Tag Archives: livni

Israel’s Livni Refuses Netanyahu’s Coalition Offer

Standard

Jerusalem, Feb. 28 – Israeli Foreign Minister Tzipi Livni Friday turned down Prime Minister-designate Benjamin Netanyahu’s offer to pull her Kadima party into a government led by the latter’s Likud party.

Following their second tete-a-tete meeting since Netanyahu accepted on Feb. 20 the presidential mandate to form the next government, local daily Ha’aretz quoted Livni as saying that “the meeting ended without any agreements, and we cannot be in Netanyahu’s government.”

A unity government would have been “possible” should it support plans for a two-states-for-two-peoples solution and changes to the electoral system, another newspaper The Jerusalem Post quoted her as saying, while adding that Netanyahu was not committed to the subjects.

“We will be a responsible opposition,” added Livni, whose party remains as the biggest faction in the 120-seated parliament following the Feb. 10 general election.

Netanyahu said that “unity requires compromise and I was prepared to go in that direction,” but his offer to Kadima of a “full partnership” ran into a closed door.

“I also offered to give Kadima two of the top three ministries, I said peace talks would progress, and that we would act to introduce electoral reforms and to solve the conversion issue…”

“Unfortunately, she totally rejected unity, and refused even to set up dialogue team in order to strike a partnership,” said the former prime minister, adding that “I didn’t find that Livni had the willingness for unity.”

Earlier in the day, sources close to Netanyahu was quoted as saying that the latest meeting was Livni’s final test to prove that she was not a “conscientious objector to unity.” Netanyahu said recently that he would not be bullied into forming a unity government.

Following the general election, in which the Likud-led right-wing bloc secured a majority in the parliament, Netanyahu was tasked with setting up the new government within at most 42 days to replace the one led by outgoing Prime Minister and former Kadima chief Ehud Olmert.

In light of the daunting fragmentariness of Israel’s political system, Netanyahu has to cobble together a coalition before he returns to the prime minister’s office. Recent polls showed that the public favors a unity government.

Read the rest of this entry

Livni Tolak Tawaran Koalisi Dari Netanyahu

Standard

Jerusalem, 28/2 – Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni, Jumat, menolak tawaran calon perdana menteri Benjamin Netanyahu untuk menarik partainya, Kadima, kedalam pemerintahan yang dipimpin oleh partai Netanyahu, Likud.

Menyusul pertemuan kedua oleh kedua pejabat itu sejak Netanyahu menerima mandat presiden pada 20 Februari guna membentuk pemerintah Israel mendatang, Livni, sebagaimana dikutip harian lokal Ha’aretz, mengatakan, “Pertemuan tersebut berakhir tanpa kesepakatan apa pun, dan kami tak dapat berada dalam pemerintah Netanyahu.”

Pemerintah persatuan “mungkin” sudah dibentuk, kalau saja pemerintah itu mendukung rencana penyelesaian dua-negara-buat-dua-bangsa dan perubahan dalam sistem pemilihan umum, kata Livni sebagaimana dikutip surat kabar lain, The Jerusalem Post. Ia menambahkan Netanyahu tak berkomitmen pada kedua masalah tersebut.

“Kami akan menjadi oposisi yang bertanggung jawab,” kata Livni, yang partainya tetap menjadi faksi terbesar di parlemen dengan 120 anggota, menyusul pemilihan umum 10 Februari.

Netanyahu mengatakan, “Persatuan memerlukan kompromi dan saya siap menyusuri arah itu”, tapi tawarannya kepada Kadima mengenai “kemitraan penuh” masuk ke dalam “peti es”.

“Saya juga menawarkan untuk memberi Kadima tiga pos kementerian utama, saya mengatakan pembicaraan perdamaian ‘akan mengalami kemajuan’, dan kami akan bertindak untuk menerapkan pembaruan pemilihan umum dan menyelesaikan masalah perubahan tersebut”

“Sayangnya, ia sama sekali menolak persatuan, dan bahkan menolak untuk membentuk tim dialog guna mewujudkan kemitraan,” kata mantan perdana menteri itu. Ditambahkannya, “Saya tak melihat Livni memiliki keinginan bagi persatuan.”

Pada pagi hari yang sama, beberapa sumber yang dekat dengan Netanyahu, sebagaimana dikutip, mengatakan pertemuan paling akhir tersebut adalah ujicoba terakhir bagi Livni guna membuktikan apakah ia berminat pada pemerintah persatuan. Netanyahu belum lama ini mengatakan ia takkan tunduk pada gertakan dalam pembentukan pemerintah persatuan.

Menyusul pemilihan umum, Netanyahu diberi tugas mendirikan pemerintah baru dalam waktu paling lama 42 hari guna mengganti pemerintah pimpinan Perdana Menteri Ehud Olmert, yang telah meletakkan jabatan dan mantan pemimpin partai Kadima. Dalam pemilihan umum tersebut, partai Likud kalah satu kursi dari Kadima, tapi blok kanan-tengah menjadi mayoritas di parlemen.

Netanyahu harus membentuk koalisi sebelum ia kembali ke kantor perdana menteri, meskipun sistem politik Israel sangat terpecah. Jajak pendapat baru-baru ini memperlihatkan bahwa masyarakat mendukung pemerintah persatuan.

Read the rest of this entry