUT, May 13 – Israel handed over to U.N. peacekeepers on Tuesday maps of where it dropped cluster bombs in Lebanon during the 2006 war with Hezbollah guerrillas, the UNIFIL peacekeeping force said.

The United Nations and the Lebanese government have repeatedly called on Israel to hand over the maps of where it dropped the munitions, most of which were fired in the last 72 hours of the 34-day war.

“UNIFIL received from the Israel Defence Forces (IDF) today technical strike data and related maps on the cluster munitions fired by the IDF over Lebanon during the 2006 conflict,” UNIFIL said in a statement. “Technical experts from UNIFIL are currently examining and assessing the data received,” it added.

An Israeli army spokesman said maps showing cluster bomb locations had been given to UNIFIL last year. He could not immediately confirm if new maps had been handed over on Tuesday.

Dozens of people have been killed and several hundred wounded in mainly rural south Lebanon by munitions left behind by the 2006 war.

A U.N. Security Council resolution which halted the war called on Israel to give the United Nations all remaining maps showing land mine sites in Lebanon.

“These maps and locations should have been handed over immediately after the issuance of the international resolution,” Lebanese Prime Minister Fouad Siniora said in a statement.

The war was triggered when Hezbollah, an Iranian-backed political and military movement, captured two Israeli soldiers during a raid into Israel, saying it wanted to negotiate a prisoner exchange.

Read the rest of this entry

Paus Kunjungi Israel dan Wilayah Palestina

Standard

Amman, 11/5 – Paus Benedictus hari Senin memulai bagian dari yang paling sulit dari lawatan pertamanya ke Timur Tengah, dengan kunjungan ke Israel dan wilayah Palestina.

Ia meninggalkan Jordania setelah tiga hari yang mana ia menekankan keinginannya untuk menyambut hangat hubungan antara umat Kristen dan Muslim serta untuk berupaya menyeka atau menghapuskan kebencian sisa kuliah 2006 yang ia buat yang umat Islam lihat sebagai serangan.

Setelah diantar oleh Raja Jordania Abdullah, maka kemudian Benedictus, 82, melakukan penerbangan selama 30 menit dari Amman ke Tel Aviv dan ia disambut baik oleh Presiden Shimon Perez dan PM Benyamin Netanyahu.

Selama lima hari berada di Israel dan wilayah Palestina, ia diperkirakan akan mengulangi tawarannya pada Gereja Katolik untuk melakukan semua semampunya untuk membantu proses damai (Timur Tengah) yang macet.

Di antara kunjungan-kunjungan ke tempat-tempat yang disucikan yang berkaitan dengan kehidupan Jesus, ia juga akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Israel, pemimpin Palestina dan Yahudi serta para pemimpin agama Islam.

Vatikan mendukung penyelesaian dua negara atas konflik Israel-Palestina.

Sejak dilantik sebagai pemimpin baru pemerintah Israel yang condong ke kanan pada 31 Maret, Netanyahu tidak pernah secara khusus membicarakan pembentukan negara Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza, prioritas AS dan Arab.

Apa saja yang Paus katakan mengenai masalah itu akan bergema di sekeliling kawasan itu, khususnya ketika ia mengunjungi sebuah kamp pengungsi Palestina di Bathlehem di Tepi Barat yang diduduki. Di Bethlehem, ia akan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Kenangan holokus
Pada Senin siang , Paus akan mengunjungi tanda peringatan bagi korban holokus di Yad Vashem di Jerusalem.

Dalam 25 tahun sejak Dewan Vatikan Kedua tidak mengakui konsep dosa kolektif Yahudi atas kematian Kristus, hubungan Katolik dan Yahudi telah dibayangi oleh holokus dan masalah apa yang gereja lakukan, atau gagal lakukan mengenai hal itu.

Mereka telah melalui salah satu periode terburuk setelah Paus pada Januari mencabut pengucilan empat uskup tradisionalis, termasuk satu yang menolak holokus.

Vatikan mengatakan pihaknya tidak cukup tahu mengenai masa lalu para uskup itu dan kedua belah pihak sekarang mengharapkan masalah tersebut dapat ditutup dengan kunjungan ke Yad Vashem.

Kebanyakan pemimpin Yahudi sekarang menganggap episode itu untuk menenteramkan hati tapi beberapa pihak menginginkan paus untuk membuat penyangkalan tegas terhadap penolakan holokus dan menekankan bahwa tidak ada ruang bagi anti-Semitisme di gereja.

Polisi Israel mengatakan mereka akan melakukan operasi keamanan terbesar mereka dalam hampir satu dasawarsa sejak kunjungan Paus John Paul pada 2000.

Sekitar 30.000 polisi akan bertugas. Kemana pun ia melakukan perjalanan, Paus akan mengizinkan helikopter polisi untuk memantaunya dari atas.

Read the rest of this entry

Pope Visits Israel and Palestinian Territories

Standard

AMMAN, May 11 – Pope Benedict on Monday begins the most delicate part of his first trip to the Middle East, with a visit to Israel and the Palestinian territories.

He leaves Jordan after three days in which he stressed his desire for warm relations between Christians and Muslims and tried to wipe away residual bitterness over a 2006 lecture he made which Muslims saw as offensive.
After being seen off by Jordan’s King Abdullah, Benedict, 82, will make a 30-minute flight from Amman to Tel Aviv and be welcomed by President Shimon Peres and Prime Minister Benjamin Netanyahu.

During his five-day stay in Israel and the Palestinian territories, he is expected to repeat his offer for the Catholic Church to do all it can to help the stalled peace process.

Between visits to sacred sites connected to the life of Jesus he will also hold talks with Israeli officials, Palestinian leaders and Jewish and Islamic religious leaders.

The Vatican supports a two-state solution to the Israeli-Palestinian conflict.

Since being sworn in as head of Israel’s new, right-leaning government on March 31, Netanyahu has not specifically discussed establishing a Palestinian state in the West Bank and the Gaza Strip, a U.S. and Arab priority.

Anything the pope says on the subject will echo around the region, particularly when he visits a Palestinian refugee camp in Bethlehem in the occupied West Bank. In Bethlehem he will meet Palestinian President Mahmoud Abbas.

Holocaust memorial
On Monday afternoon the pope visits Jerusalem’s Yad Vashem memorial to the victims of the Holocaust.

In the 45 years since the Second Vatican Council repudiated the concept of collective Jewish guilt for Christ’s death, Catholic-Jewish relations have been haunted by the Holocaust and the question of what the church did, or failed to do, about it.

They went through one of their worst periods after the pope in January lifted the excommunication of four traditionalist bishops, including one who had denied the Holocaust.

The Vatican says it did not know enough about the bishop’s past and both sides now hope the issue can be definitively closed with the Yad Vashem visit.

Most Jewish leaders now consider the episode to have been put to rest but some want the pope to make another firm repudiation of Holocaust denial and stress that there is no room for anti-Semitism in the church.

Israeli police said they would be carrying out their largest security operation in nearly a decade, since the visit by Pope John Paul in 2000.

Some 30,000 police will be on duty. Everywhere he travels, the pope will have police helicopters tracking him from above.

Read the rest of this entry

Paus Tiba di Amman dalam Kunjungan ke Timteng

Standard

Amman, 8/5 – Paus Benedictus pada Jumat tiba di Amman dalam kunjungan ke Jordania, Israel dan wilayah Palestina yang akan menguji keahlian diplomatiknya.

Kunjungan 8-15 Mei tersebut dilakukan sebagai ziarah ke Tanah Suci, dan Paus kelahiran Jerman tersebut berencana akan singgah di beberapa tempat yang berperan penting di dalam Injil.

Perjalanan ziarah yang dilakukan Benedictus lebih sensitif daripada yang dilakukan oleh pendahulunya, Paul VI, pada 1964 dan John Paul II pada tahun 2000, karena dia telah membuat marah warga Muslim dan Yahudi, berkaitan dengan desakannya agar lebih bersikap konservatif terhadap hubungan-hubungan dengan para pemeluk agama lain.

Pada pidatonya di Regensburg pada 2006, yang menyatakan secara tidak langsung bahwa Islam adalah kekerasan dan irasional, masih melukai dunia Islam.

Banyak kaum Yahudi masih mencurigai bahwa dia menginginkan kembali reformasi-reformasi Dewan Vatikan Kedua (1962-1965), terutama sejak dia mencabut suatu larangan gereja mengenai seorang uskup ultra-konservatif yang menyangkal adanya Holocaust.

Sementara masalah-masalah ini akan menunggu di wilayah latar belakangnya, para pejabat berharap mereka tidak akan menodai kedatangannya yang ditunggu di Jordania, satu negara Muslim yang mempunyai sedikit penganut Kristen, dan menjadikan kerjasama antaraga sebagai prioritas di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kami akan menerima dia dengan hangat,” kata seorang pejabat senior yang minta tidak disebut namanya. “Beberapa orang mengecamnya, tapi mereka tidak melihat semua kebaikan yang dia lakukan.”

Para pemimpin Islam Jordania telah mengecam kunjungan tersebut, dengan mengatakan bahwa dia harus meminta maaf atas pidato pertamanya di Regensburg.

Masalah Palestina, yang diprihatinkan oleh kalangan Islam, akan menjadi pusat perhatian bagi semua pihak untuk menunggu mendengar bagaimana penanganan yang dilakukan Benedictus.

Kebijakan Vatikan terhadap Timur Tengah ditujukan untuk menghargai dan menyeimbangkan kaitan sejarah Gereja sampai Yahudi, dan kecemasannya terhadap keadilan atas bangsa Palestina, yang beberapa di antara mereka adalah pemeluk Kristen.

Tahta Suci cenderung pada pemecahan dua negara terhadap kasus Timur Tengah itu. Namun pemerintah baru Israel mengecam opsi tersebut, karena itu Paus Benedictus tampaknya kesulitan untuk menyeimbangkannya.

Kedua pemimpin Jordania dan Palestina ingin bahwa dia akan mengulangi sikap tradisional Vatikan, yang mendukung perjuangan bangsa Palestina.

Di Jordania, Benedictus akan mengunjungi satu mesjid – hanya yang kedua dilakukan selama kepausannya, dan akan mengunjungi situs-situs tempat Injil menyebutkan Jesus dibaptis dan Musa menyaksikan Tanah yang Dijanjikan, dan kemudian wafat.

Sementara itu status Jerusalem, yang oleh Israel secara sepihak diumumkan sebagai ibu kotanya pada tahun 1980, masih rumit, bagi hubungan Vatikan-Israel dan memperlebar konteks perdamaian Timur Tengah.

Read the rest of this entry

Israel Serang Terowongan Gaza Setelah Penembakan Mortir

Standard

Yerusalem, 7/5 – Israel melancarkan serangan udara terhadap terowongan di Gaza selatan, Rabu, beberapa jam setelah mereka menyatakan bahwa gerilyawan Palestina menembakkan mortir ke arah negara Yahudi tersebut.

Angkatan udara Israel menyerang tiga terowongan penyelundup di daerah perbatasan Rafah dengan Mesir sebagai jawaban atas penembakan roket dan mortir yang terus berlangsung ke daerah Israel selatan dari Jalur Gaza, kata militer.

Sumber-sumber medis Palestina mengatakan, empat orang cedera ringan dalam serangan udara itu.

“Pagi ini lima bom mortir menghantam sebuah lapangan di daerah perkotaan Shaar Hanegev di Negev, Israel barat. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang dilaporkan,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Islamis Hamas yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan, mereka menembakkan mortir ke arah pasukan Israel yang melancarkan serangan ke Jalur Gaza tengah.

Militer Israel menyatakan, lebih dari 200 roket dan mortir ditembakkan ke Israel selatan dari Gaza sejak mereka melancarkan ofensif pada Desember-Januari ke wilayah pesisir miskin itu.

Pasukan Israel membalas serangan itu dengan gempuran-gempuran udara, sebagian besar ditujukan pada terowongan yang kata Israel digunakan oleh Hamas untuk menyelundupkan senjata dari Mesir.

Pemimpin Hamas di pengasingan, Khaled Meshaal, dalam wawancara yang diterbitkan di New York Times pada Selasa, mengatakan, kelompoknya menahan serangan-serangan roket untuk sementara waktu.

“Tidak menembakkan roket saat ini merupakan bagian dari evaluasi gerakan (Hamas) yang melayani kepentingan Palestina,” katanya.

Pasukan Israel berulang kali membom daerah perbatasan Gaza dengan Mesir sejak mereka memulai ofensif pada 27 Desember, dalam upaya menghancurkan terowongan-terowongan penyelundup yang menghubungkan wilayah miskin Palestina itu dengan Mesir.

Angkatan udara Israel membom lebih dari 40 terowongan yang menghubungkan wilayah Jalur Gaza yang diblokade dengan gurun Sinai di Mesir pada saat ofensif itu dimulai.

Terowongan-terowongan yang melintasi perbatasan itu digunakan untuk menyelundupkan barang dan senjata ke wilayah Jalur Gaza yang terputus dari dunia luar karena blokade Israel sejak Hamas menguasainya tahun lalu.
Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari dan sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan yang ditengahi Mesir berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel meluncurkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Pasukan Israel meninggalkan Jalur Gaza setelah daerah pesisir itu hancur akibat ofensif 22 hari. Mereka menyelesaikan penarikan pasukan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu pada 21 Januari.

Read the rest of this entry

Israel in Air Raid on Gaza Tunnels after Mortar Fire

Standard

Jerusalem, May 7 – Israel launched air raids against smuggling tunnels in southern Gaza on Wednesday, hours after it said Palestinian militants fired mortar rounds at the Jewish state.

The air force targeted three smuggling tunnels in the Rafah border area with Egypt “in response to the continuous firing of rockets and mortar shells at Israeli southern communities from the Gaza Strip,” the military said.

Palestinian medical sources said four people were slightly wounded.

“Earlier this morning, five mortar shells hit a field in the Shaar Hanegev municipal council in the western Negev region of Israel. No casualties or damage were reported,” the military said in a statement.

Ezzedine al-Qassam Brigades, the armed wing of the Islamist Hamas movement which rules Gaza, said it fired mortar shells at Israeli troops carrying out an incursion in the central Gaza Strip.

The Israeli military says more than 200 rockets and mortar shells have been fired at southern Israel from Gaza since it carried out a devastating December-January offensive on the impoverished territory.

The armed forces have responded with a series of air strikes, mostly on tunnels which Israel says Hamas uses to smuggle in weapons from Egypt.

Exiled Hamas leader Khaled Meshaal, in an interview published in the New York Times on Tuesday, said his Islamist movement was holding its rocket fire for the time being.

“Not firing the rockets currently is part of an evaluation of the movement which serves the Palestinian interest,” he said.

Read the rest of this entry

Israel Ingin Agustus Batas Bagi Pembicaraan Nuklir Iran

Standard

Jerusalem, 6/5 – Menlu Israel Avigdor Lieberman mengatakan Selasa bahwa negara-negara besar dunia harus mengambil tindakan terhadap Iran jika negara itu tidak mengekang program nuklirnya yang kontroversial pada Agustus.

Israel, yang mengatakan Iran yang bersenjatakan-nuklir akan menjadi ancaman besar sekali, mendukung upaya Barat untuk melibatkan musuh lamanya itu dalam pembicaraan. Namun para pemimpin Israel juga memberikan isyarat untuk melakukan serangan militer lebih dulu jika mereka memutuskan bahwa diplomasi telah gagal.

“Penting bahwa pembicaraan dengan Iran dibatasi waktunya, dan jika setelah tiga bulan jelas Iran berbohong dan tidak menghentikan program nuklirnya, masyarakat internasional harus melakukan langkah-langkah aktif,” kata Lieberman kepada PM Italia Silvio Berlusconi dalam satu lawatan ke Eropa sebagaimana dikutip seorang pembantunya.

Beberapa pejabat lain Israel mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB, yang telah mensahkan sanksi terhadap Iran, sebaiknya mempertimbangkan untuk menerapkan langkah-langkah yang lebih melumpuhkan.

Pernyataan Lieberman itu adalah yang pertama kali bahwa pemerintah PM Benyamin Netanyahu yang berusia sebulan secara terbuka mengisyaratkan batas waktu bagi tindakan terhadap Iran.

Iran membantah akan mencari senjata nuklir dan sejauh ini tak menghiraukan tekanan asing. Enam negara besar dunia yang dipimpin oleh AS telah mengundang negara itu ke pembicaraan, tapi hubungan sejauh ini terbatas, dan Iran terus bersikeras negara itu tidak akan menghentikan pengayaan uranium, yang negara itu katakan untuk pembangkit listrik.

Israel, yang diyakini sebagai satu-satunya negara yang memiliki simpanan senjata atom di Timur Tengah, mengatakan program pengayaan itu dapat memberikan cukup material untuk pembuatan sebuah bom dalam beberapa bulan. Penilaian Amerika mengatakan bahwa ambang batas itu mungkin masih beberapa tahun lagi.

Read the rest of this entry

Obama Bertemu Peres ditengah Perbedaan AS-Israel

Standard

Washington, 6/5 – Presiden AS Barack Obama bertemu dengan timpalannya dari Israel Presiden Shimon Peres di Gedung Puti, Selasa, dan kedua pihak memusatkan perhatian pada kerja sama bilateral serta proses perdamaian Timur Tengah, yang macet, demikian pernyataan Gedung Putih.

“Kedua presiden bertukar pandangan mengenai peluang dan tantangan, termasuk kelanjutan perdamaian menyeluruh di Timur Tengah dan program nuklir Iran,” kata Gedung Putih dalam pernyataan yang sangat singkat setelah pertemuan tertutup tersebut.

Obama sangat menantikan pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhir bulan ini, kata pernyataan itu.

Selain Netanyahu, maka Obama telah mengundang para pemimpin Palestina dan Mesir untuk mengunjungi Gedung Putih dalam beberapa pekan ke depan guna membahas proses perdamaian Timur Tengah.

Selama berada di Washington, Peres menghadiri konvensi tahunan American-Israel Public Arrairs Committee, lobi pro-Israel.

Peres, yang jabatannya lerbih bersifat seremonial dan merupakan pejabat tinggi Israel yang bertemu Obama sejak pelantikannya pada Januari, mengunjungi Gedung Putih beberapa pekan sebelum Netanyahu dijadwal berkunjung ke Washington.

Ia mengatakan Netanyahu telah menandatangani komitmen “peta jalan”, dukungan AS, ketika ditanya oleh wartawan mengenai kegagalan pemerintah baru Israel sejauh ini guna mensahkan penyelesaian dua negara dengan Palestina.

Politikus kawakan Israel tersebut juga mengatakan “yang paling baik” ialah jika upaya Obama guna melibatkan Iran membuahkan hasil, kendati ada kecurigaan di dalam pemerintah baru Israel mengenai pendekatan itu.

“Netanyahu mengatakan ia akan mematuhi semua komitmen pemerintah terdahulu,” kata Peres kepada wartawan setelah ia keluar dari pertemuan tertutup dengan Obama.

“Pemerintah terdahulu menerima baik peta jalan tersebut –di dalam peta jalan anda akan menemukan sikap ke arah penyelesaian dua negara”.

Peres menyatakan Netanyahu telah mengatakan ia siap “berunding segera, kemudian ia mengatakan ia tak bermaksud memerintah rakyat Palestina”.

Mengenai Iran, Peres mengatakan, “jika salah satu pilihan presiden ialah berusaha terlibat, kami akan menjadi pendukung. Jika itu berhasil, itu dapat menjadi yang terbaik”.

Netanyahu sejauh ini telah menolak untuk secara terbuka mensahkan pembentukan negara Palestina, dan telah berkeras untuk memusatkan upaya dalam memperkokoh ekonomi Bang Dunia sebelum terlibat dalam perundingan status akhir.

Namun pemerintah Obama tetap memusatkan perhatian pada penyelesaian dua negara dan dilanjutkannya pembicaraan perdamaian.

Read the rest of this entry

Menteri: Israel Terima Baik Penyelesaian Dua Negara

Standard

Jerusalem, 4/5 – Israel akan menerima baik kesepakatan perdamaian menyeluruh dengan Palestina yang akan menghasilkan penyelesaian dua negara, kata Wakil Menteri Luar Negeri Israel Daniel Ayalon, Ahad.

“Pemerintah Israel, akibat tradisi demokratis kami dan akibat prinsip yang berkelanjutan, akan mematuhi semua komitmen mantan pemerintah terdahulu, termasuk menerima peta jalan bagi perdamaian, yang akan mengarah kepada penyelesaian dua negara,” kata Ayalon sebagaimana dikutip di dalam laman surat kabar Ha’aretz. Ia merujuk kepada rencana perdamaian 2002, yang didukung masyarakat internasional.

Ayalon, anggota partai Israel Beiteinu –yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman, mengeluarkan pernyataan itu sebelum serangkaian kegiatan diplomatik yang melibatkan pemimpin tinggi Israel di negara Amerika Serikat dan Eropa.

Pada Senin, Lieberman dijadwalkan memulai kunjungan empat hari ke Italia, Prancis, Republik Ceko dan Jerman, guna menenangkan keprihatinan mengenai kebijakan pemerintah Israel mengenai perdamaian dengan Palestina.

Pada Maret, menteri luar negeri Uni Eropa mengatakan blok hubungan tersebut dengan Israel mungkin mengalami pukulan jika pemerintah Israel mencampakkan prinsip dua negara guna mengakhiri konflik itu.

Presiden Israel Shimon Peres dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Barack Obama pada 5 Mei. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan mengunjungi Washington akhir bulan ini.

Perdana menteri tersebut sejauh ini belum secara terbuka mensahkan negara Palestina dan mengatakan ia akan memusatkan perhatian pada peningkatan ekonomi Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan.

Namun, Palestina menuntut Netanyahu mendukung penyelesaian dua negara, prinsip yang didukung kuat oleh Gedung Putih.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Ahad, mengatakan ia akan memberitahu Presiden AS Barack Obama akhir bulan ini bahwa dilanjutkannya pembicaraan perdamaian dengan Israel akan mensyaratkan disetujuinya penyelesaian dua negara.

Read the rest of this entry

Ahmadinejad: Iran Siap Dukung Perjanjian Palestina dengan Israel

Standard

Washington, 27/4 – Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyatakan pihaknya “tidak akan mempermasalahkan” jika warga Palestina mencapai suatu persetujuan damai “dua negara” dengan Israel, kendati penentangannya terhadap negara Israel “yang rasis”.

Pemimpin itu, dalam wawancara dengan jaringan ABC Minggu, tampak tak senang atas kegagalan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menanggapi pesan salam darinya dan mengatakan perundingan-perundingan nuklir hanya dapat berlangsung dengan suatu agenda jelas.

Setelah mengeluarkan pernyataan anti Israel dalam konferensi rasisme yang diadakan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Jenewa, Ahmadinejad menyerang “dukungan Obama atas pembunuhan warga Gaza sebagai sokongan bagi pelaku kejahatan yang bertangggung jawab atas kebiadaban tersebut.”

Tapi presiden itu yang telah sebelumnya menyerukan agar Israel “dihapuskan dari peta dunia” tampaknya memberikan dukungan bagi hak warga Palestina untuk melakukan perjanjian bagi pembentukan sebuah negara bersama dengan musuh Iran itu.

“Kami tak mempermasalahkan keputusan apa pun yang mereka buat. Kami tak akan menentukan apa pun. Keputusan apa pun yang mereka buat, kami akan mendukung itu,” kata Ahmadinejad melalui seorang penerjemah dalam wawancaranya yang dibuat Rabu di Teheran.

“Kami pikir ini hak rakyat Palestina, yang bagaimanapun kami sepenuhnya perkirakan negara-negara lain juga lakukan,” kata Ahmadienjad, tanpa mengatakan apakah Iran mungkin mengakui negara Yahudi itu sebagai bagian persetujuan “dua negara”.

Pada kesempatan yang sama, Ahmadinejad membela pidatonya di Jenewa, yang mendorong para diplomat Eropa meninggalkan tempat pertemuan. Amerika Serikat dan Israel memboikot konferensi tersebut yang dijadikan pemimpin Iran itu sebagai tempat melancarkan serangan verbal baru atas negara Yahudi tersebut.

Ahmadinejad yang menyerang keputusan Obama karena tak menanggapi proposalnya dan kutukannya atas pidato itu mengatakan Presiden AS itu “memiliki hak untuk mempertahankan pandangannya”.

“Tapi konferensi Jenewa itu telah diselenggarakan untuk memerangi rasisme, untuk menentang rasisme. Pandangan saya adalah bahwa rezim Zionis merupakan manifestasi rasisme,” katanya kepada ABC.

Sementara itu, Presiden Ahmadinejad mengatakan terserah kepada AS untuk mengambil kepemimpinan dalam perundingan mengenai ambisi nuklir rezimnya.

“Hubungan Iran dan AS bergantung pada keputusan yang diambil pemerintahan AS. Tuan Obama mengirim pesan-pesan persahabatan, tapi dalam komunike itu yang dikeluarkan kelompok 5+1, kebencian terlihat,” katanya merujuk kepada pembicaraan nuklir yang melibatkan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman. “Jadi ini suatu rute ganda, jika Anda mau.”

Setelah tiga dekade hubungan diplomatik beku, Obama menyerukan keterlibatan langsung dengan Iran atas berbagai isu-isu termasuk program nuklir, yang ditakutkan Barat menjadi tameng bagi usaha-usaha membangun sebuah bom atom.

Ahmadinejad mengatakan ia telah menerima kritik di dalam negeri karena mengirim pesan ucapan selamat atas terpilihnya Obama. “Bagamanapun saya lakukan itu. Saya belum menerima suatu tanggapan.”

Ditanya apakah Iran siap untuk berbicara dengan AS tanpa prasyarat, ia berkata,”Tidak, tidak. Hendaknya ada kerangka jelas untuk pembicaraan. Agenda itu harus jelas”.

Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan kepada pembuat keputusan AS pekan lalu bahwa AS menyiapkan “sanksi sangat keras” terhadap Iran jika langkah-langkah baru AS untuk Teheran gagal.

Awal bulan ini, Ahmadinejad mengatakan Teheran akan menawarkan paket baru kepada kekuatan-kekuatan dunia untuk pembicaraan nuklir.

“Dan kami sedang mempertimbangkan paket yang kami usulkan,” katanya kepada ABC. “Kami menambahkan isu-isu baru kepada dunia, jika Anda akan melakukan pembicaraan itu. Dan kami akan mengumumkannya sesegera mungkin. Kami selalu siap untuk berbicara.”

Ia menambahkan “Kami pikir bahwa kami hendaknya menyiapkan landasan sehingga semua negara dan rakyat memiliki hak yang sama. Kami siap memberi sumbangan bagi kemananan, perdamaian internasional dan persahabatan global dan perlucutan senjata global.”

Read the rest of this entry

Mesir Bantah Undang Menlu Israel Lieberman

Standard

Kairo, 24/4 – Mesir, Kamis membantah negara itu telah mengundang Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman, yang berhaluan ultranasionalis, guna mengadakan pembicaraan, sebagai tanda bahwa pernyataan yang telah dikeluarkan tokoh “hawkish” tersebut pada masa lalu masih membuat keruh hubungan mereka.

Satu sumber politik Israel telah mengatakan Kepala Dinas Intelijen Mesir Omar Suleiman “menyampaikan undangan kepada Lieberman selama pertemuan 30 menit mereka pada Rabu di Israel”.

“Berita ini tak berisi kebenaran, dan kepala intelijen Mesir menyampaikan undangan hanya kepada kepala pemerintah Israel untuk datang ke Mesir pada satu waktu yang akan disepakati segera,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki.

Presiden Mesir Hosni Mubarak juga mengatakan kepada stasiun televisi bahwa Lieberman takkan menyertai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam kunjungan tersebut, yang diperkirakan berlangsung pada Mei, tapi tak mengatakan bahwa Lieberman tak diterima.

Lieberman memimpin partai Yiraes Beitenu, yang berhaluan ultranasionalis, dan pengangkatannya sebagai diplomat senior di negara Yahudi berdasarkan kesepakatan koalisi dengan Netanyahu merupakan penghinaan bagi Mesir, negara Arab pertama yang mencapai perdamaian dengan Israel.

Sebagai politikus pendatang baru, Lieberman menyarankan Bendungan Aswan di Mesir mungkin dibom, seandainya negara Arab Afrika itu terlibat perang lagi dengan Israel.

Ia juga menyulut kontroversi tahun lalu, ketika, sebagai anggota parlemen oposisi, ia mengatakan Mubarak dapat “pergi ke neraka” kalau Presiden Mesir tersebut tak mau lebih sering mengunjungi Israel. Mubarak telah pergi ke Israel satu kali selama 27 tahun memangku jabatan, bagi pemakaman perdana menteri terbunuh Israel Yitzhak Rabin pada 1995.

Kementerian Luar Negeri Israel telah menyatakan pertemuan Rabu di Israel antara Lieberman dan Suleiman, perunding penting dengan HAMAS, kelompok pejuang Palestina yang menguasai Jalur Gaza, telah “menjadi pertemuan penting dan konstruktif”.

Preseden
Mubarak, dalam komentar yang disampaikan pada peringatan kembalinya semenanjung Sinai kepada Mesir menyusul kesepakatan perdamaian 1979 dengan Israel, menyebut preseden sebagai alasan mengapa Lieberman takkan berkunjung ke Mesir bersama Netanyahu.

“Beberapa orang telah mengatakan perdana menteri Israel akan disertai oleh menteri luar negeri. Ini tak terjadi sebelumnya dengan perdana menteri terdahulu Shimon Peres, Yitzhak Rabin dan Ehud Barak. Mereka semua datang sendirian,” kata Mubarak.

Para pemimpin Israel biasa pergi ke Mesir. Netanyahu, yang memangku jabatan bulan Maret, direncanakan pergi dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memulai kembali pembicaraan pertukaran tahanan dengan HAMAS, yang telah menahan seorang prajurit Israel selama tiga tahun.

Mesir, seperti Israel, berbatasan dengan Jalur Gaza dan telah terlibat dalam blokade pimpinan Israel dengan tujuan menekan HAMAS agar memperlunak penentangannya terhadap pembicaraan perdamaian yang dipelopori oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Kairo juga telah berusaha menengahi pendekatan timbal-balik antara HAMAS dan faksi sekuler Abbas, Fatah.

Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Aboul Gheit pekan lalu mengatakan Kairo takkan berhubungan dengan Lieberman dan juga takkan mengundang dia berkunjung “selama sikapnya tetap tak berubah”.

Zaki, dari Kementerian Luar Negeri Mesir, menambahkan sebagian orang di Israel tampaknya berusaha meremehkan keberatan Mesir atas sikap Lieberman.

Read the rest of this entry

China Desak Israel Mulai Lagi Pembicaraan Perdamaian

Standard

Jerusalem, 24/4 – Menlu China Yang Jiechi hari Kamis mendesak Israel untuk memulai lagi pembicaraan perdamaian dengan Palestina, Suriah dan Libanon, kepresidenan Israel mengatakan.

“China mendukung peta jalan dan prinsip tanah untuk perdamaian,” ia mengatakan pada Presiden Shimon Peres, menurut pernyataan kepresidenan.

“Saya tahu bahwa pemerintah baru Israel memerlukan waktu untuk mengkristalkan kebijakannya dan saya mengharapkan bahwa anda akan mencapai keputusan bijak yang akan menghasilkan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu,” katanya.

Yang juga menekankan “hak Israel untuk hidup dan untuk mempertahankan keamanannya”.

Selain proses damai di kawasan itu, keduanya juga membicarakan ambisi nuklir Iran yang kontroversial dan juga kerjasama ekonomi dan teknik kedua negara, kata pernyataan tersebut.

“China memiliki peran sentral dalam perang melawan Iran yang akan menjadi kekuatan nuklir. Pemimpin Iran adalah seorang ekstrimis agama fanatik, yang mendukung teror, perang dan pertumpahan darah,” kata Peres.

“Upaya Iran, yang memiliki banyak orang miskin, untuk mengembangkan rudal jarak jauh harus mencegah para pemimpin dunia yang bertanggungjawab untuk tidur pada waktu malam,” ia menambahkan.

Israel secara luas dianggap akan menjadi kekuatan bersenjata nuklir satu-satunya di Timur Tengah, meskipun negara itu tidak pernah mengkonfirmasi atau membantah memiliki arsenal atom dan menolak untuk menyerah pada pemeriksa internasional.

Pada Rabu, Yang telah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Palestina di kota Ramallah di Tepi Barat, tempat ia menekankan dukungan China pada pembentukan negara Palestina.

Read the rest of this entry

China Urges Israel to Resume Mideast Peace Talks

Standard

JERUSALEM, April 24, 2009 – Chinese Foreign Minister Yang Jiechi on Thursday urged Israel to resume peace negotiations with the Palestinians, Syria and Lebanon, the Israeli presidency said.

“China supports the roadmap and the principles of land for peace,” he told President Shimon Peres, according to a statement by the presidency.

“I know that the new government in Israel needs time to crystallize its policies and I hope that you will reach wise decisions which will lead to peace and stability in the region,” he said.

Yang also stressed “Israel’s right to exist and to maintain its security.”

In addition to the peace process in the region, the two discussed Iran’s controversial nuclear ambitions as well as bilateral economic and technological cooperation, the statement said.

“China has a central role in the fight against Iran becoming a nuclear power. At the head of Iran is an extremist religious fanatic who supports terror, war and bloodshed,” Peres said.

“The efforts of Iran, which has many poor people, to develop long-range missiles must prevent the responsible leaders of the world from sleeping at night,” he added.

Israel is widely considered to be the Middle East’s sole nuclear armed power, although it has never confirmed or denied having an atomic arsenal and refuses to submit to international inspections.

On Wednesday, Yang held talks with Palestinian leader Mahmud Abbas in the West Bank town of Ramallah, where he stressed China’s support for the creation of a Palestinian state.

Read the rest of this entry

Perunding Penting Israel Bagi Pembebasan Shalit Mundur

Standard

Jerusalem, 22/4 – Perunding senior Israel dalam pembicaraan yang ditengahi-Mesir dengan kelompok HAMAS mengenai pembebasan tentara Israel yang ditangkap mengundurkan diri Selasa, kata kantor PM Benyamin Netanyahu.

Perunding Ofer Dekel menjadi orang penting dalam upaya untuk membebaskan Gilad Shalit, tentara Israel yang ditangkap oleh gerilyawan Palestina yang menggunakan terorongan masuk ke Israel dari Jalur Gaza pada 2006.

HAMAS meminta pembebasan ratusan tawanan Palestina sebagai pertukaran bagi Shalit.

“Belum lama berselang, PM Benyamin Netanyahu bertemu dengan utusan khusus Ofer Dekel. Dekel telah meminta perdana menteri untuk membebaskannya dari jabatan itu,” kantor PM tersebut mengatakan dalam satu pernyataan.

Dekel telah minta mundur sebelumnya, tapi diminta oleh perdana menteri ketika itu Ehud Olmert untuk bertahan hingga setelah pemerintah Netanyahu dilantik pada akhir bulan lalu, kata pernyataan tersebut.

Kantor Netanyahu tidak mengatakan siapa yang akan menggantikan Dekel.

Dekel juga memelopori pertukaran tawanan tahun lalu dengan gerilyawan Lebanon, Hizbullah, untuk menemukan mayat dua tentara Israel.

Read the rest of this entry

Swiss Cela Reaksi Berlebihan Israel Terhadap Pembicaraan dengan Iran

Standard

Jenewa, 22/4 – Departemen Luar Negeri Swiss telah memanggil utusan Israel di Bern sebagai reaksi atas kecaman yang berlebihan para pejabat Israel terhadap pertemuan presiden Swiss-Iran, demikian laporan jaringan berita resmi Swissinfo Selasa.

Tindakan tersebut dilakukan menyusul keputusan Israel pada Senin guna memanggil duta besarnya di Bern untuk “berkonsultasi” menyusul pertemuan kepala negara Swiss dan Iran sebelum konferensi anti-rasisme PBB di Jenewa.

Departemen Luar Negeri Swiss mengatakan dalam satu pernyataan bahwa kementerian itu “mencela bahasa yang berlebihan yang digunakan dalam konteks ini oleh wakil Israel”.

Departemen tersebut menyatakan pemerintah Israel telah diberi tahu sebelumnya mengenai pertemuan antara Presiden Swiss Hans-Rudolf Merz dan timpalannya dari Iran Mahmoud Ahmadinejad. Oleh karena itu, kementerian tersebut terkejut dengan reaksi “dahsyat” dari para pejabat Israel.

Kedua kepala negara itu bertemu Ahad malam guna membahas hubungan bilateral, sebelum pembukaan UN Durban Review Conference di kota di Swiss barat, tempat Ahmadinejad berpidato pada Senin.

Sementara itu di ibukota Iran, Teheran, seorang anggota Majlis Iran, Selasa, memuji pidato Ahmadinejad di konferensi anti-rasisme yang ditaja PBB di Jenewa.

“Liputan langsung pidato Ahmadinejad dalam konferensi Durban II oleh media dunia Senin termasuk prestasi sangat besar Republik Islam Iran dalam memperlihatkan sikap anti-rasisme,” kata Wakil II Ketua Majlis Mohammad Reza Bahonar.

Ia menambahkan, “Reaksi marah rezim Zionis terhadap pernyataan Ahmadinejad adalah bukti nyata mengenai fakta ini”.

Bahonar menilai sebagai “tak diplomatis” tindakan oleh duta besar negara Eropa yang meninggalkan ruang konferensi.

Ia mengatakan, “Tindakan ini tidak penting. Malah, yang penting ialah ratusan pejabat tetap berada di ruang konferensi dan mendengarkan pidato Presiden(Iran Ahmadinejad, red) .”

Read the rest of this entry

Top Israeli Negotiator for Captured Soldier Resigns

Standard

JERUSALEM, April 22 – Israel’s senior negotiator in Egyptian-mediated talks with the Islamist group Hamas over the release of a captured Israeli soldier resigned on Tuesday, Prime Minister Benjamin Netanyahu’s office said.

Negotiator Ofer Dekel has been the point man in Israel’s efforts to free soldier Gilad Shalit, who was captured by Palestinian militants who tunnelled into Israel from the Gaza Strip in 2006.

Hamas has demanded the release of hundreds of Palestinian prisoners in exchange for Shalit.

“A short while ago, Prime Minister Benjamin Netanyahu met with special envoy Ofer Dekel. Dekel asked the prime minister to release him from the position,” the prime minister’s office said in a statement.

Dekel had asked to step down earlier, but was told by then-Prime Minister Ehud Olmert to stay on until after Netanyahu’s government was sworn in late last month, the statement said.

Netanyahu’s office did not say who would replace Dekel.

Dekel also spearheaded a prisoner swap last year with Lebanese Hezbollah guerrillas to recover the bodies of two Israeli soldiers.

Read the rest of this entry

Israel: Krisis Ekonomi Mungkin Akan Kekang Ambisi Nuklir Iran

Standard

Jerusalem, 21/4 – Kepala intelijen militer Israel mengatakan, Senin, bahwa krisis ekonomi dapat mengekang ambisi nuklir musuh utama mereka, Iran.

“Krisis ekonomi yang memburuk, inflasi tinggi, pengangguran meningkat, dan turunnya harga minyak dapat mengerem aspirasi nuklir Iran,” Jenderal Amos Yadlin mengatakan pada satu pertemuan kabinet.

Namun, ia menekanan bahwa tujuan strategis jangka panjang Iran tetap untuk memperoleh senjata nuklir.

Negara Yahudi itu adalah penentang utama program nuklir Iran dan menganggap Teheran musuh utamanya karena permintaan berulang kali oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad agar Israel dihapus dari peta.

PM baru Israel Benjamin Netanyahu telah memperingatkan bahwa ancaman yang diajukan oleh Iran merupakan ancaman bagi eksistensi Israel sejak pembentukan negara itu 41 tahun lalu.

Israel sendiri secara luas dianggap merupakan satu-satunya kekuatan bersenjata nuklir, tapi negara itu tidak pernah memastikan atau membantah ememeliki arsenal nuklir serta menolak untuk mengajukan pemeriksaan internasional.

Sebuah suratkabar Inggris mengatakan Sabtu bahwa militer Israel telah bersiap untuk melucurkan serangan udara besar di tempat nuklir Iran jika diperintahkan oleh pemerintah baru itu.

Iran adalah produsen minyak terbeser kedua dan telah terpukul oleh jatuhnya harga minyak, yang sekarang ini sekitar 50 dolar satu barel dibanding dengan pada puncaknya Juli tahun lalu sebsar 147 dolar.

Read the rest of this entry