Tag Archives: mesir

Mesir Perintahkan Pembunuhan Kawanan Babi

Standard

Kairo, 1/5 – Mesir, yang terpukul keras oleh flu burung, telah memerintahkan pembasmian setiap kumpulan babi di negara itu sebagai tindakan berjaga-jaga terhadap flu babi, langkah yang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) katakan sebagai kesalahan.

Virus flu babi H1N1 disebarkan oleh manusia dan tidak ada dalam binatang Mesir, tapi penyembelihan babi, yang sebagian besar dianggap tidak bersih dalam masyarakat Muslim Mesir, dapat membantu mengatasi kepanikan.

Duapuluh enam orang telah meninggal di Mesir karena virus flu burung yang amat pathogenik dan para pakar mengkhawatirkan setiap pandemi flu dapat memiliki dampak yang merusak di negara tempat sebagian besar dari kira-kira 80 juta orang (penduduknya) tinggal di Lembah Nil yang padat, banyak di tempat-tempat kumuh yang penuh sesak di dan sekitar Kairo.

Namun PBB mengatakan penyembelihan massal hingga 400.000 babi merupakan “kesalahan nyata”.

“Tidak ada alasan untuk melakukan hal itu. Itu bukan influensa babi, itu influensa manusia,” kata Joseph Domenech, kepala pejabat kehewanan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB.

Ia mengatakan FAO telah berupaya untuk menemui para pejabat Mesir tapi tak berhasil. Babi sebagian besar dipelihara oleh minoritas Kristen Mesir.

Dalam satu pernyataan sebelumnya Rabu, Menteri Kesehatan Hatem el-Gabali mengatakan: “Kementerian ini memutuskan untuk menyembelih semua kawanan babi yang ada di Mesir, mulai hari ini.”

Juru bicara kabinet Magdy Rady mengatakan Mesir akan memberi ganti rugi pada peternak karena kematian ternak mereka.

Rady mengatakan peternakan babi di Mesir kondisinya buruk dan memunculkan risiko kesehatan. “Itulah mengapa orang benar-benar takut,” katanya sebelum keputusan itu diambil.

Flu babi telah menewaskan sebanyak 159 orang di Meksiko dan satu bayi di AS, dan sejumlah kasus juga telah dilaporkan di Eropa dan juga tetangga Mesir, Israel. Mesir belum melaporkan satu kasus pun, tapi telah meningkatkan pengawasan di bandara.

Mesir terpukul lebih keras oleh flu burung H5N1 ketimbang negara lain di luar Asia.

Risiko di Mesir
Para pakar telah lama mengkhawatirkan virus flu burung dapat bermutasi ke bentuk yang dapat menyebar dengan mudah di antara manusia, yang memicu pandemi yang dapat menewaskan jutaan orang.

Mesir telah menderita sentakan dalam kasus flu burung pada manusia bulan ini bahkan waktu musim flu mendekati akhir. Beberapa pakar mengatakan pembunuhan babi tidak mungkin akan memiliki dampak pada meluasnya flu babi jika virus itu mencapai negara tersebut melalui pelancong udara.

“Saya tidak ingin mengatakan itu bermanfaat bagi flu babi. Itu akan bermanfaat bagi kesehatan umum. Pada umumnya, babi dapat menularkan banyak penyakit lain,” Hussein Gezairy, direktur regional WHO, mengatakan kepada wartawan.
Mona Aly Mehrez, direktur Institut Riset Kesejahteraan Hewan milik-pemerintah, mengatakan Mesir telah lama ingin memindahkan babi jauh dari pusat-pusat kota sebagai tindakan berjaga-jaga karena ancaman flu burung.

Beberapa pakar mengatakan bahwa secara teknis mungkin, tapi sangat tidak mungkin bahwa flu babi — campuran flu babi, manusia dan unggas — dapat menemukan cara untuk bargabung dengan H5Ni di Mesir untuk menciptakan virus flu lain.

Read the rest of this entry

Netanyahu Akan Kunjungi Mesir Awal Mei

Standard

Jerusalem, 1/5 – Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu akan berjunjung ke Mesir pada paruh pertama Mei atas undangan Presiden Hosni Mubarak, kantornya mengatakan, Kamis.

“Perdana menteri telah menanggapi secara positif undangan Presiden Hosni Mubarak dan akan melakukan lawatan ke Mesir pada paruh pertama Mei,” kata satu pernyataan.

Pernyataan itu mengatakan kunjungan tersebut akan dilakukan sebelum perjalanan yang direncanakan oleh Netanyahu ke Washington, tapi tanggalnya masih harus dikonfirmasikan tapi yang dapat mulai pada 18 Mei.

Mesir adalah satu-satunya negara Arab bersama Jordania, yang telah menandatangani perjanjian perdamaian dengan Israel dan memainkan peran penting sebagai penengah dalam hubungan negara Yahudi itu dengan kelompok-kelompok garis keras Palestina, khususnya gerakan Islam HAMAS –yang menguasai Jalur Gaza.

Namun hubungan itu menjadi lebih sulit sejak Netanyahu memegang tampuk pimpinan pemerintah sayap-kanan pada akhir Maret lalu, dengan tokoh penghasut ultra-nasionalis Avigdor Lieberman, yang kontroversial, sebagai menteri luar negerinya.

Pekan lalu, presiden Mesir tersebut menegaskan bahwa ia telah mengundang perdana menteri baru Israel untuk berkunjung, tapi tanpa menteri luar negerinya.

“Perdana menteri Israel mungkin akan datang untuk bertemu dengan kami pada Mei,” kata Mubarak.

“Beberapa orang mengatakan bahwa ia akan membawa menteri luar negerinya bersamanya. Perdana menteri Israel itu akan datang sendiri. Kepala kabinetnya akan datang bersamanya. Ia tidak akan membawa menteri lain bersamanya.”

Oktober lalu, Lieberman telah memicu kemarahan dengan mengatakan bahwa Mubarak dapat “pergi ke neraka” jika ia terus menolak untuk mengunjungi Israel.

Sebelumnya, ia pernah mengusulkan agar Israel membom bendungan Aswan di Mesir.

Seperti halnya Netanyahu, Lieberman tidak pernah mendukung “solusi dua negara” sebagai penyelesaian konflik di wilayah itu. Hal itu bertentangan dengan kebijakan Presiden AS Barack Obama untuk mendukung solusi tersebut, yang menetapkan Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai.

Read the rest of this entry

Mesir Bantah Undang Menlu Israel Lieberman

Standard

Kairo, 24/4 – Mesir, Kamis membantah negara itu telah mengundang Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman, yang berhaluan ultranasionalis, guna mengadakan pembicaraan, sebagai tanda bahwa pernyataan yang telah dikeluarkan tokoh “hawkish” tersebut pada masa lalu masih membuat keruh hubungan mereka.

Satu sumber politik Israel telah mengatakan Kepala Dinas Intelijen Mesir Omar Suleiman “menyampaikan undangan kepada Lieberman selama pertemuan 30 menit mereka pada Rabu di Israel”.

“Berita ini tak berisi kebenaran, dan kepala intelijen Mesir menyampaikan undangan hanya kepada kepala pemerintah Israel untuk datang ke Mesir pada satu waktu yang akan disepakati segera,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki.

Presiden Mesir Hosni Mubarak juga mengatakan kepada stasiun televisi bahwa Lieberman takkan menyertai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam kunjungan tersebut, yang diperkirakan berlangsung pada Mei, tapi tak mengatakan bahwa Lieberman tak diterima.

Lieberman memimpin partai Yiraes Beitenu, yang berhaluan ultranasionalis, dan pengangkatannya sebagai diplomat senior di negara Yahudi berdasarkan kesepakatan koalisi dengan Netanyahu merupakan penghinaan bagi Mesir, negara Arab pertama yang mencapai perdamaian dengan Israel.

Sebagai politikus pendatang baru, Lieberman menyarankan Bendungan Aswan di Mesir mungkin dibom, seandainya negara Arab Afrika itu terlibat perang lagi dengan Israel.

Ia juga menyulut kontroversi tahun lalu, ketika, sebagai anggota parlemen oposisi, ia mengatakan Mubarak dapat “pergi ke neraka” kalau Presiden Mesir tersebut tak mau lebih sering mengunjungi Israel. Mubarak telah pergi ke Israel satu kali selama 27 tahun memangku jabatan, bagi pemakaman perdana menteri terbunuh Israel Yitzhak Rabin pada 1995.

Kementerian Luar Negeri Israel telah menyatakan pertemuan Rabu di Israel antara Lieberman dan Suleiman, perunding penting dengan HAMAS, kelompok pejuang Palestina yang menguasai Jalur Gaza, telah “menjadi pertemuan penting dan konstruktif”.

Preseden
Mubarak, dalam komentar yang disampaikan pada peringatan kembalinya semenanjung Sinai kepada Mesir menyusul kesepakatan perdamaian 1979 dengan Israel, menyebut preseden sebagai alasan mengapa Lieberman takkan berkunjung ke Mesir bersama Netanyahu.

“Beberapa orang telah mengatakan perdana menteri Israel akan disertai oleh menteri luar negeri. Ini tak terjadi sebelumnya dengan perdana menteri terdahulu Shimon Peres, Yitzhak Rabin dan Ehud Barak. Mereka semua datang sendirian,” kata Mubarak.

Para pemimpin Israel biasa pergi ke Mesir. Netanyahu, yang memangku jabatan bulan Maret, direncanakan pergi dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memulai kembali pembicaraan pertukaran tahanan dengan HAMAS, yang telah menahan seorang prajurit Israel selama tiga tahun.

Mesir, seperti Israel, berbatasan dengan Jalur Gaza dan telah terlibat dalam blokade pimpinan Israel dengan tujuan menekan HAMAS agar memperlunak penentangannya terhadap pembicaraan perdamaian yang dipelopori oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Kairo juga telah berusaha menengahi pendekatan timbal-balik antara HAMAS dan faksi sekuler Abbas, Fatah.

Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Aboul Gheit pekan lalu mengatakan Kairo takkan berhubungan dengan Lieberman dan juga takkan mengundang dia berkunjung “selama sikapnya tetap tak berubah”.

Zaki, dari Kementerian Luar Negeri Mesir, menambahkan sebagian orang di Israel tampaknya berusaha meremehkan keberatan Mesir atas sikap Lieberman.

Read the rest of this entry

Mesir Lancarkan Aksi Terkoordinasi Terhadap Pemimpin Hizbullah

Standard

Kairo, 13/4 – Mesir, Ahad, melancarkan upaya terkoordinasi, baik di Dewan Legislatif maupun di media resmi, terhadap pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang berusaha membenarkan kehadiran anasir gerakannya di Mesir.

“Kami ingin memberitahu Hizbullah, sumber terorisme bagi negeri kami, Mesir takkan menjadi landasan untuk menguji rencana anda. Dan Mesir juga takkan menjadi lahan bagi Hizbullah atau yang lain untuk melancarkan persekongkolan mereka,” kata Ketua Dewan Syura (Majelis Tinggi) Safwat esh-Sharif pada suatu pertemuan khusus Dewan Legislatif pada Ahad.

“Dan kami takkan mengizinkan siapa pun memandang rendah martabat dan kedaulatan suci kami,” kata esh-Sharif.

Selain itu, Menteri Negara Urusan Hukum dan Dewan Parlemen Mufid Shehab mengatakan, “Nasrallah mengakui bahwa Sami Hani Shehab, pemimpin Hizbullah yang ditangkap di Mesir, telah menyediakan dukungan logistik bagi orang Palestina. Dan ia tak membantah bahwa Sami masuk ke Mesir dan apa yang ia lakukan di Mesir tidak sah.”

Menteri itu mengutuk setiap tindakan sabotase yang berlangsung di dalam wilayah Mesir. Ia menambahkan, “Pemerintah Mesir tak membiarkan siapa pun merusak keamanannya.”

Sementara itu, beberapa harian Mesir, Ahad, juga bergabung dalam upaya pengutukan terhadap Nasrallah tersebut, dengan menurunkan tajuk bernada keras.

“Ia (Nasrallah) mesti ditangani dengan hukum Mesir dan hukum internasional. Ia pantas mendapatkan surat penangkapan internasional,” demikian antara lain isi tajuk yang disiarkan oleh surat kabar Al-Ahram.

“Mengapa Nasrallah mengakui bahwa tahanan Lebanon adalah anggota partainya dan terutama bekerja buat orang Palestina dari dalam wilayah Mesir, Rafah,” demikian pertanyaan dalam tajuk yang ditulis oleh Abdallah Kamal, Pemimpin Redaksi harian pro-pemerintah Rossa el-Youssef. Ia merujuk kepada pengakuan Nasrallah mengenai anasir Hizbullah di Mesir.

Ia juga menuduh Nasrallah berusaha membentuk “satu jaringan” di Mesir.

Pekan lalu, Jaksa Agung Mesir Abdel-Meguid Mahmoud mengatakan Mesir telah menangkap 49 orang karena diduga menjadi agen Hizbullah, dan menuduh dia “merencanakan operasi yang bermusuhan”.

Belakangan Nasrallah membantah dalam pidato melalui televisi adanya rencana untuk melancarkan serangan di dalam wilayah Mesir, dan pada saat yang sama mengakui bahwa Sami Hani Shehab, warganegara Lebanon di antara 49 orang yang ditangkap oleh Mesir, adalah anggota kelompok bersenjata gerakan Syiah tersebut.

Nasrallah berusaha membenarkan kehadiran Sami di Mesir dengan mengatakan misinya ialah untuk menyediakan bantuan bagi orang Palestina.

“Saudara kami Sami adalah anggota Hizbullah, kami tak membantah ini, ia memberi bantuan logistik bagi orang Palestina di perbatasan Palestina-Mesir, dan semua tuduhan lain dibantah,” kata Nasrallah.

Perdana Menteri Mesir Ahmed Nazif, Sabtu, mengatakan dalam reaksi atas pernyataan Nasrallah bahwa keamanan negaranya berada “dalam kondisi merah”.

Negara yang didominasi pemeluk Sunni itu dan kelompok Syiah, dukungan Iran, telah terlibat percekcokan sejak perang 22 hari di Jalur Gaza. Dalam peristiwa tersebut, Hizbullah menuduh Mesir “bersekongkol” dengan Israel dengan menutup tempat penyeberangan perbatasannya, Rafah, satu-satunya gerbang ke Jalur Gaza yang tak melalui negara Yahudi.

Read the rest of this entry

Netanyahu, Mubarak Akan Bertemu di Mesir “Segera”

Standard

Jerusalem, 7/4 – Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu akan menemui Presiden Mesir Hosni Mubarak di Mesir “dalam waktu dekat”, kantor pemimpin Israel itu mengatakan, Senin.

Penyataan yang dikeluarkan kantor Netanyahu, yang beraliran-kanan, mengatakan kedua pemimpin itu telah berbicara melalui telefon Senin dan perdana menteri Israel tersebut telah menerima undangan Mubarak untuk mengadakan pembicaraan di tempat peristirahatan Sharm esh-Sheikh di tepi Laut Merah.

“Presiden Mubarak telah mengundang Perdana Menteri untuk pertemuan di Sharm esh-Sheikh dalam waktu dekat. PM Netanyahu menyambut baik undangan itu dan tanggal untuk pertemuan tesebut akan ditetapkan segera,” kantor Netanyahu mengatakan dalam pernyataan itu.

Pernyataan itu tidak mengatakan apa yang kedua pemimpin tersebut akan bicarakan dalam pertemuan tersebut.

Pemerintah yang condong ke kanan yang dipimpin oleh partai Likud, pimpinan-Netanyahu, mulai menjabat pekan lalu. Kekhawatiran intenasional meningkat dengan penunjukan tokoh ultra-nasionalis Avigdor Lieberman oleh Netanyahu sebagai menteri luar negeri.

Lieberman telah menimbulkan kontroversi tahun lalu, ketika ia mengatakan Mubarak dapat “pergi ke neraka” jika pemimpin Mesir itu tidak ingin mengunjungi Israel. Ia pernah memberi kesan Bendungan Aswan di Mesir mungkin akan dibom.

Pada hari pertamanya di Kementerian Luar Negeri pekan lalu, Lieberman mengatakan deklarasi Annapolis, yang ditaja AS pada 2007, mengenai perdamaian dengan Palestina tidak lagi berlaku.

Netanyahu telah mengatakan ia akan berbicara dengan pihak Palestina tapi akan mengalihkan pusat pembicaraan dari masalah wilayah yang sulit ke bidang munculnya ekonomi Palestina dan keamanan. Para pemimpin Palestina telah meminta Netanyahu untuk mengikatkan diri pada pembentukan negara Palestina sebagai tujuan dari pembicaraan perdamaian.

Pada masa Ehud Olmert, pendahulu Netanyahu, Mesir sudah berusaha untuk memerantarai perjanjian pertukaran keamanan antara Israel dan penguasa Jalur Gaza, HAMAS, guna membebaskan seorang prajurit Israel yang ditangkap oleh gerilyawan dalam serangan lintas-perbatasan 2006. HAMAS ingin Israel membebaskan ratusan tawanan Palestina sebagai pertukaran bagi prajurit Israel Gilad Shalit.

Read the rest of this entry

Mesir Kecam Pernyataan Menlu Israel Soal Upaya Perdamaian Annapolis

Standard

Kairo, 3/4 – Mesir, Kamis mengecam pedas Menlu baru Israel Avigdor Lieberman karena pernyataannya bahwa ia menolak mengakui upaya perdamaian yang digagas pada 2007 di kota Annapolis, AS, guna memulihkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.

Pernyataan Lieberman itu sangat disayangkan, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Mesir Hossam Zaki sebagamiana dikutip.

Hossam Zaki menambahkan, “Pernyataan Lieberman adalah pukulan pertama terhadap upaya perdamaian yang datang dari pemerintah baru Israel”.

Pada Rabu, Lieberman mengatakan Israel tak terikat oleh konferensi Annapolis, dan menegaskan bahwa “satu-satunya dokumen yang mengikat kami” ialah rencana perdamaian peta jalan, cetak biru yang digagas pada 2003 dan menyerukan penyelesaian dua negara bagi konflik berlarut-larut di Timur Tengah.

“Setiap orang yang mengira bahwa membuat konsesi akan membuat kami meraih pujian dan perdamaian keliru. Sebaliknya, itu akan membawa perang lebih lanjut,” kata Lieberman pada upacara serah-terima jabatan di Departemen Luar Negeri Israel, sebagaimana dikutip oleh kantor berita Israel, Ynet.

Pada hari yang sama, seorang pejabat Mesir berikrar bahwa Mesir akan meboikot Lieberman kecuali ia meminta maaf karena mengeluarkan pernyataan yang menghina mengenai Mesir, demikian laporan harian Israel, The Jerusalem Post.

Lieberman, Oktober lalu, mengatakan Presiden Mesir Hosni Mubarak boleh pergi ke neraka, jika ia tak ingin mengunjungi Israel.

Tetapi Lieberman mengatakan pada acara serah-terima jabatan, Rabu, Mesir adalah “satu negara penting bagi kestabilan wilayah tersebut”, yang digambarkan oleh Zaki sebagai aneh bagi Lieberman untuk mengeluarkan pernyataan yang memuji Mesir.

Pada Kamis, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Abul Gheit juga mengecam timpalannya dari Israel itu karena pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai Mesir.

“Jika pendiriannya tetap tak berubah, saya bahkan akan menolak untuk berjabat tangan dengan dia,” kata Abul Gheit dalam satu wawancara dengan TV Mesir, sebagaimana dikutip MENA.

Read the rest of this entry

Presiden Mesir Undang Yudhoyono Hadiri KTT GNB

Standard

Jakarta, 1/4 – Presiden Mesir Hosni Mubarak mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berpartisipasi dan memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-15 Gerakan Nonblok (KTT GNB) di Sharm El Sheikh.

Presiden Mubarak, menurut keterangan Kedutaan Besar Mesir di Jakarta, Rabu, telah menyampaikan undangan itu secara resmi kepada Presiden Yudhoyono.

Mesir saat ini menjabat sebagai ketua GNB dan akan menyelenggarakan KTT GNB di Sharm El Sheikh, 15-16 Juli 2009, yang didahului dengan pertemuan pejabat senior (SOM) dan pertemuan tingkat menteri pada 11-14 Juli 2009.

Sebagai Ketua GNB, Pemerintah Mesir menegaskan komitmennya untuk membangun usaha-usaha dari para pendahulunya dalam memperkokoh peranan GNB di dunia internasional.

Pemerintah Mesir juga bermaksud untuk bekerja sama dengan seluruh negara anggota dalam persiapan KTT ke-15 guna mengadopsi rekomendasi yang ditujukan pada tantangan-tantangan yang dihadapi oleh negara-negara GNB pada abad ke-21 dan untuk menampung aspirasi banyak orang untuk perdamaian, kemajuan dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, Pemerintah Mesir memilih tema “Solidaritas Internasional untuk Perdamaian dan Pembangunan” bagi KTT ke-15 GNB.

Selain mengundang Presiden Yudhoyono, Mesir melalui Menteri Luar Negeri Ahmed Aboul Gheit juga mengirimkan undangan bagi Menlu Hassan Wirajuda untuk berpartisipasi dalam KTT tersebut.

GNB adalah suatu organisasi internasional yang beranggota lebih dari 100 negara-negara yang tidak menganggap dirinya beraliansi dengan atau terhadap blok kekuatan besar apapun.

Tujuan dari organisasi ini, seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, adalah untuk menjamin “kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara nonblok” dalam perjuangan mereka menentang imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme, apartheid, zionisme, rasisme dan segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik.

Negara-negara anggota GNB merepresentasikan 55 persen penduduk dunia dan hampir 2/3 anggota PBB. Negara-negara yang telah menjadi tuan rumah KTT GNB antara lain Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, Kuba, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia.

Read the rest of this entry

Utusan Mesir di AS Untuk Perlunak Sikap Terhadap Hamas

Standard

Kairo, 18/3 – Mesir telah mengirim seorang pejabat senior ke Washington guna mengusahakan pengendoran syarat-syarat AS pada Hamas untuk bergabung dengan pemerintah Palestina yang diakui secara internasional.

Kepala intelijen Omar Suleiman, orang yang ditunjuk Mesir untuk urusan Israel-Palestina, berada di Washington, Selasa, di tengah pembicaraan rekonsiliasi Palestina yang goyah di Kairo.

Para utusan senior dari gerakan Islam Hamas, kelompok Fatah pimpinan presiden Palestina Mahmud Abbas yang didukung Barat dan kelompok lainnya telah mulai bekerja delapan hari lalu dalam beberapa komisi yang dibentuk untuk memecahkan masalah mereka.

Fatah dan Hamas telah terbagi dengan sengit sejak Hamas, yang menang dengan suara mayoritas dalam pemilihan parlemen 2006, merebut Jalur Gaza dalam sepekan pertempuran mematikan pada Juni 2007, sehingga wewenang Abbas terbatas di Tepi Barat.

“Mesir sedang melakukan upaya dengan sejumlah pihak asing, khususnya pemerintah AS, untuk memperoleh perjanjian guna mencapai formula kompromis yang akan diterima Hamas dan masyarakat internasional,” utusan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina Kayed al-Ghoul mengatakan.

Menlu Mesir Ahmed Abul Gheit sekarang ini juga di Brussels untuk berbicara dengan para pejabat termasuk kepala kebijakan Uni Eropa Javier Solana.

Kuartet Timur Tengah — yang terdiri atas AS, Uni Eropa dan juga PBB dan Rusia — mensyaratkan hubungan dengan Hamas berdasar pada pengakuannya atas Israel dan komitmenya pada perjanjian Palestina-Israel pada masa lalu.

Hamas, dan beberapa kelompok Palestina yang lebih kecil, mengatakan syarat-syarat kuartet itu tak dapat diterima.

Read the rest of this entry

Mesir Adakan Pembicaraan Pertukaran Tawanan Hamas-Israel

Standard

Kairo, 12/3 – Mesir telah mengadakan pembicaraan tertutup Rabu mengenai pertukaran tawanan antara gerakan Islam HAMAS dan Israel yang akan menetapkan pembebasan prajurit Gilad Shalit bersama dengan ratusan tawanan Palestina.

Untuk ketiga kali dalam dua pekan, perunding Israel Ofer Dekel kembali ke Kairo, Selasa malam, dalam upaya untuk memastikan satu perjanjian yang sulit dicapai, yang dapat meratakan jalan bagi gencatan senjata jangka panjang untuk Jalur Gaza.

“Perundingan intensif dan alot telah berlangsung mengenai nama-nama tawanan HAMAS untuk dipertukarkan dengan Shalit,” satu sumber yang dekat dengan pembicaran itu mengatakan.

Dekel “sekarang diperkirakan akan menghabiskan malam kedua di Mesir dan mendesak pembicaraan, sebagai pertanda jelas bahwa sesuatu akan bergerak”, kata sumber itu Rabu malam.

Ia mengatakan kedua belah pihak berlomba melawan waktu untuk menandatangani perjanjian sebelum batas waktu 3 April bagi tokoh garis keras sayap-kanan dan perdana menteri yang ditunjuk Benyamin Netanyahu untuk membentuk pemerintah baru.

Israel telah bersikeras bahwa setiap perjanjian bagi gencatan senjata yang kekal di dan sekitar Jalur Gaza yang diperintah HAMAS akan tergantung pada pembebasan Shalit, yang ditangkap oleh gerilyawan Palestina Juni 2008.

Dekel telah terikat dalam pembicaraan dengan kepala intelijen Mesir Jenderal Omar Suleiman, yang telah bekerja untuk menengahi perdamaian dengan tiadanya pembicaraan langsung antara HAMAS dan Israel — yang memboikot kelompok itu, yang dianggapnya sebagai kelompok teroris.

Pembicaraan itu bertepatan dengan pembicaraan antara kelompok yang bersaing termasuk HAMAS dan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk berusaha membentuk pemerintah persatuan yang akan dapat diterima masyarakat internasional.

Upaya tukar-menukar tawanan terakhir itu bertepatan dengan kunjungan ke Kairo oleh Musa Abu Marzuk, wakil pemimpin politbiro HAMAS, untuk pembicaraan antar-Palestina.

“Saya tidak memiliki informasi mengenai Shalit. Saya bahkan tidak tahu apakah ia masih hidup atau tidak,” kata Abu Marzuk kepada satu surat kabar Arab. “Hanya kelompok yang menahannya yang tahu, dan informasi yang datang berharga.”

Ia mengatakan 450 Islamis (anggota gerakan Islam seperti HAMAS) yang dihukum sudah waktunya untuk dibebaskan, dan juga 550 tahanan lain: pemuda, wanita dan tokoh politik HAMAS.

Menurut harian Israel Haaretz, Dekel telah mengusulkan perjanjian bagi pembebasan 400 tawanan, termasuk 220 “yang tangan mereka bergelimang darah” karena serangan anti-Israel.

“Ada beberapa nama pelaku teror (dalam daftar itu) yang pembebasan mereka tak akan dapat diterima bagi pendapat umum Israel.” kata sumber yang dekat dengan pembicaraan tersebut. Masalahnya adalah apakah HAMAS cukup luwes untuk menghapus nama-nama itu.”

Ia mengatakan Kairo telah mempersiapkan pembebasan tahap kedua: sekitar 300 warga Palestina yang akan berjalan bebas pulang, bagi penyerahan Shalit ke Mesir, dan ia akan kembali ke Israel ketika sisa tawanan tersebut dibebaskan.

Read the rest of this entry

Empat Orang Terluka Dalam Pemboman Terowongan Gaza

Standard

Kota Gaza, 4/3 – Pesawat perang Israel membom terowongan penyelundupan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir, Selasa, dan melukai empat orang, sebagai balasan atas serangan roket dari wilayah yang diperintah Hamas itu.

Beberapa warga mengatakan pesawat itu melakukan beberapa serangan di sepanjang perbatasan selatan Gaza, tempat puluhan terowongan digunakan untuk menyelundupkan orang, barang, dan senjata ke wilayah miskin tersebut.

Empat orang terluka dalam serangan itu, kata dokter Palestina.

Seorang jurubicara militer mengatakan bahwa pasukan udara telah melakukan enam serangan terhadap terowongan penyelundupan dekat kota Rafah di Gaza selatan “sebagai balasan atas sejumlah serangan roket yang ditembakkan pekan lalu.

Menlu Israel Tzipi Livni yang akan mengakhiri tugas, sebelumnya memperingatkan bahwa Israel tidak akan menghindari untuk menyerang Gaza sebagai balasan terhadap tembakan roket terus-menerus itu.

“Jika Hamas belum mendapat pesan tersebut, mereka akan diserang lagi,” kata Livni pada radio publik beberapa jam sebelum pertemuan dengan Menlu AS Hillary Clinton yang sedang melakukan kunjungan resmi pertamanya ke negara Yahudi itu.

Sebanyak 120 roket telah ditembakkan dari jalur pantai Palestina itu, terhitung sejak dua gencatan senjata mulai berlaku 18 Januari menyusul serangan militer tiga pekan yang menyebabkan lebih dari 1.300 orang tewas.

Read the rest of this entry

Presiden Mesir Buka Konferensi Gaza

Standard

Sharam-al-sheikh, Mesir, 3/3 – Presiden Mesir Hosni Mubarak Selasa (3/3) membuka konferensi internasional tentang pembangunan kembali Jalur Gaza, yang dihadiri oleh para pemimpin, menteri dan delegasi dari 87 negara serta organisasi-organisasi kawasan dan internasional.

Delegasi Arab Saudi pada konferensi tersebut dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Pangeran Saud al-Faisal.

Saat berbicara pada acara pembukaan, Presiden Mubarak menyatakan bersyukur atas sumbangan sebesar 1 miliar dolar AS yang diumumkan oleh Raja Abdullah bin Abdulaziz untuk pembangunan Gaza.

Mubarak mengatakan sumbangan tersebut mengawali upaya mobilisasi bantuan Arab dan internasional bagi pembangunan Jalur Gaza.

Mubarak menggarisbawahi pentingnya pengerahan semua upaya yang memungkinkan untuk membangun kembali Gaza dan menyatakan harapannya bahwa konferensi tersebut akan memunculkan hasil-hasil yang positif untuk mendorong ekonomi Palestina.

Mubarak mencatat bahwa Gaza merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah-wilayah yang diduduki dan bersama Tepi Barat membentuk negara Palestina independen.

Read the rest of this entry

Pertemuan Donor Janjikan 4,5 Milyar Dolar Bagi Palestina

Standard

Sharm El-Sheikh, Mesir, 3/3 – Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Abul Gheit mengatakan, Senin, negara-negara donor internasional telah menjanjikan bantuan hampir 4,5 milyar dolar bagi pembangunan kembali Jalur Gaza dan ekonomi Palestina.

“Kami hari ini mengumpulkan 4,481 milyar dolar untuk dua tahun mendatang,” kata Abul Gheit, membacakan sebuah pernyataan final yang dikeluarkan pada akhir konferensi donor internasional di kota pesisir Laut Merah Sharm El-Sheikh.

Ia mengatakan, jumlah itu merupakan sumbangan baru yang tidak termasuk dalam janji bantuan sebelumnya oleh negara-negara donor.

Abul Gheit mengatakan, jumlah yang dijanjikan Senin itu “menambah angka sebelumnya menjadi 5,2 milyar dolar”.

“Itu lebih dari yang kami perkirakan,” katanya.

Menteri Perencanaan Palestina Samir Abdallah mengungkapkan rasa puas dan mengatakan kepada AFP, “Konferensi ini berhasil seratus persen.”

Pemerintah Palestina mengikuti konferensi itu untuk mengupayakan bantuan 2,8 milyar dolar dari 70 negara dan kelompok donor yang berkumpul di Sharm El-Sheikh enam pekan setelah pertempuran berhenti di dan sekitar Gaza.

Pemerintah Palestina berusaha mengumpulkan 1,3 milyar dolar bagi Gaza dan 1,5 milyar untuk menopang anggaran mereka sendiri.

Negara-negara donor menekankan bahwa uang batuan harus disalurkan melalui Pemerintah Palestina pimpinan Presiden Mahmud Abbas yang mendapat dukungan Barat dan tidak kepada Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Kelompok Hamas, yang menang dalam pemilihan umum Palestina pada 2006, menguasai Jalur Gaza pada Juni 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut diblokade oleh Israel. Palestina pun menjadi dua wilayah kesatuan terpisah — Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan Tepi Barat yang berada di bawah pemerintahan Abbas.

Uni Eropa, Israel dan AS memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi teroris karena kelompok itu menolak mengakui keberadaan negara Yahudi tersebut.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Israel dikecam masyarakat internasional atas kematian-kematian yang ditimbulkannya dalam perang di Gaza.

Pasukan Israel meninggalkan Jalur Gaza setelah daerah pesisir itu hancur akibat ofensif 22 hari. Mereka menyelesaikan penarikan pasukan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu pada 21 Januari.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel melancarkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Read the rest of this entry

Anak 2 Tahun Terserang Flu Burung di Mesir

Standard

Kairo, 2/3 – Seorang anak laki-laki Mesir yang berusia dua tahun terjangkit virus flu burung dan berada dalam kondisi kritis, kata Kantor Berita MENA mengutip Kementerian Kesehatan Mesir, Minggu, dan itu merupakan kasus ke-56 di negara Arab tersebut.

MENA mengutip Asisten Menteri Kesehatan Nasr el-Sayyed yang mengatakan bahwa Youssef Abdel-Azim, yang berasal dari provinsi el-Fayoum, Mesir tengah, menunjukkan gejala-gejala penyakit itu Rabu setelah ia melakukan kontak dengan unggas yang sakit.

Ia dirawat dengan obat antivirus Tamiflu namun tetap berada dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit di Kairo, kata Sayyed, seperti dilaporkan kantor berita itu.

Mesir adalah salah satu dari beberapa negara terjangkit flu burung yang tidak menawarkan kompensasi bagi peternak ketika peternakan mereka dimusnahkan, yang menurut para ahli merupakan cara terbaik untuk menghentikan perluasan wabah penyakit itu.

Sekitar lima juta orang Mesir bergantung pada peternakan sebagai sumber utama makanan dan penghasilan.

Sejak 2003, virus avian influenza H5N1 menjangkiti 408 orang di 15 negara dan menewaskan 254 dari mereka.

Flu burung telah membuat mati atau memaksa pemusnahan lebih dari 300 juta unggas ketika penyakit tersebut meluas ke 61 negara di Asia, Timur Tengah, Eropa dan Afrika.

Meski H5N1 jarang menjangkiti orang, para ahli khawatir virus itu akan bermutasi menjadi bentuk virus yang bisa berjangkit dengan mudah dari manusia ke manusia, dan itu bisa menimbulkan wabah yang berpotensi menewaskan puluhan juta orang dan meruntuhkan ekonomi global.

Read the rest of this entry

Hillary Clinton Hadiri Pertemuan Bantuan Untuk Gaza

Standard

Sharm el-Sheikh, Mesir, 2/3 – Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton tiba di Mesir, Minggu, untuk menghadiri pertemuan donor internasional yang diharapkan Palestina akan menghasilkan dana milyaran dolar untuk membantu membangun kembali Jalur Gaza yang hancur akibat perang.

Mantan Ibu Negara AS itu sedang dalam lawatan pertamanya ke Timur Tengah selaku diplomat tinggi Amerika sejak Presiden Barack Obama memulai tugasnya pada Januari dengan menjanjikan semangat baru kerja sama global.

AS dikabarkan mempertimbangkan paket bantuan 900 juta dolar untuk pembangunan kembali Gaza, yang hancur oleh ofensif tiga pekan Israel dalam perang dengan Hamas pada Desember dan Januari dan oleh blokade yang terus berlangsung.

Hillary harus menjawab kekhawatiran para pemimpin Eropa yang ingin Washington menekan sekutu utamanya, Israel, agar memperbaiki distribusi bantuan bagi wilayah kantung Palestina itu.

Ia mengatakan, Jumat, bantuan akan bergantung pada seberapa jauh orang Palestina memenuhi persyaratan kwartet perdamaian — AS, Uni Eropa, PBB dan Rusia.

“Saya akan mengumumkan sebuah komitmen mengenai paket bantuan yang berarti, namun itu akan diberikan jika kami memastikan bahwa sasaran kami bisa cenderung dicapai, bukannya dirongrong,” katanya kepada radio Suara Amerika.

Sekitar 75 negara mengambil bagian dalam konferensi bantuan itu, yang diadakan di kota pesisir Laut Merah Sharm el-Sheikh pada Senin, enam pekan setelah perang berhenti di sekitar Gaza.

Pemerintah Palestina sedang mengupayakan dana 2,8 milyar dolar bagi pembangunan kembali wilayah kantung berpenduduk 1,4 juta orang itu, yang sebagian besar bergantung pada bantuan dari PBB.

Namun, negara-negara donor utama menuntut agar Hamas yang menguasai Gaza tidak memainkan peranan dalam pembelanjaan dana itu, yang menurut mereka harus ditangani oleh Pemerintah Palestina pimpinan Presiden Mahmud Abbas yang mendapat dukungan Barat.

Kelompok Hamas, yang menang dalam pemilihan umum Palestina pada 2006, menguasai Jalur Gaza pada Juni 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut diblokade oleh Israel. Palestina pun menjadi dua wilayah kesatuan terpisah — Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan Tepi Barat yang berada di bawah pemerintahan Abbas.

Uni Eropa, Israel dan AS memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi teroris karena kelompok itu menolak mengakui keberadaan negara Yahudi tersebut.

Ehud Olmert yang akan mengakhiri tugas sebagai PM Israel telah memperingatkan mengenai konfrontasi yang akan segera terjadi dengan Hamas meski gencatan senjata yang ditengahi Mesir diberlakukan pada 19 Juni.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Israel dikecam masyarakat internasional atas kematian-kematian yang ditimbulkannya dalam perang di Gaza.

Pasukan Israel meninggalkan Jalur Gaza setelah daerah pesisir itu hancur akibat ofensif 22 hari. Mereka menyelesaikan penarikan pasukan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu pada 21 Januari.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel melancarkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Selama perang 22 hari itu, sekolah, rumah sakit, bangunan PBB dan ribuan rumah hancur terkena gempuran Israel, dan Pemerintah Palestina menyatakan jumlah kerugian prasarana saja mencapai 476 juta dolar.

Penghentian serangan Israel dilakukan setelah negara Yahudi tersebut memperoleh janji dari Washington dan Kairo untuk membantu mencegah penyelundupan senjata ke Gaza, hal utama yang dituntut Israel bagi penghentian perang.

Read the rest of this entry

Uni Eropa Akan Menyumbang 436 Juta Euro Dalam Bantuan Untuk Gaza

Standard

Brussels, 28/2 – Komisi Eropa mengumumkan, Jumat, mereka siap untuk menyumbang 436 juta euro dalam bantuan untuk Jalur Gaza yang dirusak konflik pada konferensi donor internasional pekan depan.

“Dengan memberikan paket bantuan substansial kami memastikan kemurahan hati dan komitmen kami terhadap Palestina,” Komisaris Hubungan Luar Negeri Uni Eropa (EU) Benita Ferrero-Waldner mengatakan dalam satu pernyataan.

Komisaris itu akan menjanjikan dana tersebut, untuk tahun ini, hari Senin pada konferensi donor di Mesir yang ditujukan untuk membantu membangun kembali Gaza menyusul perang Israel terhadap Hamas yang mulai akhir Desember.

Uni Eropa adalah donor terbesar bagi Palestina, dengan memberikan lebih dari setengah miliar euro tiap tahun, tapi uni itu hanya memiliki pengaruh kecil atas Israel.

Pemerintah otonomi Palestina mengatakan bahwa pihaknya akan mengusahakan 2,8 miliar dolar untuk membangun kembali Gaza, bahkan waktu Israel memperingatkan serangan militer lainnya jika penyelundupan senjata ke daerah kantung Palestina yang diperintah-Hamas itu terus terjadi.

“Kami akan mempersembahkan bantuan kami untuk pemulihan cepat setelah konflik pada awal tahun ini, khususnya bagi keperluan mendesak pembersihan puing dan senjata yang tidak meledak serta untuk memberikan bantuan pada anak-anak yang traumatis,” kata Ferrero-Waldner.

Dana itu juga akan digunakan untuk mendukung skema “uang untuk kerja” serta memperbaiki tempat perlindungan yang rusak akibat serangan Israel terhadap gerilyawan Hamas, yang ditujukan untuk mengakhiri serangan roket yang diluncurkan dari Gaza pada warga Israel.

Read the rest of this entry

Israel Bom Terowongan Gaza-Mesir Setelah Serangan Roket

Standard

Yerusalem, 26/2 – Pesawat Israel membom sejumlah terowongan penyelundup di daerah perbatasan Gaza-Mesir, Rabu, setelah dua roket menghantam Israel selatan, kata seorang jurubicara militer Israel.

Tidak ada laporan mengenai korban dalam serangan-serangan tersebut.

“Kami menyerang tujuh terowongan di dekat (kota perbatasan Gaza selatan) Rafah. Terjadi ledakan-ledakan kedua, yang menunjukkan bahwa terowongan itu berisikan bahan senjata,” kata jurubicara itu.

“Itu merupakan jawaban atas serangan dua roket Qassam hari ini dan penembakan roket yang terus berlangsung,” tambah jurubicara tersebut.

Mesir telah berusaha menengahi gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan Hamas yang menguasai Jalur Gaza setelah ofesif 22 hari negara Yahudi tersebut ke wilayah itu.

Sejak akhir operasi itu, orang-orang Palestina membangun lagi jaringan terowongan di bawah perbatasan Gaza-Mesir yang digunakan untuk menyelundupkan barang dan senjata.

Sementara itu, Rabu, Menteri Luar Negeri Tzipi Livni memperingatkan bahwa Israel akan melancarkan “operasi” lain militer di Gaza jika penyelundupan senjata dari Iran ke wilayah Hamas itu masih terus dilakukan.

“Iran harus dibuat sadar bahwa penyelundupan senjata ke Suriah, Lebanon dan Hamas merupakan pelanggaran berat atas perjanjian internasional, dan harus berhenti,” kata Livni.

“Jika penyelundupan senjata ke Gaza berlanjut, Israel tidak akan memiliki pilihan lain kecuali memulai lagi operasi defensif,” tambahnya.

Pasukan Israel berulang kali membom daerah perbatasan Gaza dengan Mesir sejak mereka memulai ofensif pada 27 Desember, dalam upaya menghancurkan terowongan-terowongan penyelundup yang menghubungkan wilayah miskin Palestina itu dengan Mesir.

Angkatan udara Israel membom lebih dari 40 terowongan yang menghubungkan wilayah Jalur Gaza yang diblokade dengan gurun Sinai di Mesir pada saat ofensif itu dimulai.

“Angkatan udara baru saja menyerang lebih dari 40 terowongan yang ditemukan di sisi perbatasan Gaza. Terowongan-terowongan itu, kami yakin, digunakan untuk penyelundupan senjata, peledak dan kadang orang-orang yang akan berlatih untuk misi teror di negara-negara lain di kawasan itu,” kata jurubicara militer Avital Leibovitch kepada wartawan, Minggu (28/12).

Terowongan-terowongan yang melintasi perbatasan itu digunakan untuk menyelundupkan barang dan senjata ke wilayah Jalur Gaza yang terputus dari dunia luar karena blokade Israel sejak Hamas menguasainya tahun lalu.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari dan sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember.

Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Jumlah korban tewas Palestina mencapai sedikitnya 1.300, termasuk lebih dari 400 anak, dan 5.300 orang cedera di Gaza sejak Israel meluncurkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember.

Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Pasukan Israel meninggalkan Jalur Gaza setelah daerah pesisir itu hancur akibat ofensif 22 hari. Mereka menyelesaikan penarikan pasukan dari wilayah yang dikuasai Hamas itu pada 21 Januari.

Read the rest of this entry

Perundingan Rekonsiliasi Palestina di Mesir Ditunda

Standard

Kairo, 19/2 – Perundingan penengahan Mesir yang bertujuan merujukkan kelompok-kelompok Palestina yang bertikai ditunda, kata Kantor Berita MENA mengutip seorang pejabat senior Mesir, Rabu.

“Perundingan rekonsiliasi yang dijadwalkan berlangsung 22 Februari ditunda untuk kurun waktu singkat karena perlu pembahasan lebih lanjut,” kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.

Perundigan itu merupakan bagian dari rencana yang diusulkan Mesir untuk mengakhiri ofensif tiga pekan Israel terhadap Jalur Gaza yang dikuasai Hamas pada Desember dan Januari.

Read the rest of this entry

Mesir Akan Kirim 1.325 Penjaga Perdamaian ke Kongo

Standard

Kairo, 18/2 – Mesir merencanakan untuk mengirim lebih dari 1.325 tentara ke Kongo Timur untuk bergabung dengan pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditugasi melindungi warga sipil di wilayah itu, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan, Selasa.

Kementerian luar negeri itu mengatakan para tentara tersebut akan membantu meningkatkan operasi penjaga perdamaian PBB sesuai dengan keputusan Dewan Keamanan November untuk mengirim 3.000 penjaga perdamaian tambahan ke Kongo guna melindungi warga sipil dan mengakhiri konflik di bagian timur Kongo yang bergolak.

Misi di Republik Demokratik Kongo merupakan operasi penjaga perdamaian PBB terbesar di dunia dan akan ditingkatkan untuk sementara waktu menjadi sedikit di atas 20.000 tentara dan polisi katika balabantuan itu dikerahkan.

Mesir mengatakan dalam satu pernyataan bahwa sumbangannya pada pasukan itu akan terdiri atas satu kesatuan militer dari 1.325 tentara termasuk satu batalion infantri bermotor, pasukan para, pasukan payung dan insinyur militer.

Mesir juga akan mengirim satu unit polisi kementerian dalam negeri yang misinya akan termasuk melindungi orang-orang dan pegawai PBB dan lembaganya, membantu polisi Kongi dan melakukan patroli gabungan dengan mereka di bagian timur negara itu.

Mesir sekarang ini memiliki hanya 23 pengamat militer dan 13 polisi di Kongo, menurut PBB.

Pasukan PBB di Kongo telah mengeluhkan jangkauan (wilayah) yang luas dan tidak dapat melindungi semua warga sipil di timur, yang padat dengan kelompok bersenjata meskipun telah ada pemilihan nasional 2006 yang mengembalikan Presiden Joseph Kabila ke kekuasaan.

Sekitar 250.000 orang telah melarikan diri dari rumah mereka dalam pertempuran tahun lalu dan membuat lebih dari satu juta orang jumlah warga sipil yang terlantar sejak pemilihan 2006. Perang sejak 1998 telah menewaskan lebih dari 5 juta warga Kongo.

Read the rest of this entry

Mesir Sita Bantuan Gaza, Tangkap Anggota Ikhwan

Standard

Lihat versi English

El-Arish, Mesir, 13/2 – Polisi Mesir, Kamis, menyita 2.200 ton bantuan pangan dan medis untuk ditujukan ke Jalur Gaza dan menangkap dua anggota Ikhwanul Muslimin yang bertanggung jawab atas barang itu.

Hossam ash-Shurbaqi dan Kamel ash-Shaarawi, anggota Komite Sindikat Dokter untuk Bantuan ke Jalur Gaza dan bertanggung jawab atas tiga gudang yang digerebek di Sinai utara, telah ditangkap, ash-Shurbagi mengatakan dari dalam tahanan.

Seorang pejabat keamanan mengatakan bahwa kedua orang itu dituduh telah secara tidak sah menyimpan barang.

Ash-Shurbagi mengatakan bantuan itu disimpan sambil menunggu dibukanya kembali perlintasan Rafah, yang Mesir tutup pada 5 Februari bagi semuanya kecuali beberapa kasus khusus setelah membukanya untuk bantuan dan warga Palestina yang terluka dalam perang terhadap HAMAS.

Dalam konflik 22 hari itu, yang berakhir pada 18 Januari, pemerintah Mesir beberapa kali mencegah Ikhwanul Muslimin –dan HAMAS adalah cabangnya– berdemonstrasi dan mengirim bantuan ke Jalur Gaza.

Lebih dari 1.000 anggota gerakan yang dilarang itu telah ditangkap dalam serangan Israel itu ketika berusaha untuk mengambil bagian dalam demonstrasi untuk mendukung Jalur Gaza, dengan sebagian besar demonstran kemudian dibebaskan.

Mesir menolak membuka secara tetap perlintasan Rafah dengan ketidak hadiran pengawas Uni Eropa dan wakil Presiden Palestina Mahmud Abbas setelah HAMAS mengusir pasukannya dari wilayah itu dalam pertempuran mematikan 18 bulan lalu.

Ikhwanul Muslimin telah dilarang oleh pemerintah tapi menampilkan calon independen dalam pemilihan parlemen 2005, dan memperoleh seperlima kursi parlemen, meskipun ada tuduhan kecurangan pemilihan dan campur tangan polisi.

Penangkapan terhadap pendukungnya meningkat sejak keberhasilan kelompok itu dalam pemilihan, proses saat mereka memperebutkan sejumlah kursi terbatas.

Read the rest of this entry